PAHLAWAN TERPILIH

PAHLAWAN TERPILIH
Miles Sudah di Kalahkan


__ADS_3

Setelah Willy menahan serangan dari Jhon dia tetap berdiri di tempatnya, sedangkan Jhon sendiri terdorong energi ledakan dan terpental jauh.


Di sekitar Willy telah berubah menjadi cekungan yang besar, hanya tanah tempat Willy berpijak yang masih berdiri kokoh.


Hanya tinggal 5 meter persegi tempat Willy berdiri dan di sekelilingnya sudah cekung ke bawah, cekungan itu sedikit demi sedikit di isi air dari sungai kecil, karena memang tempat itu dekat dengan sungai kecil.


Willy menggunakan langkah kilat untuk melompat dari sana ke tempat di mana Jhon berada, Willy tidak mau repot bermain lagi, dia harus segera mengalahkan Jhon secepat mungkin.


Willy pun mengerahkan seluruh kemampuannya untuk menyerang balik Jhon dengan mengganti senjatanya menggunakan pedang dewa naga agung.


Willy pun melancarkan serangan ke arah Jhon "Horizontal slash...."


Wuss....


Energi pedang melesat kearah Jhon, dia pun tidak tinggal diam, menggunakan pedangnya api yang dia miliki untuk menghalau energi pedang yang di keluarkan oleh Willy.


"Rose flame.... Slash...."


Wuss....


Duwar.....


Kembali terjadi ledakan karena benturan kedua energi sihir, tetapi serangan Jhon bisa di patahkan oleh energi pedang Willy.


Sehingga energi pedang Willy melesat ke arah Jhon dan hampir menebas Jhon, beruntung para kesatria suci kuil sigap.


Mereka membacakan mantra dan mengeluarkan sihir barier untuk menahan serangan Willy.


Brak ....


Energi pedang dewa naga agung berhasil di tahan dengan barier pelindung para kesatria suci kuil.


Jhon langsung melompat kearah Willy untuk menyerang dirinya, sehingga pertarungan jarak dekat pun terjadi.


Maria melawan Miles dan Willy melawan Jhon, sedangkan para prajurit menjadi penonton.


**


Di atas langit terlihat ada sekitar 100 prajurit penunggang wyvern dan di daratan terlihat debu mengepul ke udara, yang berarti ada puluhan ribu prajurit berkuda sedang mendekat.


Pasukan aliansi penganut ajaran dewa pun panik, mereka meminta bantuan dengan alat komunikasi sihir, karena ada pasukan lain yang mendekat dan akan menggagalkan rencana untuk membunuh Willy.


Pasukan udara dari aliansi penganut ajaran dewa yang mengendarai burung besar pun lepas landas dari atas bukit,

__ADS_1


Ada beberapa kelompok yang sudah bersiap untuk membunuh Willy, dan jumlahnya lebih banyak dari pada para assassin kedai pembunuh.


Mereka menyiapkan itu karena Willy seperti belut, sangat licin dan dapat selamat, meskipun di hadang para pembunuh terlatih.


Di atas langit jenderal Travis menggunakan sihir pengeras suara "Hentikan pertarungan kalian, kami datang untuk menjemput putra mahkota kerajaan Eldragon dan ke Jenderal besar kerajaan Lareagon, jika kalian berniat membunuh mereka, itu kami anggap kalian menyatakan perang terhadap kami"


Di bawah para kesatria suci kuil cahaya membacakan mantra, mereka hendak melancarkan sihir ledakan untuk menembaki para pengendara wyvern.


Komandan pasukan yang memimpin kesatria suci pun berkata "Kami tidak takut dengan kerajaan Eldragon, apa kalian tahu kami ini siapa, kami ini prajurit aliansi dewa, para prajurit yang di berkahi para dewa, kami tidak takut untuk melawan kalian semua"


Kemudian komandan itu berteriak memberikan perintah "Serang...."


Wuss....


Wuss....


Sihir ledakan di luncurkan melalui tongkat sihir yang mereka gunakan untuk menyerang pasukan wyvern.


Bukan hanya itu saja prajurit yang membawa busur pun mengarahkan anak panah ke atas langit.


Duwar....


Duwar....


Di daratan pasukan aliansi SPBU yang melihat pasukan musuh melancarkan serangan ke arah langit langsung memacu kuda mereka.


"Maju dan serang...." Teriak komandan pasukan kavaleri.


"Hura...." Teriak seluruh pasukan yang bersemangat memasuki Medan perang.


Pertempuran antara prajurit pun terjadi antara prajurit aliansi penganut ajaran dewa dan prajurit kavaleri aliansi SPBU.


Para penunggang wyvern naik ke atas langit semakin tinggi untuk menghindari jangkauan sihir ledakan dan anak panah.


Dan terlihat ada ribuan burung raksasa dengan di tunggangi prajurit yang memegang senjata anak panah dan tongkat sihir.


Para penunggang wyvern tidak gentar, mereka menyambut ribuan pasukan musuh dengan senjata modern yang di buat oleh Willy sebelumnya, yang di kembangkan ulang oleh pamannya yaitu raja Gibran.


Ini pertama kalinya bentrokan antara pasukan aliansi penganut ajaran dewa dan aliansi SPBU, konflik ini mungkin akan membesar ke perang yang sebenarnya di kemudian hari.


*


Maria yang sedang bertarung melawan Miles pun begitu sengit, tetapi Maria tidak mau lama lama lagi untuk melawan Miles karena sangat merepotkan.

__ADS_1


Miles ahlinya pertahanan dengan menggunakan sihir elemen tanah, serangan petir milik Maria bisa di netralisir oleh sihir tanah milik Miles.


Bahkan dirinya tidak mau bertarung jarak dekat dengan Maria, karena sadar akan memampuanya yang tidak pandai bertarung di jarak dekat dan hanya mengandalkan sihir elemen tanah.


Meskipun Maria memiliki sihir elemen api tetap saja tidak berguna menghadapi sihir elemen tanah dan tombak angin yang bisa menghancurkan apapun tidak Maria gunakan karena takut berdampak pada prajurit lain yang sedang berperang.


Cara satu satunya adalah menghabisi Miles secara langsung sehingga Maria mengeluarkan tombak angin dari sihir dimensi.


Sekarang Maria memegang dua tombak yaitu tombak angin dan tombak petir, setelah itu Maria merubah kedua tombak itu menjadi belati.


Tombak petir mirip seperti keris setelah Maria rubah menjadi belati dan tombak angin berubah menjadi belati bermata pisau dua.


Kemudian Maria menyelimuti dirinya dengan sihir elemen petir dengan menambahkan sihir penguat.


Kakinya pun sudah di selimuti sihir elemen angin, kemudian Maria menghentakan kakinya ketanah dan dia pun melesat secepat kilat.


Wuss....


Desiran laju Maria membuat debu beterbangan ke atas udara, seketika Maria ada di belakang Miles.


"Kamu tidak akan lagi menang melawan ku, aku kemarin hanya mengalah kepada mu, dan ini pertarungan hidup dan mati, maka matilah kamu" ucap Maria


Miles kaget karena ada suara yang tidak asing berbisik kepadanya dengan ancaman kematian, Miles hendak menoleh kearah belakang.


Tetapi lehernya terasa hangat dan ringan, seketika itu kepala Miles terlepas dari badannya sehingga menggelinding ke tanah.


Setelah berucap Maria tanpa ragu memenggal kepala Miles dengan kedua senjata yang dia pegang.


Sehingga kepala Miles pun jatuh, dan tidak ada rasa sakit yang dirasakan oleh Miles, karena lehernya langsung terputus tanpa adanya percikan darah.


Itu adalah cara membunuh seorang assassin yang sudah profesional, membunuh tanpa adanya rasa sakit dan keluar darah, sehingga korban tahunya dia sudah mati terbujur kaku.


Sekarang Miles sudah di kalahkan dan setelah Maria membunuh Miles, ada wyvern yang menghampiri Maria.


Penunggang wyvern itu berteriak kepada Maria "Jenderal ayo naik dan pergi dari sini"


Maria pun lompat keatas punggung wyvern itu sambil memanggil blue yang baru saja mengalahkan monster Summoner dari Miles.


"Blue ayo pergi" teriak Maria


Goar.....


Blue pun meraung dan melompat pergi menghampiri Maria dan masuk kedalam sihir dimensi yang Maria buka.

__ADS_1


***


* Bersambung


__ADS_2