
Luwan terus terusan mendesak Willy untuk mengaku bahwa dia telah mencuri dan harus mengembalikan token emas yang dipengang oleh Willy.
"Cepat kembalikan Token emas itu jangan sampai aku naik darah dan menghajar mu hingga tidak dapat di kenali lagi.
Apa kamu tidak mengerti bahasa manusia sehingga berulang kali aku katakan kamu tidak melakukannya.
Cepat kembalikan Token emas itu dan berlutut lah maka aku tidak akan mempermasalahkan semuanya jika para prajurit yang tadi sudah melaporkan kejadian ini maka kamu tidak akan bisa hidup di dunia ini lagi
Aku masih memiliki belas kasih, sehingga kalau kamu berikan token itu dan berlutut serta mengaku kau pencuri maka aku akan membiarkan mu pergi tapi dengan sedikit derita yang harus kamu alami karena berani masuk ke wilayah kekuasaan klan Serigala dan mencuri token tersebut"
Di sana Maria pun ikut marah
"Hai kamu yang mengaku seorang jenius dari klan serigala, apa kamu si idiot dari klan serigala, sudah berapa kali kami bilang,
Kami ini bukan Pencuri dan kami juga anggota klan serigala seperti kalian, tapi terus saja melemparkan kesalahan dan menuduh kami Pencuri.
Kita tunggu saja Prajurit itu kembali dan biarkan para tetua dan kepala keluarga klan serigala menuju kesini.
Supaya kamu tahu siapa yang mencuri kami berdua atau kamu yang ingin merebut token emas ini dari tangan kami untuk keuntungan mu sendiri"
Luwan sedikit ciut mendengar tetua dan kepala keluarga untuk datang ke tempat mereka, tetapi dengan kesombongannya dia terus berlaga.
"Hai gadis petir, jangan sok menakut nakuti ku dengan tetua dan para keluarga dari klan serigala datang kemari, itu trik kuno yang sering di pakai anak kecil kami tidak takut.
Dan sekali lagi aku katakan cepat kembalikan Token emas itu atau aku dan para pengawal ku akan menghajar mu"
Willy pun sudah kesal dari tadi di tuduh sebagai pencuri dia pun mengambil sikap.
"Baiklah kalau kamu menginginkan token emas milik ku ini ayo kemarilah dan ambil itu juga kalau kamu bisa"
Di sana Luwan semakin marah.
"Berani sekali kamu menantang ku, berarti kamu sudah bosan hidup menantang sekumpulan serigala di sarangnya sendiri"
Willy pun tertawa
"Hahaha....kamu bilang kamu serigala, kamu itu hanya Anjing buduk tidak berguna yang bisanya hanya mengonggong saja"
Luwan sudah tidak bisa menahan amarahnya mendengar kata kata Willy yang menyebutkan dia sebagai anjing buduk tidak berguna.
"Cari mati bocah Pencuri.... Pengawal habisi mereka berdua"
Ke 30 orang pengawal pun langsung menyerang Willy dan Maria para pengawal itu memakai senjata berupa tongkat yang lumayan panjang dengan memiliki panjang 250 centimeter.
Willy dan Maria menghindari semua serangan dari para pengawal itu, dan salah satu pengawal yang berdiri di samping Luwan berinisiatif.
"Tuan muda saya akan memanggil orang lebih banyak lagi biar ke 2 anak itu cepat di tangani"
Luwan pun tersenyum Jahat
"Pergilah bawa orang sebanyak mungkin aku ingin mereka berdua tidak dapat di kenali lagi oleh keluarga mereka"
Pengawal itu pun pergi memanggil orang yang ada di sekitar kediaman Tetua Wan.
"Hai pengawal cepat cepat semua kumpulan kesini, kita sedang di masuki Pencuri, tuan muda Luwan sedang menangkapnya, ayo kalian semua ikut membantu untuk menangkapnya juga"
Sekumpulan orang pun mengikuti pengawal tersebut dan jumlah mereka pun semakin banyak dengan total semua 60 orang pengawal.
"Ayo bantu cepat tangkap kedua Pencuri itu dan hajar sampai mati"
Willy dan Maria pun bertarung melawan 60 orang pengawal di kediaman Tetua Wan.
Maria dapat melumpuhkan 1 orang yang menggunakan senjata Tongkat kemudian Tongkat itu pun digunakan Maria sebagai senjatanya.
Tak....
Tok....
Tak....
Brak....
Maria dapat melumpuhkan beberapa orang dengan tongkat yang dia gunakan. Willy pun bisa mengalahkan beberapa orang dan merebut senjatanya berupa pedang.
Willy pun menggunakan pedang tersebut untuk mengalahkan lawan lawanya, mengayunkan pedang menghindar dan menebas.
Wuss....
__ADS_1
Trang ....
Bruk....
Willy menebaskan pedang tersebut dengan punggung pedang yang tumpul sehingga hanya membuat para pengawal yang menyerangnya itu menjadi pingsan terkena serangan dari Willy.
Semakin lama para pengawal itu semakin sedikit karena banyak orang yang telah Willy dan Maria kalah kan. di sana Luwan menjadi tambah kesal.
"Kurang ajar ternyata kedua anak ini memiliki kemampuan juga, pantas mereka berani sekali memasuki kediaman dari klan Serigala dan mencuri token emas"
Kemudian Luwan memerintahkan kepada pengawal yang ada di sampingnya untuk memanggil orang lebih banyak lagi.
Dan tidak butuh waktu lama orang orang pun semakin banyak yang membantu Luwan untuk menangkap Willy dan Maria.
"Jangan takut mereka berdua hanyalah anak kecil, jumlah kita itu sangat banyak pasti mereka kelelahan karena melawan kita semuanya.
Ayo jangan ragu hajar saja mereka berdua sampai mati karena telah berani mencuri di kediaman klan kita ini"
Para pengawal yang melawan Willy dan Maria semakin banyak mereka berdua pun mulai kewalahan.
Maria dan Willy pun menggunakan kekuatan mereka karena ini terlalu banyak dan kalau hanya mengandalkan skill saja mereka berdua tidak akan menang
Willy pun menggunakan sihir elemen api dan Maria pun menggunakan sihir elemen petir sehingga terjadi ledakan di tempat itu.
"Jurus elemen api...Bola api berkobar..."
Wuss....
Duwar....
Maria pun tidak kalah dia mengeluarkan jurus petirnya.
"Jurus elemen petir....kilatan petir menyambar...."
Krekak....
Duwar....
Luwan pun di sana ikut bertarung melawan Willy dan Maria dia pun menggunakan jurus beladiri taring serigala tahap dasar.
Goar....
Wuss....
Willy dan Maria menghindari serangan dari Luwan, dan pertarungan disana sangat sengit sekali satu persatu pengawal itu jatuh terkapar karena serangan dari Willy dan Maria.
*
Di kediaman utama Raja Freevik dan kepala keluarga klan serigala yaitu Wolf-Fank sedang mengobrol, mereka pun kelihatan akrab dan saling tertawa.
Raja Freevik Reagon pun tertawa kemudian bertanya kepada Wolf-Fank.
"Hahaha....hai serigala tua, apa benar kamu telah memberikan kitab beladiri taring serigala kepada Putra Eldra dan Maria serta memberikan Token emas"
Mendengar pertanyaan itu wolf-grek, Wolf-Fank dan tetua yang ada di sana menjadi kaget.
Wolf-Fank pun tertawa
"Hahaha....itu benar mereka adalah anak anak yang baik jenius dari segala jenius, aku tidak salah memberikan kitab itu kepada mereka"
Wolf-grek pun bertanya penasaran kepada Wolf-Fank
"Ayah kenapa kamu memberikan kitab beladiri taring serigala kepada orang lain di luar klan kita"
Wolf-Fank tersenyum dan berkata dengan enteng.
"Selama ini di klan serigala tidak ada yang dapat menemukan rahasia dari kitab tersebut, beberapa jenius muda di klan kita hanya mempelajari cangkang nya saja dari jurus taring serigala.
Tetapi mereka berdua bisa menemukan rahasia dari kitab beladiri taring serigala tersebut dengan ini juga mereka berdua bisa mengajarkan generasi muda di klan kita beladiri tersebut"
Wolf-grek Cucu dari Wolf-Fank pun ikut berbicara.
"Apa benar kek mereka bisa menemukan rahasia dari kitab tersebut pantas saja aku kalah Oleh Maria di pertandingan kemarin.
Aku saja butuh waktu 3 tahun untuk mengembangkan jurus itu yang di gabungkan dengan sihir elemen ku ini"
Raja Freevik Reagon tertawa
__ADS_1
"Hahaha .... Kamu adalah anak jenius dari klan serigala dan butuh waktu 3 tahun itu pun baru pengembangan dengan sihir"
Wolf-grek pun tidak mengerti apa yang di katakan oleh Raja Freevik Reagon.
"Masuk Maharaja Freevik Reagon apa saja tidak mengerti"
"Anak anak itu hanya butuh setengah hari untuk menguasai semua isi kitab beladiri taring serigala dan kita sudah mengetesnya.
Mereka kami suruh melawan monster kepiting laut dengan jurus beladiri taring serigala dan mereka berdua juga yang membunuh monster Kraken yang berada di level raja iblis"
Semua yang mendengar perkataan dari Raja Freevik Reagon pun menjadi bengong dan semua orang tidak percaya.
Kemudian tetua Wan pun bertanya penasaran.
"Apa benar anak anak itu yang membunuh monster Kraken"
Raja Freevik Reagon pun mengangguk
"Iya buktinya aku sudah memberikan tentakel monster Kraken untuk dimasak oleh koki rumah ini dan kalau mau bukti lain putra Eldra membawa inti monster dari monster tersebut"
Mereka pun masih melotot dan membantu tetapi lambat laun mereka pun percaya karena koki rumah membawakan satu kuali besar tentakel Kraken untuk di santap bersama.
Ketika mereka sedang mengobrol terdengar suara ledakan dan suara petir yang menyambar.
Krakak.....
Duwar.....
Mereka pun melihat dari jendela dan salah seorang dari mereka berkata.
"Nampaknya itu dari kediaman Tetua Wan"
Kemudian orang lain pun berbicara.
"Iya itu dari kediaman Tetua Wan, dan itu bukan petir biasa itu adalah serangan dari Sihir petir"
Raja Freevik Reagon pun ingat bahwa Willy dan Maria sedang berjalan jalan di wilayah klan serigala ini dan yang memiliki Sihir Elemen petir di sini hanyalah Maria.
"Aduh, maaf kalau putra Eldra dan Maria membuat masalah di kastil klan serigala ini, aku lupa membawa dia bersama, aku malah menyuruh mereka untuk jalan jalan"
Setelah itu tiba-tiba 10 orang prajurit masuk kedalam kastil untuk melapor.
"Lapor Tuanku Luwan sedang bertarung bersama 2 orang anak dan Luwan bilang mereka berdua adalah Pencuri yang mencuri token emas di klan serigala ini"
Setelah mendengarkan laporan prajurit tetua Wan pun menjadi marah besar.
"Kurang ajar si anak bodoh itu berani beraninya mengusik putra Eldra"
Kemudian tetua Wan meminta ijin kepada kepala keluarga klan serigala.
"Tuan ku, biar saya saja yang kesana dan memberi pelajaran kepada Luwan yang telah berani mengusik putra Eldra"
Disana Raja Freevik Reagon gelisah dengan garuk garuk kepala, kepala keluarga klan serigala yaitu Wolf-Fank pun bertanya.
"Hai Raja Tua, kenapa kamu gelisah apa takut terjadi sesuatu sama mereka berdua"
Raja Freevik Reagon pun menjawab
"Bukan begitu serigala tua, yang aku khawatirkan anggota dari klan serigala lah yang mereka berdua babat habis"
Kemudian Tetua Wan pun bergesa gesa.
"Kalau begitu saya permisi dulu....ayo prajurit ikut saya"
Tetua Wan pun berangkat dengan ke 10 Prajurit tersebut menuju ke kediamannya.
***
*Jangan Lupa Kaka pembaca untuk Like, Komen, Vote dan berikan Hadiahnya.
Untuk yang ikhlas memberikan sawerannya bisa langsung ke link di bawah ini
👇
http://saweria.co/DaniSutisna
*Biar Author lebih semangat untuk terus Update.
__ADS_1