PAHLAWAN TERPILIH

PAHLAWAN TERPILIH
Sihir Kontrak Untuk Jinakan Harimau


__ADS_3

Armor pelindung dada yang dipakai oleh Libear pecah menjadi dua bagian, dada Libear pun tak luput dari luka cakaran dari harimau taring pedang.


Libear sangat terkejut karena kejadian tersebut sangat mendadak, dia terbaring di atas tanah, tangan kirinya menopang tubuh di tanah, sedangkan tangan kanannya menutupi wajahnya untuk melindungi dari terkaman harimau taring pedang.


Harimau taring pedang yang sedang marah langsung menerjang kembali Libear setelah berhasil mencakar dan melukai dada Libear sampai terluka.


3 luka sayatan yang lumayan besar terlihat terbuka dengan mengeluarkan banyak darah, dengan dada terengah-engah menandakan bahwa Libear sudah pada batasnya.


Dia sudah tidak bisa bergerak, dan hanya pasrah menunggu kematian, "Akhirnya Aku mati sekarang, aku tidak menyesal karena ternyata aku tidak lemah dan bisa menggunakan sihir elemen tanah Tanpa aku sadari, ternyata mati dalam pertempuran begini rasanya dan aku tidak penasaran"


Harimau taring pedang melompat dan menerkam Libear, dia langsung menutup matanya untuk menunggu kematiannya.


"Goar...." Suara harimau taring pedang yang akan menerkam Libear.


Maria yang melihat langsung menggunakan jurus langkah kilat dan bergerak dengan cepat "langkah kilat...."


Wuss....


Tangan kanan Maria langsung menempel di kepala harimau taring pedang tersebut sehingga pergerakan harimau taring pedang yang menerkam Libear berhenti.


Tangan Maria bukan sekedar menempel tetapi dia juga sedang menggunakan sihir kontrak untuk menjinakkan harimau taring pedang tersebut.


"Aku taklukan kamu dengan darah majikan mu, maka patuhilah segala perintahnya" ucap Maria sambil merapalkan mantra sihir kontrak.


Maria mengambil darah Libear dengan tangan kirinya, sampai Libear meringis kesakitan yang di kira itu adalah kaki harimau taring pedang yang mencakar dia kembali


Maria yang sudah mendapatkan darah Libear kemudian menempelkannya, di kepala harimau taring pedang itu dan darah tersebut meresap sehingga harimau taring pedang itu menjadi jinak.


"Hai beruang sirkus apa kamu akan berbaring seperti itu terus, ayo buka mata mu dan bangunlah" ucap maria ketus.


"Apa aku sudah mati" ucap Libear sambil membuka matanya.


"Mati kepala mu, pertarungan sudah berakhir" ucap Maria sambil mengelus kepala harimau taring pedang.


Libear yang bangun langsung terkejut melihat Maria mengelus harimau taring pedang yang sangat jinak dan bahkan tidak ada niat untuk menyerang Maria.


"Kenapa harimau taring pedang itu tidak menyerang mu dan malah kelihatannya sangat jinak" tanya Libear kaget.


"Sudah aku bilang, walau pun besar kucing tetap lah seekor kucing, dan sekarang aku akan berikan kucing ini untuk jadi peliharaan mu" jawab Maria.


Maria pun sedikit menjauh untuk memberi ruang antara harimau taring pedang dan Libear, harimau taring pedang itu langsung menerkam Libear.


Tetapi bukan untuk menyerang atau menggigit, harimau itu menjilati luka di dada Libear sampai dia meringis sakit campur geli.

__ADS_1


"Aduh tolong aku, aku ini sedang terluka kenapa kamu menyuruh harimau ini menindih ku, tolong aku engap gak bisa bernapas" lilih Libear.


Harimau itu langsung bangkit, dari tubuh Libear, sekarang Willy yang mendekat dan mengeluarkan potion obat Willy langsung menyiram tubuh Libear yang terluka.


Wuss....


Luka Libear langsung tertutup sempurna, dan langsung sembuh seketika, tetapi Armor pelindung Dada menjadi rusak.


Willy memungut taring dari harimau itu yang patah akibat di pukul oleh Libear, dan kemudian dia memasukanya kedalam sihir dimensi item Book.


Kemudian Willy menengadahkan tangannya ke arah Libear "Kemarikan ransel yang kamu bawa, aku akan memasukan beberapa barang kedalamnya"


Libear pun memberikan tas ransel tersebut kearah Willy. dan Willy memindahkan barang dari sihir dimensi item Book ke ransel tersebut.


"Ayo kita lanjutkan perjalanan kita, sudah terlalu lama kita berada di sini" ajak Willy sambil melemparkan tas ransel ke arah Libear.


Maria mengikuti Willy dari belakang sedangkan Libear masih terbengong melihat Willy dan Maria pergi.


"Hai tunggu aku, aku ini masih sakit sehabis bertarung dan badan ku lemas" teriak Libear.


"Kamu kan bisa naik ke punggung kucing mu itu, jangan lupa ranselnya di bawa" jawab Maria.


Libear bangkit dan cepat mengambil ransel yang sekarang ada isinya dan terasa berat, dia berjalan pincang karena kakinya masih sakit.


Harimau itu mempercepat langkahnya dan kemudian menghampiri Libear, Harimau itu merunduk supaya Libear bisa naik di atas punggungnya.


Harimau taring pedang yang besar tetapi tidak sebesar kuda, lebih tepatnya sebesar keledai dengan memiliki tubuh yang panjang ekor yang panjang sepanjang tubuhnya.


Memiliki motivasi garis belang hitam coklat dan oranye membuat harimau taring pedang nampak seram di kedalaman hutan.


Taring panjang seperti pedang sudah copot, tetapi tidak menghalangi gerak dan mempengaruhi harimau tersebut dan malah setelah taring pedangnya patah, harimau itu malah lebih gagah.


Libear memacu harimau taring pedang supaya bisa berjalan berbarengan dengan Willy dan Maria.


"Sekarang sudah memiliki tunggangan, kamu malah akan malas berjalan dan lebih akan sering menggunakan kucing itu untuk tunggangan mu" ucap sinis Maria.


"Heh cewek jutek, kenapa kamu selalu sirik kepada ku, tapi aku sangat berterima kasih kepada mu, karena berkat mu harimau ini jadi peliharaan ku" ucap Libear.


"Gak usah di pikirkan, kamu itu hanya beban untuk ku, kalau tanpa kucing ini sekarang mungkin kamu sudah aku tinggal tadi" ucap Maria.


"Iya aku sadar aku lemah, tapi aku janji, kedepannya aku tidak akan lagi menjadi beban kalian, aku akan berusaha bertambah kuat" ucap Libear sambil menunjukkan otot tangannya.


Willy pun bertanya kepada Libear "Siapa nama kucing mu, setiap peliharaan harus di beri nama supaya apabila kamu panggil bisa langsung mendekat"

__ADS_1


"Hehehe aku belum kepikiran nama untuk harimau ku ini" Libear menggaruk kepalanya.


"Pikirkan lah nama yang cocok" ucap Willy.


Libear pun berpikir untuk sebuah nama yang akan di berikan kepada harimau taring pedang miliknya itu, lama dia berfikir dan akhirnya dapat walaupun sebenarnya itu bukan sebuah nama yang bagus.


"Sayang gigi harimau taring pedang ku sudah patah, kalau masih utuh aku akan beri nama Long Fenk, atau taring panjang, tapi karena sudah tidak memiliki taring aku beri nama kamu Pepey saja yang tidak memiliki arti apapun" ucap Libear.


"Goar...." Suara harimau taring pedang.


Libear mengusap kepala harimau tersebut "Apa kamu senang dengan nama Pepey"


""Goar...." Harimau taring pedang itu bersuara kembali.


"Oh kamu senang ya, baiklah sekarang nama kamu Pepey akan aku panggil kamu dengan nama Pepey" ucap Libear.


Setelah di beri nama, tiba tiba tubuh Libear dan Pepey mengeluarkan cahaya keemasan "ini, kenapa tubuh ku mengeluarkan cahaya seperti ini, apa aku akan meledak"


Willy tertawa "Hahaha.... apanya yang meledak kamu sedang dalam tahap naik level masuk ke tingkat kesatria tahap awal"


Mendengar perkataan dari Willy Libear pun merasa senang "Apa aku naik Level, jadi begini Rasanya menjadi seorang kesatria"


Libear dan Pepey mengeluarkan cahaya dan setelah itu cahaya pun redup dan kemudian menghilang.


"Badan ku sekarang menjadi ringan dan enak, tidak ada lagi sakit dan pegal-pegal" Libear merasakan tubuhnya dan kemudian dia turun dari punggung Pepey.


Pepey pun nampak senang setelah cahaya redup ada perubahan di taringnya, taring yang tadinya patah sekarang tumbuh kembali, cuman tidak panjang seperti awal


Taringnya sekarang lebih pendek tetapi sangat tajam kalau untuk mengoyak daging atau memotong tulang, Pasti akan lebih mudah untuk menemukan tulang tersebut.


Perjalanan tersebut berlanjut menuju akhir kilometer ke 3 dan sebentar lagi kilometer ke 4 dan di tengah tengah kilometer ke 4 ini adalah rumah penyihir yang membuat potion dan menyuplai kebutuhan potion tersebut untuk kota hitam.


***


*Biar Author lebih semangat untuk terus Update.


*Jangan Lupa Kaka pembaca untuk Like, Komen, Vote dan berikan Hadiahnya.


Untuk yang ikhlas memberikan sawerannya bisa langsung ke link di bawah ini


👇


http://saweria.co/DaniSutisna

__ADS_1


__ADS_2