PAHLAWAN TERPILIH

PAHLAWAN TERPILIH
Paling Berisik


__ADS_3

Tiba saatnya hari dimana kompetisi di mulai semua prajurit Latih sudah berkumpul di halaman istana kerajaan Lareagon.


Prajurit Latih yang di pimpin oleh Raja Ferik Reagon sebanyak 2.000 orang Dwarf memakai armor berwarna hitam dengan sedikit Polet biru lengkap dengan tameng dan pedang.


Prajurit Latih yang di pimpin oleh Maria sebanyak 1.000 orang Dwarf memakai pilindung dada mirip seperti Rompi yang terbuat dari logam kuat, pelindung bahu, pelindung tangan dan kaki dengan dominan warna hitam Polet merah dan senjata mereka berupa tombak.


Prajurit latih yang di pimpin oleh Willy mereka memakai baju seragam militer bermotif loreng dengan hanya belati di pinggang mereka.


Semua prajurit Latih tersebut nampak tegang seperti akan menghadapi pertempuran besar yang mempertaruhkan nyawa mereka.


Tetapi hanya prajurit latih yang di pimpin oleh Willy yang paling berisik, mereka bersorak dan bernyanyi meneriakan yel-yel seperti anak Pramuka yang akan mengikuti perlombaan.


Salah satu dari kapten prajurit memimpin mereka untuk bersorak dan meneriakan yel-yel.


"Siap kita"


"Prajurit Raja Naga..."


"Siapa kita"


"Prajurit Raja Naga..."


"Hura...."


Mereka meneriakan yel-yel sangat bersemangat.


Kapten dari prajurit mengomando mereka.


"Tepuk semangat..."


Kemudian semua bertepuk


"Pok...pok...pok...


Se...ma....ngat...


Semangat Aye


UU.....UU......eyah"


Gelak tawa mereka membuat iri prajurit yang lain, mereka sangat tegang tetapi prajurit yang di pimpin oleh Willy sambil berbaris mereka bisa tertawa gembira seperti tidak ada beban dibenak mereka.


Walaupun hari ini adalah hari Kompetisi antar prajurit latih diadakan tetapi seperti tidak perduli dan menganggap seperti dalam latihan sehari hari.


Prajurit yang di pimpin oleh Maria salah satu kapten dari mereka mencoba menyairkan suasan dengan berteriak kepada mereka.


"Siap kita...."


Krik...krik...krik


Semua temanya tidak ada yang menyaut, tetapi si kapten itu tidak menyerah dia mengomando teman temannya.


"Woy kalau saya berkata siapa kita kalian jawab, kami adalah Pasukan Tombak Raja Naga, apa kalian mengerti"


Si kapten sambil ******* ***** tangannya. Kapten ini adalah prajurit terkuat diantara mereka sehingga mereka pun takut dan menurutinya.


"Ayo siap.....Siapa Kita"


Mereka pun sekarang menurut dan menjawab dengan kompak


"Kami adalah Pasukan Tombak Raja Naga"

__ADS_1


Pasukan yang di pimpin oleh Willy berkata dengan serempak


"Garing...."


Melihat pasukan yang di pimpin Maria mempunyai yel-yel pasukan Raja Ferik Reagon pun tidak mau kalah. Salah satu kapten mereka pun memberikan isyarat.


Brak....


Brak....


Brak....


Kemudian seluruh prajurit Raja Ferik Reagon menghentakan sebelah kaki mereka dan memukulkan pedang mereka ke tameng yang mereka bawa.


Duk...Duk...brak...


Duk...Duk...brak...


Duk...Duk...brak...


Kemudian sikapten memberikan komando.


"Siapa Kita"


"Kami adalah Pasukan Perisai Naga Hura...Hura....aye..."


Pasukan yang di pimpin oleh Willy semua dengan kompak mengacungkan jempol.


"Ini lebih baik"


*


Raja Freevik Reagon dan Clarisa menuju ke lapangan untuk mengumumkan aturan kompetisi ini karena Raja Freevik Reagon lah sebagai penyelenggara kompetisi tersebut.


Ya karena ini kalau di dunia yang di sebut Bumi, mereka mengenakan seragam militer Abad Pertengahan, tetapi Willy di sini menggunakan seragam militer Abad Modern.


Sehingga di dunia ini seragam yang dipakai para prajurit yang di pimpin oleh Willy disebut dengan seragam aneh dan tidak lajim dan umum di pakai oleh prajurit kerajaan.


Sambil berjalan menghampiri para prajurit Raja Gibran bertanya kepada Willy.


"Hai Bocah Tampan, Prajurit mu itu berisik ya"


Willy tertawa sedikit


"Hehehe....ya begitulah paman prajurit yang dilatih Willy"


"Apa yakin prajurit mu itu bisa memenangkan kompetisi ini, lihat mereka nampak Lemah dan tidak gagah sama sekali"


Willy garuk-garuk kepala, kemudian raja Gibran melanjutkan bicaranya.


"Apa benar kamu melatih mereka atau malah bermain seharian di dalam hutan, karena kata kakak mu Putri Clarisa, kamu dan prajurit mu hanya main-main di dalam hutan"


Willy menjawab pamannya itu dengan ekspresi wajah yang lugu dan Lucu


"Hehe..iya paman Willy melatih mereka dengan keras, tetapi Willy melatih mereka dengan cara yang berbeda dari orang lain dan cara bertarung kami pun berbeda"


Melihat wajah lugu dari Willy, Raja Gibran pun enggan menanggapi lebih lanjut.


"Baiklah paman ingin lihat kemampuan dari prajurit mu, kalau prajurit mu menang dalam salah satu kompetisi paman berjanji akan memberikan 200 prajurit terbaik di kerajaan Eldragon untuk menjadi anak buah mu dan 200 ekor Wyvern untuk memperkuat pasukan mu"


Willy mengangguk

__ADS_1


"Baik paman, pasukan Willy pasti memenangkan salah satu dari kompetisi ini, dan terima kasih sudah berjanji mau memberikan 200 prajurit bila Willy menang.


Tetapi kalau pasukan Willy menang paman cukup berikan Willy 200 pasukan terlemah kerajaan Eldragon dan 100 ekor Wyvern saja itu sudah cukup"


Raja Gibran tertawa terbahak-bahak


"Hahaha...kamu sungguh anak yang menarik, baik lah akan aku kabulkan keinginan mu itu bahkan jika kamu menginginkan jadi Raja Eldragon maka akan aku berikan kepada mu"


Di sana Maria dan Raja Ferik Reagon ikut berbicara.


"Hai tuan muda kamu tidak ingat pesaing mu siapa, itu adalah pasukan ku pasukan tombak naga yang dilatih oleh assassin hebat kamu tau"


"Jangan Lupa putra Eldra pasukan ku tidak akan memberikan satu kemenangan pun untuk pasukan mu itu, pasukan Perisai Naga ku sudah berlatih sangat keras untuk kompetisi ini"


Willy menggaruk garuk kepalanya


"Hehe...kita lihat saja nanti ya"


Mereka pun sudah sampai didepan para prajurit latih yang jumlahnya 4.000 orang Dwarf. Ke 3.000 prajurit langsung berlutut kepada Raja Freevik Reagon.


Tetapi Pasukan Willy tetapi berdiri dan satu Kapten yang berada di paling kanan pasukan melangkah satu langkah kemudian memberikan komando.


"Kepada yang mulia Raja Freevik Reagon Hormat....gerak"


Brak....


Semua menghormat kepada Raja Freevik Reagon. Raja Freevik Reagon tidak memperdulikan tingkah laku aneh para prajurit yang di pimpin oleh Willy karena Raja Freevik Reagon menganggap itu adalah cara pasukan Willy menghormati pemimpin mereka, yang di ajarkan oleh Willy sendiri.


Kemudian raja Freevik Reagon memerintahkan mereka untuk bangun.


"Bangunlah kalian semua"


Semua prajurit berdiri dan kapten pasukan Willy mengomando


"Tegak ...gerak"


Brak ....


Kemudian raja Freevik Reagon memberi pengarahan kepada mereka. Yaitu menyangkut persiapan dan aturan pertandingan kompetisi.


"Apa kalian semua siap mengikuti kompetisi ini"


Semua menjawab


"Ya kami siap"


"Bagus lah kalau begitu, saya akan memberitahukan, kompetisi ini dibagi menjadi 3 yaitu pertandingan ketangkasan keahlian dan keterampilan beladiri"


Untuk pertandingan pertama yaitu pertandingan ketangkasan. Lihatlah di belakang kalian itu ada satu bukit dan Gunung, aturannya adalah Pasukan mana yang terlebih dahulu sampai ke gunung itu maka akan menjadi pemenang dari kompetisi sesason pertama ini.


Kalian harus sampai kegunung itu sore hari dan siapa yang datang setelah malam hari dinyatakan gugur.


Dan pertandingan selanjutnya akan saya informasikan nanti setelah kalian berada di gunung tersebut.


Apa kalian siap"


Semua berteriak


"Siap..."


***

__ADS_1


*Jangan Lupa Kaka pembaca untuk Like, Komen, Vote dan berikan Hadiahnya.


*Biar Author lebih semangat untuk terus Update.


__ADS_2