
Setelah makan dan mengobrol dengan Vico dan Yarnt waktu sudah sore hari di lantai atas Raja Freevik Reagon dan Raja Alfred Eldragon turun ke lantai bawah.
"Cucu ku apa kamu sudah siap, sekarang sudah sore sebentar lagi menjelang malam ayo kekek ingin kamu buktikan kemampuan mu yang tadi kami bicarakan"
Willy pun mengangguk
"Baik kek ayo..."
Vico dan Yarnt pun sedikit kakek karena ada Raja Alfred Eldragon yang terkenal di kerajaan Gramostola sebagai Raja yang bisa menyatukan berbagai Ras.
Dan Raja Freevik Reagon pun di Gramostola menjadi perbincangan karena mereka keturunan dari pahlawan Legia Lareagon yang terkenal dengan beladiri pedang tingkat tinggi dan para Dwarf juga terkenal dengan Pertahanannya yang tidak pernah tertembus.
Vico dan Yarnt pun berdiri dari tempat duduknya kemudian memberi salam kepada Raja Freevik Reagon dan Raja Alfred Eldragon.
"Hormat kepada Maharaja Alfred Eldragon dan Maharaja Freevik Reagon"
Raja Alfred Eldragon langsung mengenali mereka.
"Oh..Para pangeran dari Gramostola, ada apa kalian berkunjung ke sini"
Vico pun menjawabnya.
"Ka...kami teman dari putra Eldra dan Maria"
"Oh ternyata teman, baiklah kalau kalian ingin ikut kami ikut lah kami akan melihat pertunjukan dari cucu ku di laut amonius"
Kemudian Raja Alfred Eldragon memanggil Willy.
"Ayo cucu ku kita pergi, ada kapal pesiar yang berlayar dan nahkodanya orang yang bodoh kalau kita biarkan mereka akan di tenggelamkan oleh monster laut.
Dan sekarang tugas mu adalah membersihkan monster laut tersebut Dangan jurus yang baru kamu pelajari itu"
Willy dan Maria pun berdiri dan beranjak dari meja itu
"Ayo kek saya dan Maria dari tadi sudah siap"
Kemudian Raja Alfred Eldragon, Willy dan Maria berjalan ke luar penginapan, Raja Freevik Reagon mengajak para kapten.
"Prajurit Ayo ikut saya untuk berjaga-jaga"
"Siap Maharaja..."
Mereka pun bergegas pergi ke luar mengikuti Raja Alfred Eldragon, semuanya berjalan kearah luar kota untuk mengambil tunggangan mereka.
Di jalan ada anak anak dari kerajaan Eldragon berpapasan dengan Rombongan Willy kemudian mereka bertanya kepada Raja Alfred.
" Tuan ku Maharaja Alfred Eldragon anda mau ke mana dengan Putra Mahkota apakah kami boleh ikut"
Raja Alfred pun mengangguk
"Ayo ikut lah kalau kalian mau ikut"
Mereka pun merasa senang
"Terima kasih tuan ku Maharaja"
Mereka pun berjalan bersama ke luar dari gerbang kota. Di perjalanan Tavin bertanya kepada Willy.
"Hai putra mahkota kenapa mereka berdua ikut dengan anda bukannya Meraka Si Vico dari Gramostola yang kemarin melawan anda dan satu lagi si Yarnt yang melawan Maria"
Willy tersenyum kemudian berbicara.
"Dia sekarang teman kami, kalian juga harus berteman dengan mereka"
Tavin pun mengangguk
"Baiklah karena mereka adalah teman dari putra mahkota berarti mereka juga adalah temanku juga"
Tavin itu orang aktif dan tidak pemalu dia pun memperkenalkan diri kepada Vico dan Yarnt.
"Hay kalian Vico dan Yarnt kan perkenalan saya Tavin komandan Latih divisi angkatan udara dari kerajaan Eldragon dan ini si cerewet Siren dari divisi Magi, ini Nolan dari divisi kavaleri dan Patrick dari divisi infanteri"
Siren pun mencubit Tavin, sambil nunujukan wajah gemes.
"Euh .... cerewet apaan aku imut begini.."
Tavin pun meringis kesakitan
__ADS_1
"Adu...duduh...sakit tau...iya kamu imut..."
Mereka semua pun tertawa.
"Hahaha...."
Sesampainya di luar gerbang kota Raja Alfred Eldragon memanggil tunggangan nya yaitu Wyvern dia pun menaiki Wyvern tersebut.
Kemudian Raja Freevik Reagon dia memanggil Gripon dan dia pun menaikinya.
"Ayo panggil tunggangan kalian kita berangkat"
Para kapten pun memanggil Wyvern mereka dan mereka pun naik ke atas tunggangannya masing masing.
Raja Alfred Eldragon pun berkata.
"Kalau kalian tidak memiliki tunggangan maka tidak akan bisa ikut kami kalau kalian punya tunggangan ayo panggil dan ikuti kami"
Willy pun mengambil peluit ultrasonic dan meniupnya. Kemudian tidak lama kemudian Fallion pun datang. Maria dan Willy pun naik ke punggung Fallion.
Tavin dan Siren naik ke Wyvern yang sama, Nolan dan Patrick pun mereka naik berdua di atas Wyvern.
Yarnt merasa binggung karena mereka dari Gramostola menuju ke federasi bebas ini melalui jalur darat dan mereka tidak memiliki tunggangan yang bisa terbang.
"Kak, bagai mana ini mereka sudah terbang dan menuju ke pantai kita tidak bisa ikut dengan mereka"
Vico adalah pangeran yang biasa hidup di Alam dan bergaul dengan hewan buas dia tidak merasa khawatir.
"Tenang saja, aku punya satu tunggangan yang bisa terbang sebentar aku panggil dulu mudah mudahan dia ada di sekitar sini"
Vico pun memanggil dengan suaranya.
Kya....Kya....Kya....
Vico tersus berteriak Kya....sampai orang orang yang melihat mereka itu bergumam.
"Dasar anak Gila, teriak teriak gak karuan"
"Sok soan ingin memanggil tunggangan tapi teriak Kya... Emangnya ada mahluk terbang yang bernama Kya ..."
Yarnt meresa malu karena banyak orang yang melihat mereka sedangkan Willy dan yang lain sudah jauh meninggalkan mereka.
Vico pun berhenti dan menjawab Yarnt.
"Sebentar lagi, sabar saja..."
Vico pun berteriak lagi
Kya....Kya....Kya....
Sudah beberapa lama terlihat di langit ada bentangan sayap yang besar kemudian meluncur ke bawah dan mendapat dengan mulut.
"Nah kan dia sudah datang ayo kita naik"
"Tapi kak apa bisa kita menyusul mereka"
"Tenang saja Falcon ku bisa di andalkan"
Mereka pun naik ke atas punggung burung elang raksasa.
"Ayo Kya kita berangkat menuju laut amonius"
Elang itu membentangkan sayap kemudian terbang dengan cepat menuju ke arah laut amonius.
Vico dan Yarnt dengan menunggangi elang raksasa pun berhasil menyusul mereka.
Yarnt pun kagum kepada kakak nya itu
"Hebat ternyata kak Vico memiliki elang raksasa aku tidak menyangkanya.
Vico tersenyum
"Iya ini keberuntungan ku dulu, Nama elang ini adalah Kya dia dulu aku rawat dari kecil dan setiap kali aku pergi dia selalu mengikuti ku dari udara, dan ketika aku kesusahan dia selalu datang menolong ku"
Vico pun mengelus ngelus leher elang tersebut kemudian elang itupun berbunyi.
Kya....
__ADS_1
"Itu lihat mereka kita hampir menyusulnya"
Maria melihat kearah belakang.
"Lihat ada burung besar yang mendatangi kita dengan kecepatan tinggi"
Willy pun menerkanya
"Ah itu paling si Vico dan Yarnt"
Para kapten sudah bersiap mereka mengeluarkan senjata Shotgun untuk berjaga-jaga.
Yarnt pun berteriak
"Hai teman-teman akhirnya kalian tersusul juga"
Para kapten merasa tenang karena itu bukan musuh yang mendekat. Di laut terlihat ada kapal pesiar besar yang mewah.
Itu adalah salah satu kapal pesiar dari 3 kapal pelintas dari benua bagian Utara ke benua bagian tengah.
Hanya kapal inilah yang berani berlayar di sore hari atau menjelang malam karena melihat keutungan yang besar tanpa memperdulikan keselamatan para penumpang.
Kapal yang lain mereka lebih memilih berlayar di saat Fajar atau siang hari karena pelayat relatif Aman dari monster laut.
Monster laut adalah mahluk yang noturnal mereka keluar disaat malam hari atau sore menjelang malam untuk mencari mangsa.
Sehingga para pelaut tidak berani berlayar pada malam hari dan mereka pulang pada sore harinya.
Raja Alfred dan Raja Freevik mereka terbang rendah dan mendekati kapal pesiar tersebut. Kemudian mereka berdua meloncat ke kapal pesiar tersebut.
Raja Alfred pun marah kepada nahkoda kapal. Para pengawal yang ada di sana menghalangi Raja Alfred Eldragon.
"Tuan mau apa kalian ke sini ini pelayaran khusus"
"Pelayaran khusus gundul mu, mana nahkoda kapal ini saya ingin bertemu dengan dia"
Para penumpang pun melihat kejadian adu mulut antara pengawal kapal dan raja Alfed.
Raja Alfred pun berteriak kepada para penumpang.
"Hai Orang orang Bodoh, apa kalian tidak takut mati berlayar waktu menjelang malam, apa kalian tahu bahwa akan muncul para monster laut"
Kemudian salah seorang saudagar kaya berbicara.
"Siapa anda ini, kami berlayar karena Tuan nahkoda kapal meyakinkan kami bahwa perjalanan ini akan aman dan kami pun memiliki pengawal Magi yang dapat melawan monster laut tersebut"
Raja Alfred memaki saudagar kaya tersebut.
"Dasar otak udang, Para monster laut paling rendah adalah kelas Beast dan mereka pun tidak sedikit.
Apa pengawal Magi kalian sanggup mengatasi semua monster laut tersebut dan sebentar lagi monster laut itu akan muncul"
Raja Alfred mengetahui tentang monster laut karena kerajaan Eldragon adalah kerajaan paling ujung di benua sehingga kerajaan memiliki pantai dan laut Raja Alferd pun sudah berpengalaman.
karena di pesisir pantai di wilayah kekuasaan kerajaan Eldragon sering di serang oleh monster laut dan para nelayan yang berlayar sering menjadi korban monster laut tersebut.
Kemudian Nahkoda kapal pun mendatangi Raja Alfred.
"Ada apa ribut ribut, hai tua Bangka kenapa kamu bikin onar di kapal pesiar ku ini apa kamu sudah bosan untuk hidup"
Kemudian raja Alfred pun menghampiri Nahkoda kapal tersebut kemudian raja Alfred menamparnya.
Plak....
"Sudah berapa lama kamu menjadi nahkoda kapal ini heh...apa kamu bodoh atau hanya memikirkan keuntungan mu saja.
Cepat turunkan jangkar dan gulung layar kemudian perlambat laju kapal ini kalau tidak kapal ini akan di hancur monster laut"
***
*Jangan Lupa Kaka pembaca untuk Like, Komen, Vote dan berikan Hadiahnya.
Untuk yang ikhlas memberikan sawerannya bisa langsung ke link di bawah ini
👇
http://saweria.co/DaniSutisna
__ADS_1
*Biar Author lebih semangat untuk terus Update.