
Karena Raja Hendrik Jovanka lebih Fokus kepada menstabilkan keamanan kerajaan mereka pun tidak pernah dikirim bahan makanan.
Untungnya Willy mempunyai ide beternak dan Ratu Elisia menanam sayuran sehingga mereka tidak kesusahan makanan.
Tetapi waktu waktu sulit mereka ketika musim dingin tiba meskipun hewan yang mereka ternak lumayan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari tetapi pakan untuk ternak susah untuk di dapat.
Karena rumput dan biji bijian semua tertimbun oleh salju mereka pun harus bekerja keras untuk memenuhi itu semua
Terkadang Willy dan Maria berburu hewan yang hidup di area dingin seperti kelinci salju dan hewan lain.
Mereka juga suka mencari tanaman obat seperti Rumput Bulan dan teratai salju, kedua bahan obat itu sangat jarang karena kedua rumput itu muncul dan tumbuh di waktu waktu tertentu.
Ditengah tingginya salju yang menyelimuti, Maria dan Willy di suruh oleh Ratu Elisia untuk mencari Rumput bulan dan teratai salju karena kedua rumput yang berkhasiat ini akan tumbuh dan berbunga pada musim dingin.
Maria dan Willy membagi tugas mereka, Maria ditugaskan untuk ke danau yang ditutupi oleh es untuk mencari teratai salju sedangkan Willy mencari di perbukitan untuk mencari rumput bulan.
Ratu Elisia sudah tidak khawatir lagi karena mereka sudah bertambah kuat dan Mereka berdua memiliki energi sihir untuk bertahan hidup di musim dingin dan mereka berdua memiliki sihir pengobatan untuk mengobati diri sendiri apabila terluka.
Willy memanjat jurang curam untuk mendapatkan rumput bulan, rumput bulan akan bercahaya apabila malam hari dan menyerap sinar bulan lalu memancarnya kembali, sehingga rumput itu di sebut dengan rumput bulan.
Dan apa bila di padukan dengan teratai salju maka khasiatnya akan hampir sama dengan khasiat buah Dewa.
Dan kalau di jual rumput bulan, satu daunnya saja akan setara dengan 1 koin uang emas, maka dari itu rumput bulan sangat berharga dan langka.
Willy pun menaiki dengan hati hati bebatuan yang di bawahnya adalah jurang, dinding batu yang licin karena salju yang membuat genangan air menjadi membeku.
Willy melihat 1 pohon yang bercahaya karena pantulan cahaya bulan berada di atas bukit yang sedang Willy daki.
Willy terus memanjat hingga hampir sampai dan tangannya akan meraih rumput yang bercahaya tersebut, tetapi ternyata di atas bukit yang Willy panjat adalah tempat bersarangnya monster.
__ADS_1
Monster tersebut bernama Gripon, jenis Gripon adalah monster buas yang memiliki bentuk tubuh seperti harimau tetapi berkepala elang dengan bentangan sayap yang sangat lebar dan kuat.
Disarang Gripon terdapat 3 anaknya dan induk Gripon itu sendiri, biasanya induk Gripon membesarkan anak yang kuat dan membuang anak yang lemah.
Dan ternyata ada 1 anak Gripon yang pertumbuhannya sangat lambat dan mempunyai tubuh yang lemah.
Willy pelan pelan memanjat dan mendekat lalu meraih rumput bulan tersebut.
Rumput bulan sudah di dapat kemudian Willy memasukanya kedalam tas yang dia bawa dan ketika dia akan turun, Willy melihat induk Gripon melemparkan salah satu anaknya ke jurang..
Wuss....
Ciak....
Ciak....
Willy melihat anak Gripon terjatuh di atasnya, Willy pun dengan sigap menangkap dengan dari tangan karena tangan yang lainnya sedang memegang tebing batu.
Anak Gripon itu tertangkap lalu Willy peluk.
"Syukurlah monster ini tidak jatuh kebawah, kalau terjatuh kasian dia bisa mati"
Willy pun bergegas turun kebawah tetapi kaki Willy terpeleset.
Suit....
Brak....
Su...r...
__ADS_1
Willy pun terjatuh dari tebing tersebut kedalam jurang yang sangat gelap sambil memeluk monster anak Gripon.
Brak....
Willy terjatuh dan punggungnya menghantam tanah. Dia pun tidak sadarkan diri beberapa hari.
*
Maria yang sudah kembali ke menara pengawas mulai khawatir karena sudah lama Willy belum kembali
Ratu Elisia pun mulai cemas karena sudah 2 hari Willy belum juga kembali.
Kemudian Ratu Elisia dan Maria mencari Willy kedalam hutan selama seharian penuh, dan hasilnya nihil Ratu Elisia tidak menemukan Willy bahkan jejaknya saja tidak di ketahui.
Mereka pun pulang dengan harapan Willy sudah kembali dan menunggu di menara pengawas, tetapi setelah mereka sampai tidak ada seorang pun yang pulang.
Ratu Elisia pun berdoa, dan berharap Willy selamat dan apabila dia tersesat dia bisa menemukan jalan untuk kembali pulang.
Ratu Elisia dan Maria pun menunggu dengan penuh harap.
***
*Jangan Lupa Kaka pembaca untuk
Like
Komen
Vote
__ADS_1
*Rate**
*Biar Author lebih semangat untuk terus Update.