
Kemudian Raja Freevik Reagon melihat kearah Raja Gramostola.
"Eh ternyata ada Raja Gramostola, ada perlu apa anda ke penginapan saya ini"
Raja Gramostola pun menjawab
"Maharaja Freevik Reagon selamat pagi, maaf saya kesini karena khawatir dengan ke 2 anak saya yang bodoh ini, dari kemarin mereka tidak pulang"
"Oh ternyata para pangeran ini adalah putra anda kalau begitu sekalian kita makan bersama, dan maaf dari kemari ke 2 anak anda ada bersama kami"
"Iya terima kasih Tapi...."
"Sudah jangan tapi tapi ayo kita naik ke atas sebentar lagi makanan akan datang"
Raja Gramostola pun tidak bisa menolak
"Baiklah terima kasih atas tawaran makanya"
Kemudian Vico pun mengajak adiknya untuk duduk di tempatnya semua.
"Yah kamu duduk bersama teman teman ya, kan ayah makan bersama para raja di lantai atas untuk para prajurit disini saja bersama kami karena menja dan bangku di sini banyak"
"Iya sana pergi teman kalian menunggu"
"Ayo dek kita kembali ke tempat duduk kita"
Semua orang pun duduk dan raja Gramostola pun naik ke lantai atas bersama raja Hendrik Jovanka dan yang lainnya.
Raja Gramostola pun duduk di meja yang sama karena posisi meja tersebut memanjang dan tempat duduk pun lumayan banyak.
Mereka pun mengobrol dan tidak selang lama para pelayan membawa banyak sekali makanan.
Raja Gramostola pun terkejut karena makanan yang di hidangkan adalah tentakel Kraken dan monster kepiting laut.
"Tadi pas aku lewat menuju ke tempat ini banyak warga yang heboh katanya ada yang menjual tentakel monster Kraken yang di kenal sebagai monster yang sangat berbahaya di lautan.
Bos pasar menjualnya dengan harga 2 koin emas untuk setiap 1 kilo tentakel monster Kraken tersebut, dan sekarang saya melihat masakan yang di sajikan di sini tentakel monster Kraken dan monster kepiting laut.
Apakah anda membeli semua ini dengan harga yang lumayan menguras kantong anda"
Raja Alfred dan Raja Freevik tertawa terbahak-bahak.
"Hahaha......"
Semuanya binggung karena ke 2 Maharaja itu tertawa terbahak-bahak, kemudian Raja Alfred Eldragon berbicara kepada Raja Gramostola.
"Maaf karena semalam kami melibatkan anak mu dalam bahaya"
Raja Gramostola pun menjadi bingung
"Apa yang anda maksud, saya sungguh tidak mengerti"
Kemudian Raja Alfred Eldragon pun menjelaskan.
"Tadinya saya ingin mengetes cucu ku putra Eldra untuk menunjukkan jurus yang baru saja dia kuasai, dan kami bawa mereka ke laut amonius karena ingin ikut,
Awalnya hanya mengalahkan monster kepiting laut saja yang keluar menjelang malam tetapi ternyata monster Kraken pun muncul.
Dan dengan terpaksa kami semua harus Bertarung dengan monster Kraken tersebut, dan dengan kerja sama kami pun dapat mengalahkan monster Kraken tersebut.
Dan makanan ini adalah hasil dari mengalahkan monster Kraken tersebut dan hanya 1 tentakel Kraken yang kami jual sisanya masih kami pegang.
Kalau Raja Gramostola mau nanti kami akan memberikan spesial untuk kamu"
__ADS_1
Raja Gramostola mengelus dadanya, karena tadi melihat ke 2 anaknya baik baik saja.
"Apa ada orang yang terluka dalam kejadian tersebut"
Kemudian Raja Freevik Reagon yang menjawabnya.
"Kami sangat beruntung, tidak ada yang terluka satu orang pun hanya saja 2 ekor Wyvern kita di makan oleh monster Kraken dan 2 ekor lagi mati terkena hantaman tentakel Kraken"
Mendengar pernyataan itu Raja Gramostola sedikit lemas.
"Syukurlah semuanya baik baik saja"
Ketika mereka sedang mengobrol Ratu Elisia dan Raja Gibran pun datang bersama jenderal besar mereka yaitu jenderal Babon.
Raja Alfred Eldragon pun menyuruh mereka untuk segera duduk.
"Mengapa kalian baru datang ayo duduk dan makan nanti keburu dingin"
Mereka pun makan besar dan lahap karena tentakel monster Kraken adalah makanan yang sangat gurih dan lezat tidak ada yang dapat menahan godaannya.
Mereka pun makan dengan beberapa kali nambah dan makanan yang ada di atas meja pun sampai bersih tidak tersisa.
Setelah mereka makan mereka pun berdiskusi tentang kerajaan Nebulosus dan kuil cahaya serta acara pernikahan antar Clarisa dan Raja Gibran.
Raja Hendrik Jovanka pun memulai percakapan.
"Ayah mertua bagai mana dengan acara pernikahan antar putri ku Clarisa dan Raja Gibran, saya khawatir prajurit kerajaan Jovalavia sudah di susupi oleh prajurit kerajaan Nebulosus.
Dan setelah pernikahan selesai akan adanya penyerangan ke kerajaan Jovalavia karena kita sedang sibuk sibuknya dan lelah setelah acara tersebut"
Raja Freevik Reagon punya rencana
"Bagai mana kalau prajurit kerajaan Jovalavia di tukar dengan prajurit Lareagon.
Dan para prajurit kerajaan Lareagon menggantikan prajurit Jovalavia untuk berjaga"
"Apa itu tidak merepotkan"
"Ya itu hanya saran saja karena kalau Prajurit kerajaan Lareagon yang berada di kerajaan Jovalavia tidak akan mungkin bisa di susupi oleh prajurit kerajaan lain yang sedang menyamar"
Raja Gramostola hanya menyimak obrolan antara raja Freevik Reagon dan Raja Hendrik Jovanka
Kemudian Raja Gramostola pun memberanikan diri untuk bertanya kepada Raja Hendrik Jovanka.
"Apakah anda konflik diantara kerajaan Jovalavia dengan kerajaan Nebulosus, bukanya Raja Adrian Plakona adalah masih mertua Anda"
Raja Hendrik Jovanka pun berkata
"Kerajaan Jovalavia tidak memiliki masalah dan Konflik dengan siapa pun, tetapi pihak kerajaan Nebulosus dengan dibantu oleh para kesatria kuil cahaya mereka berencana menggulingkan pemerintahan kerajaan Jovalavia"
Raja Gramostola pun bertanya kembali.
"Memangnya mengapa kuil cahaya ingin menggulingkan pemerintahan kerajaan Jovalavia, mereka kan para penyembah Dewa cahaya yang ajarannya harus menghormati sesama manusia"
Kemudian Raja Alfred Eldragon bertanya kepada Raja Gramostola.
"Memihak manakah Andan dan kerajaan Gramostola"
Raja Gramostola sedikit bingung dengan pertanyaan dari Raja Alfred Eldragon.
"Maksud dari Maharaja Alfred Eldragon saya memihak, maksudnya memihak apa ya"
Raja Alfred Eldragon pun berkata
__ADS_1
"Di benua bagian Utara ini dibagi menjadi 3 kubu yaitu kubu Ajaran Dewa, kubu sekutu Dewa Naga Agung dan kubu Netral.
Sudah jelas kerajaan Lareagon dan Eldragon ada di pihak sekutu Dewa Naga Agung karena kami berdampingan dengan Ras monster.
Dan Ras Dwarf sendiri termasuk kedalam kategori Ras Monster kalau menurut Ajaran Dewa, Sedangkan kerajaan Jovalavia sendiri ada di pihak Netral"
Setelah mendengarkan penjelasan Raja Alfred Eldragon Raja Gramostola pun mengambil sikap.
"Mungkin saya sendiri ada di pihak yang netral karena saya bukan penganut ajaran Dewa, tetapi negara saya berdampingan dengan kerajaan kecil bernama Philia kerajaan tersebut adalah Ras monster jenis Serangga.
Dan kami pun berhubungan baik dengan kerajaan tersebut dan saling bekerja sama, dan kerajaan Gramostola pun berasal dari nama salah satu pahlawan Ras Taratec.
Tetapi memang suara dari penganut ajaran Dewa di kerajaan Gramostola pun sangat keras menentang kerja sama antara Gramostola dan kerajaan Philia"
Raja Alfred pun memperingatkan Raja Gramostola.
"Hati hati lah, Nebulosus lama pun di tuduh berkomplot dengan Raja iblis Garuda sehingga di kudeta oleh Raja Adrian Plakona.
Dan sekarang kerajaan Jovalavia yang dituduh sebagai sekutu Dewa Naga Agung yang bekerja sama dengan kerajaan Eldragon yang dari dulu bermusuhan dengan kerajaan Dewagon dan Lembah keabadian.
Siapa tahu nanti kerajaan Gramostola yang akan di kudeta oleh rakyatnya yang menganut ajaran Dewa cahaya karena bekerja sama dengan kerajaan Philia.
Maka sekarang kamu harus mengambil sikap dipihak mana kamu berada, kalau kamu ada di pihak sekutu Dewa Naga Agung maka dari sekarang cegah berdirinya banyak kuil cahaya.
Dan kalau kamu berada di pihak penganut ajaran Dewa cahaya maka bersiaplah suatu hari nanti kerajaan Gramostola akan berperang dengan kerajaan kami"
Raja Gramostola tidak akan berani kepada kerajaan Eldragon, karena seluruh benua bagian Utara tahu kekuatan militer dari kerajaan Eldragon
Dan bahkan bila 2 kerajaan bersatu menyerang kerajaan Eldragon maka baru dapat menandingi kekuatan militer dari kerajaan Eldragon tersebut, sehingga Raja Gramostola pun mencari aman.
"Apa kerajaan Lareagon, Eldragon dan kerajaan Jovalavia itu sedang bersekutu"
Semua orang yang berada di sana mengangguk kemudian Raja Gibran ikut berbicara.
"Kami bukan hanya bersekutu tetapi kami memiliki ikatan, ayahanda Raja Alfred adalah ayah dari Ratu Elisia dan istri dari Raja Hendrik Jovanka.
Dan Ayah angkat Maharaja Freevik Reagon adalah ayah dari Ratu Vanessa beliau juga istri dari Raja Hendrik Jovanka.
Dan saya sendiri akan menikahi putri Clarisa yang akan menjadi menantu dari Raja Hendrik Jovanka"
Kemudian Raja Gramostola pun bertanya.
"Apa kerajaan Gramostola bisa bersekutu dengan kalian dan bagai mana caranya"
Raja Alfred pun tertawa
"Hahaha... kebetulan kami juga sedang membentuk aliansi bernama Serikat Perdamaian Benua Utara"
Raja Alfred Eldragon pun menjelaskan visi dan misi dari pembentukan Serikat Perdamaian Benua Utara ini dan Raja Gramostola pun tertarik dia pun secara resmi bergabung Dengan Aliansi.
Mereka pun nantinya mencari negara Netral atau negara yang disebut dengan Sekutu Dewa Naga Agung untuk beraliansi, dan mencegah peperangan yang akan di sebabkan oleh para penganut ajaran Dewa cahaya.
Setelah mereka mengobrol panjang lebar Raja Gramostola pun pamit untuk pulang karena tidak terasa hari sudah menjelang Sore. Mereka pun pulang bersama anaknya Vico dan Yarnt.
***
*Jangan Lupa Kaka pembaca untuk Like, Komen, Vote dan berikan Hadiahnya.
Untuk yang ikhlas memberikan sawerannya bisa langsung ke link di bawah ini
👇
http://saweria.co/DaniSutisna
__ADS_1
*Biar Author lebih semangat untuk terus Update.