PAHLAWAN TERPILIH

PAHLAWAN TERPILIH
1 Koin Emas


__ADS_3

Mereka semua hanya memendam amarah, tetapi tidak bisa melupakannya dan hanya bisa diam dan duduk kembali.


Orang yang mereka kagumi, dihina begitu saja di hadapan mereka dan di sebut penipu, siapa pun pasti marah. Tetapi Maria bersikap biasa saja.


"Tetapi buktinya adalah tuan muda Wiliam di berikan hadiah oleh bangsa Elf berupa pedang dewa dan di beri gelar sebagai putra Eldra" celetuk salah satu dari mereka.


Maria malah tertawa terbahak-bahak "hahaha....apa kalian tahu sejarah pedang dewa dan gelar putra Eldra itu, atau kalian tahu dari cerita yang di rumorkan oleh si penipu itu, tanpa tahu sejarah sebenarnya dari itu semua"


Mereka pun terdiam, karena memang di kota Ormea ini sangat terisolasi dari dunia luar, bahkan informasi dari para pedagang dan petualangan level tertinggi seperti di bungkam oleh seseorang sehingga mereka tidak memiliki informasi dari dunia luar.


Bahkan banyak berdiri kuil dewa yang biasanya memberikan informasi tentang dunia luar disini mereka tidak memberikannya secara gratis, harus ada imbalan bagi siapa pun yang ingin mengetahui informasi dunia luar.


Dan aturan di kota Ormea ini adalah tidak ada penduduk asli yang boleh keluar daerah kekuasaan viscoun Velez kecuali para petualang yang menjalankan quest. Atau para pedagang dan pengembara yang hanya sementara tinggal di sini.


Sehingga pantas saja mereka tidak mengetahui tentang dunia luar, dan hanya lingkungan kota dan sekitarnya yang mereka tahu, karena di rumorkan juga bahwa di dalam hutan dan di perjalanan menuju ke kota ini banyak sekali monster. Sehingga mereka takut untuk keluar dari wilayah kota Ormea ini.


*


Pintu guild petualang pun ada yang membuka, mereka yang sedang berdebat pun berhenti seketika dan melihat siapa yang masuk ke dalam guild petualang ini.


Ternyata yang masuk adalah manager Neerc yang sedang mencari Willy dan Maria, karena dari semenjak datang ke bar mereka bilang akan berkunjung ke guild dan belum kembali, sehingga manager Neerc menyusul ke guild.


Manager Neerc ini orang yang sangat di hormati di kota ini karena dia yang mengelola bar terbesar di kota, bahkan minuman di pasok oleh bar ini, sehingga mereka tidak berani menyinggung manager Neerc.


Clovis melambaikan tangannya kepada manager Neerc "Hai manager Neerc, ada keperluan apa kamu datang ke guild petualang, apakah kamu ingin memasang quest untuk kami"


Manager Neerc pun menggoyangkan tangannya "tidak.... tidak. Aku kesini untuk mencari tuan muda ku"


Kemudian Willy pun berbalik dan memanggil "Ada apa manager Neerc, kamu mencari kami berdua"


Manager Neerc pun bergegas menghampiri Willy dan Maria "Tuan dan Nona muda, aku kira kalian berdua sudah berada di hotel lotus, aku kesana tetapi anda berdua tidak ada, jadi aku langsung menyusul ke guild petualang ini"


"Terima kasih manager Neerc, karena telah menghawatirkan kami" ucap Willy.

__ADS_1


Semua orang terheran heran melihat manager Neerc begitu hormat kepada Willy dan Maria, biasanya dia sedikit angkuh.


Kemudian ada salah satu dari mereka yang bertanya kepada manager Neerc, karena ingin membuktikan ucapan Maria "Tuan manager, anda berasal dari luar kota, apakah Anda tahu sejarah tentang cerita pedang dewa dan gelar putra Eldra"


Manager Neerc pun tanpa ragu dia mengangguk " iya aku tahu memangnya kenapa"


"Ya kami ingin mengetahui tentang cerita pedang dewa itu, ceritakan lah kepada kami" ucap orang itu.


Kemudian manager Neerc pun menoleh kearah Willy dan Maria, kemudian mereka mengangguk, entah apa arti anggukan mereka berdua itu.


Tetapi manager Neerc menjawab dengan ketus "Kalian tahu informasi di kota ini tidak gratis"


Salah seorang dari mereka yang berprofesi sebagai penyihir membuka topinya dan kemudian dia berjalan berkeliling untuk meminta uang kepada teman temannya yang ada di guild petualang ini.


Secara kolektif uang pun terkumpul "Kami hanya bisa memberikan uang segini untuk mendengarkan cerita anda"


Topi kerucut yang berisi uang di berikan kepada manager Neerc "baiklah aku ambil uang ini dan aku akan bercerita, dengarkan dengan baik"


Mereka pun duduk dan mendengarkan cerita manager Neerc dengan seksama. Dan manager Neerc pun mulai bercerita.


Dengan pedang itu dia bisa menaklukkan berbagai ras monster, bahkan bangsa Dwarf bersumpah setia kepada siapa pun yang dapat mencabut pedang Dewa Naga Agung tersebut.


Sehingga setiap tahun, para keturunan dari pahlawan legendaris Edward Eldra akan mengadakan ritual cabut pedang di kerajaan Lareagon, dan para keturunan pahlawan Edward Eldra itu adalah dari kerajaan Eldragon, kerajaan paling ujung dari benua ini"


Manager Neerc pun bercerita sampai di sana tetapi ceritanya membuat mereka penasaran karena ceritanya belum berakhir.


Kemudian seorang petualang berkata "Aku akan berikan 1 uang koin emas, tetapi jawab pertanyaan ku, ada hubungan apa pedang dewa naga agung itu dengan nama putra Eldra"


Kemudian petualang itu memberikan 1 koin emas dan meletakanya di atas meja, orang itu pun kembali duduk di kursinya dan menunggu jawaban dari manager Neerc.


Manager Neerc pun menjawab "Siapa pun yang bisa mencabut pedang Dewa Naga Agung itu, di beri julukan putra Eldra"


Manager Neerc pun berkata sedikit yang membuat orang tambah penasaran.

__ADS_1


Satu orang meletakan 1 koin emas "Apa pedang itu sudah di cabut dan siapa yang mencabut pedang tersebut ?".


Manager Neerc pun menjawab "ya pedang itu berhasil di cabut dan orang yang mencabutnya adalah seorang pangeran dari kerajaan Jovalavia"


Mendengar perkataan dari manager Neerc pun membuat orang tidak percaya "Kenapa bisa di cabut pangeran dari kerajaan Jovalavia, bukankan keturunan dari pahlawan legendaris Edward Eldra itu berasal dari kerajaan Eldragon"


Manager Neerc tidak menjawab dan hanya tersenyum saja, kemudian seseorang meletakan 1 koin emas "Ayo jawab, aku sudah memberikan anda 1 koin emas"


Setelah itu barulah manager Neerc menjawab pertanyaan tadi "Pangeran itu putra dari Ratu Elisia, dan Ratu Elisia itu putri dari Raja Alfred Eldragon, yang menikah dengan raja Hendrik Jovanka kerajaan Jovalavia"


Semua orang pun berganti bertanya kepada manager Neerc dengan memberikan 1 koin emas setiap pertanyaannya, dan manager Neerc pun mendapatkan banyak uang dari hasil menjual informasi.


"Aku bisa memastikan kebenaran cerita ku dengan hidup ku ini, dan bahkan sekarang sudah beredar buku tentang pedang dewa naga agung tersebut dan aku memiliki 1 buku tersebut, aku bisa menjualnya kepada kalian dengan harga 100 uang koin emas" manager Neerc menegaskan tentang kebenaran ceritanya.


Semua petualang yang ada di sana menyesal karena kehilangan banyak uang, kalau saja tahu dari awal bahwa manajer Neerc memiliki buku yang menceritakan tentang seorang pedagang dewa naga agung tersebut mungkin mereka tidak akan kehilangan banyak uang.


Kalau saja mereka patungan uang dan membeli buku tersebut maka mereka akan mendapatkan lebih banyak informasi dan tidak banyak kehilangan uang.


Manager Neerc, Willy dan Maria pun pergi meninggalkan guild petualang dan menuju hotel lotus untuk beristirahat.


Dan sekarang para petualang percaya bahwa Wiliam Velez itu adalah putra Eldra palsu hanya dari cerita manager Neerc. Dan cerita yang di rumorkan bahwa Wiliam Velez mendapatkan pedang dewa itu bertolak belakang dengan cerita manager Neerc.


Yang ternyata pemegang pedang Dewa Naga Agung yang disebut putra Eldra itu bertentangan dengan penganut ajaran dewa, dan putra Eldra itu adalah seorang sekutu dewa naga agung musuh dari penganut ajaran dewa.


***


*Biar Author lebih semangat untuk terus Update.


*Jangan Lupa Kaka pembaca untuk Like, Komen, Vote dan berikan Hadiahnya.


Untuk yang ikhlas memberikan sawerannya bisa langsung ke link di bawah ini


👇

__ADS_1


http://saweria.co/DaniSutisna


__ADS_2