PAHLAWAN TERPILIH

PAHLAWAN TERPILIH
Organisasi Pembunuh Rahasia


__ADS_3

Di tempat yang lain, di sebuah kerajaan sedang berkumpul beberapa orang di meja yang berbentuk bundar, mereka duduk melingkar ada sekitar 20 orang dewasa di sana dan salah satunya mengenakan jubah putih dengan tutup kepala berlambangkan matahari.


Ada kemungkinan orang itu adalah uskup agung dari kerajaan Dewagon, karena penampilannya mirip seperti pemimpin sebuah kuil suci cahaya.


Mereka pun mendiskusikan tentang menyikapi masalah persiapan 10 tahun ke depan, dan rencana membunuh beberapa orang pemimpin kerajaan besar yang ada di benua bagian Utara ini.


Selain itu mereka juga membahas tentang perang dan cara memenangkan peperangan tersebut yang akan di persiapkan nanti beberapa tahu lagi.


"Tuan tuan semua, ayo kita tingkatkan pengaruh kita ke seluruh pelosok benua ini, dengan adanya 20 kerajaan yang mendukung, rencana kita semua...bukan rencana dewa kita yang agung akan tercapai, mari bersulang untuk tatanan Dunia yang baru yang di inginkan oleh dewa kita" ucap salah seorang dari mereka.


Mereka pun berdiri dan mengangkat gelas yang berisikan anggur merah yang mahal, "Bersulang....."


Mereka semua meminum anggur itu dengan satu kali tegukan, dan mereka pun duduk kembali.


Kemudian seseorang yang memakai jubah coklat dengan kerudung yang menutupi kepala dan bahkan wajahnya tidak terlihat berbicara "Bagai mana dengan memberkatan Para pemenang pertandingan beberapa waktu yang lalu, bulan depan akan dilakukan pemberkatan tersebut"


"Apa yang anda khawatirkan, pemberkatan itu akan berjalan dengan lancar tanpa hambatan" ucap orang yang tampak gagah dengan memakai Armor berwarna emas.


"Bukan itu maksud ku, tapi tentang pemenang juara pertama, dari informasi yang di dapat dia adalah pewaris pedang dewa naga agung, dan dia sangat berbahaya untuk rencana kita kedepannya kalau dia sampai di berkati dan bertambah kuat" ucap pria berjubah coklat.


Mereka pun menatap satu dengan lainnya, karena mereka pun mendengar bahwa ada anak yang telah mencabut pedang Dewa Naga Agung di kerajaan Lareagon, dan yang terpajang sekarang ini adalah pedang palsu bukan pedagang dewa naga agung yang asli.


"Iya memang dia memiliki pedang Dewa Naga Agung, dan informasi dari tentara kerajaan Inggarsia yang selamat, dia berperang membantu bangsa Dwarf dengan menggunakan senjata pedang dewa naga agung tersebut" ucap salah satu dari mereka.


"Kalau begitu kita harus segera membunuhnya, aku khawatir suatu hari nanti dia akan menjadi penghambat rencana kita, apalagi dia katanya menyuruh ayahnya yaitu Raja Hendrik Jovanka untuk membentuk Aliansi dan aliansi itu sekarang telah terbentuk, dan menjadi saingan Aliansi yang kita bangun sekarang ini" ucap lelaki berjirah emas.


"Jill bagai mana dengan pahlawan yang kita panggil beberapa tahun yang lalu, apakah kamu didik dengan baik, dan sekarang saatnya kita gunakan dia untuk kelancaran rencana kita" ucap seseorang yang memakai baju bangsawan.


Orang yang dipanggil Jill itu pun, mengangguk "Kami sudah mendidik dia selama 5 tahun terakhir ini sebagai pembunuh bayaran terbaik, dan dia di didik di markas besar organisasi Pembunuh Rahasia.


Orang bernama Jill itu memakai jubah hitam dan mulutnya di tutupi topeng masker berpola wajah iblis tersenyum. Dia adalah Pemimpin dari Organisasi Pembunuh Rahasia milik Aliansi yang sedang berkumpul ini


"Bagus kalau begitu, siapkan dia untuk membunuh anak ini, dan jangan sampai ada jejak" ucap lelaki berbaju bangsawan.


"Siap tuan" ucap Jill.


**


Di tempat lain, Willy dan Maria sudah sampai di persimpangan jalan menuju kota hitam mereka pun turut dari kereta kuda.


"Ini adalah jalan menuju kota hitam jaraknya dari sini cuman setengah hari perjalanan, dan kami akan lurus di jalur ini sampai ke kerajaan Gramostola" ucap Hiden Balor.

__ADS_1


"Terima kasih sudah memberikan kami tumpangan" ucap Willy.


"Justru kami lah yang harus mengucapkan terima kasih, berkata anda perjalanan kami menjadi merasa aman" ucap Hiden Balor.


"Kalau begitu sampai jumpa, dan sampai ketemu lagi di lain waktu " ucap Willy sambil melambaikan tangannnya yang di ikuti oleh Maria.


Willy dan Maria pun menyusuri jalan yang di apit oleh 2 gunung batu besar dan semakin lama jalan semakin gelap karena sinar matahari tidak bisa masuk, karena terhalang gunung dan pepohonan di atasnya.


Hanya keristal yang menempel di dinding batu yang memancarkan cahaya untuk penerangan, yang menyerap cahaya matahari kemudian memancarkannya kembali.


Di sebut kota hitam karena kita ini sangat gelap dan hanya 4 jam sehari di Sinari matahari, itu juga hanya siang hari saja selebihnya kegelapan menyelimuti.


Willy dan Maria pun sampai di depan gerbang kota yang di jaga prajurit penjaga kota, Willy pun membayar pajak masuk kota kepada penjaga tersebut.


Kota itu memang gelap, tetapi nampak indah karena setiap rumah dan toko toko menggunakan keristal cahaya yang berwarna warni untuk menerangi toko mereka.


"Ayo kita cari penginapan, kita akan menginap di sini dan sambil mencari makan" ajak Willy.


Maria hanya mengangguk dan ikut saja apa yang di katakan oleh Willy.


*


Brak....


Terdengar suara benda keras di lempar dan jatuh ke lantai, kemudian ada manusia hewan atau kata lain seorang Beas man keluar dari tempat tersebut.


Kemudian ada seseorang laki-laki paruh baya keluar dan menunjuk dirinya "Kalau kerja gak becus jangan merusak barang, lebih baik kamu pergi saja dari sini"


Laki laki itu mengusir manusia hewan yang penampilannya dari Ras Bear man, dengan sedih dan menunduk dia pun berjalan gontai menjauhi toko tersebut.


Brak....


Bear man itu tanpa sengaja menubruk Willy yang sedang berjalan, dia pun kemudian meminta maaf "Maafkan aku tuan muda, aku tidak melihat mu"


Willy menepuk bajunya dan menjawab "Tidak apa apa, kalau jalan hati hati, untung aku tidak terpental di tubruk tubuh mu yang besar"


"Sekali lagi aku minta maaf" ucap bear man itu sambil membungkukan badannya.


Willy pun berlalu pergi bersama Maria, meninggalkan bear man itu yang sudah meminta maaf sambil membungkukkan tubuhnya.


Di depan terlihat ada Guild petualang, dan terlihat di tempat itu hanya guild petualang lah yang bangunannya paling besar karena menyatu dengan restoran dan penginapan.

__ADS_1


Willy pun mengajak Maria untuk masuk dan menyewa penginapan di guild tersebut, Willy langsung menuju lobi dan bertanya kepada resepsionis "Mbak aku mau kamar besar 1 dan makanan yang enak berapa biaya perharinya"


Resepsionis itu pun menghitung setelah itu Willy membayar uang penginapan dan makanan.


"Tolong bawa ke kamar ku saja" ucap Willy.


Willy pun kemudian mengajak Maria ke kamar yang telah dia sewa serta menunggu makanan datang.


Tidak lama kemudian datanglah pelayan dengan membawa makanan dan mereka pun menyantap makanan tersebut.


"Setelah ini apa yang harus kita lakukan" tanya Maria.


"Kita melakukan perjalanan ini untuk bersenang senang dan berpetualang, jadi jangan terlalu serius kita nikmati saja perjalanan ini" ucap Willy.


"Kalau begitu aku ingin jalan-jalan di kota ini sambil berbelanja, ini masih pagi belum waktunya kita istirahat dan tidur " ajak Maria.


"Baiklah ayo kita berkeliling kota ini " ucap Willy.


Mereka berdua pun beranjak dari kamar mereka dan menuju ke lantai bawah, karena penginapan di guild petualang ini berada di lantai atas.


Sebelum mereka keluar mereka duduk terlebih dahulu di meja yang kosong, dan terlihat banyak petualang yang sedang berkumpul baik dari ras manusia maupun dari ras manusia hewan.


Banyak quest yang menempel di dinding dan banyak juga para petualang yang mencari quest sesuai dengan level mereka, dari tingkat ringan hingga tingkat berbahaya.


Willy dan Maria yang sedang duduk kembali di datangi salah seorang petualang nampak dari kalung yang dia pakai itu tanda pengenal Guild petualang dan dia memakai kalung berwarna coklat berarti dia ada di tingkatan perunggu


Karena di guild ini ada beberapa tingkatan yaitu tingkat Batu D untuk para pemula, tingkat tembaga C, Tingkat Perunggu B, tingkat Silver A, tingkat gold S, dan paling tinggi tingkat diamond SS


Tingkat Perunggu adalah tingkat pertengahan dari seorang petualang, dan di guild ini paling tinggi hanyalah tingkat silver.


Orang itu duduk di bangku yang ada Willy dan Maria kemudian dia menyapa "Hai kawan aku baru melihat kalian berdua di sini, apa kalian para petualang pemula"


"Kami bukan petualang, kami ini pengembara yang hanya sekedar lewat dan menginap di tempat ini" jawab Maria.


***


*Biar Author lebih semangat untuk terus Update.


*Jangan Lupa Kaka pembaca untuk Like, Komen, Vote dan berikan Hadiahnya.


Untuk yang ikhlas memberikan sawerannya bisa langsung ke link di bawah ini

__ADS_1


👇


http://saweria.co/DaniSutisna


__ADS_2