PAHLAWAN TERPILIH

PAHLAWAN TERPILIH
Menepuk Jidat


__ADS_3

Maria pun keluar dari arena dan berjalan menuju tempat dimana peserta turnamen menunggu giliran.


Orang orang yang telah kalah di babak ini mengacungkan jempol jarinya kearah Maria mereka memuji keberanian Maria yang berani berbicara lantang kepada Maharani Roselia dan membuat anaknya tepar.


Panitia dari tim medis pun segera membawa tandu dan mengangkat Elena dan membawanya keruangan medis untuk di obati.


Di ruang peserta Willy tersenyum kepada Maria.


"Selamat kamu sudah memenangkan pertandingan ini dengan mudah"


Maria pun sedikit mengeluh.


"Sama sama, tetapi sayangnya buntut dari pertandingan ini membuat Kerajaan Inggarsia menyatakan perang kepada kerajaan Lareagon"


Willy kemudian menepuk pundak Maria


"Tidak usah di pikirkan, toh mereka sendiri yang pertama menghina bangsa Dwarf dan menyebut mereka sebagai monster.


Kalau memang harus terjadi perang melawan Inggarsia bukan hanya kerajaan Lareagon saja yang pasti berperang tetapi. Kerajaan Jovalavia dan Eldragon pun akan ikut turun tangan"


Maria masih khawatir


"Kalau begitu berarti akan memicu perang yang sangat besar bahkan perang antar Blok"


Willy mengangguk


"Dari sini, kita bisa melihat kerajaan mana yang pro kepada penganut ajaran Dewa dan kerajaan mana yang menjadi sekutu Dewa Naga Agung.


Kerajaan Inggarsia pun pasti akan mencari dukungan dari kerajaan lainnya termasuk kerajaan Dewagon dan kalau kerajaan Dewagon ikut campur maka kerajaan Eldragon pun akan ikut berpartisipasi mendukung kerajaan Lareagon.


Karena sudah sangat lama kerajaan Dewagon dan kerajaan Eldragon itu bermusuhan dan pastinya juga bangsa Elf akan mendukung kerajaan Dewagon.


Sehingga perang ini bukan hanya masalah penghinaan kepada bangsa Dwarf tetapi akan mengacu ke perang antara penganut ajaran Dewa dan sekutu Dewa Naga Agung"


Willy dan Maria berbicara mengenai perang yang akan terjadi tetapi tiba-tiba di pintu keluar terlihat ada seorang anak yang memanggil.


"Hai putra Eldra dan Maria bisakah kalian berdua kemari"


Maria pun menengok ke arah pintu keluar.


"Itu adalah Wolf-grek ada apa dia ke tempat ini"


Willy pun mengajak Maria


"Ayo kita samperin aja siapa tahu ada hal yang penting"


Mereka berdua pun berjalan menuju ke arah wolf-grek.


"Ada apa grek, kenapa menemui kami"


Wolf-grek berbicara agak sedikit canggung.


"I...ini masalah klan serigala, kemarin malam kakek fenk mengadakan rapat dadakan yang berakhir dengan kesepakatan bahwa mereka siap bergabung ke dalam Aliansi.


Tetapi syaratnya adalah aku harus belaja Ilmu beladiri taring serigala kepada mu dan mengungkap Rahasia dari kitab beladiri taring serigala"


Kemudian wolf-grek melihat kepada Maria


"Anu..ma... Maria ini ada titipan dari Tetua Wan untuk mu"


Wolf-grek mengeluarkan tombah Raja petir dan diserahkan kepada Maria, Maria pun merasa sangat senang.


"Terima kasih grek, ini adalah tombak raja petir yang aku inginkan, dengan ini kekuatan elemen petir ku akan berlipat ganda dan tombak ini tidak akan rusak dengan petir ku ini"


Kemudian Maria pun merajuk kepada Willy.


"Putra Eldra, ajari lah grek jurus beladiri taring serigala, kalau kamu tidak mau biarlah aku yang mengajarkan grek jurus tersebut.


Lihatlah dia sudah baik membawakan aku tombak ini, jangan sia siakan kebaikan dari grek"


Willy pun menepuk jidatnya


"Dasar wanita, kalau sudah mendapatkan yang dia mau merajuk kayak gini deh..."


Maria pun tersenyum kemudian wolf-grek pun mengeluarkan sesuatu.


"Ini aku membawa kitab beladiri taring serigala dan token emas yang kamu serahkan kepada kakek fenk kemarin.


Tolonglah lah ajari aku, aku bersedia menjadi pengikut ku selama hidup ku ini jadi tolong lah ajari aku"


Wolf-grek pun tidak malu untuk berlutut di depan Willy dan di lihat semua orang.


Para peserta turnamen yang melihat pun bergumam di dalam hati.


"Mengapa Cucu dari Ketua Klan serigala berlutut di depan dia, siapakah anak itu sebenarnya"


"A...apa kah aku tidak sedang berhayal si jenius wolf-grek berlutut kepada anak itu yang tadi di katakan sebagai pangeran sampah dari kerajaan Jovalavia"


"Anjir, sebenarnya sehebat apa orang yang di panggil putra Eldra itu sehingga Wolf-grek bisa berlutut di depannya"

__ADS_1


Di depan pintu masuk Willy pun segera menyuruh wolf-grek untuk berdiri.


"Eh.. cepat bangun lihat orang orang melihatnya apa kamu tidak malu"


Wolf-grek pun berkata.


"Biar kan saja aku tidak akan berdiri sebelum kamu berjanji megajariku jurus beladiri taring serigala"


Willy pun memegang bahu wolf-grek dan sedikit menariknya ke atas.


"Baiklah akan aku ajari kamu, jadi cepat berdirilah"


Wolf-grek pun berdiri dengan senyum yang merekah. Willy pun tengok kiri dan kanan kemudian dia melihat ada ruangan yang kosong.


"Ayo masuk akan aku ajari kamu sekarang juga tapi yang dasar saja bagai mana"


Wolf-grek pun kaget


"A...apa sekarang..."


Willy pun cepat menarik wolf-grek keruangan yang kosong.


"E...e...eh...."


"Ayo cepat sebentar lagi giliran ku bertanding"


Kemudian Willy memerintahkan kepada Maria


"Maria jaga pintu jangan sampai ada yang mengganggu"


Maria pun mengangguk


"Asiap...."


Wolf-grek pun di suruh duduk bersila


"Ayo duduk dan pejamkan matamu"


Wolf-grek binggung didalam hati dia berbicara.


"Apa yang akan dilakukan putra Eldra kok aku di suruh duduk dan memejamkan mata, katanya ingin melatih ku, ko begini sih"


Kemudian Willy pun berkata


"Sudah percaya dan turuti saja kata kata ku"


Willy pun duduk di depan wolf-grek kemudian membuka kitab beladiri taring serigala setelah itu Willy menepuk jidatnya wolf-grek.


Plak....


Wuss....


Wolf-grek pun bingung karena dia tiba-tiba berada di ruangan yang sangat luas dan berwarna biru muda ruangan tersebut seperti tidak bejujung karena sejauh mata memandang tidak terlihat ujung dari ruangan tersebut.


Wolf-grek pun bertanya kepada Willy.


"Di mana kita apakah ini di akhirat dan kita sudah mati"


Willy pun tertawa terbahak-bahak


"Hahaha.... konyol sekali kamu kira kita sudah mati, ini adalah alam bawah sadar kita atau di sebut juga Dunia semu yang berada di dalam kitab beladiri taring serigala.


Ini adalah Rahasia terbesar dari kitab beladiri taring serigala kita bisa memasuki alam bawah sadar dan berlatih di tempat ini"


Wolf-grek heran dan terus bertanya


"Kenapa bisa kita berada di sini padahal aku saja sebagai keturunan dari klan serigala tidak dapat memasuki dunia ini"


Willy pun tersenyum


"Hehehe ...itu rahasia yang penting kamu sekarang berlatih beladiri taring serigala tahap dasar"


Setelah itu tiba-tiba muncul hologram yang akan memperagakan jurus beladiri taring serigala tersebut


"Nah sekarang ikuti gerakan dari Hologram itu, dia akan memperagakan dasar beladiri taring serigala"


Wolf-grek pun mengangguk dan mengikuti instruksi dari Willy. Mereka pun berlatih sampai lupa waktu di alam bawah sadar mereka sudah hampir 5 bulan mereka berlatih dasar beladiri taring serigala.


Dan setelah wolf-grek hapal semua gerakan dari Dasar beladiri taring serigala barulah dia sadar.


"Sudah berapa lama kita berada di sini"


Wolf-grek pun menepuk jidatnya


"Aduh ternyata sudah 5 bulan saking khusu nya aku berlatih jadi lupa waktu, bagai mana dengan pertandingan mu, pasti kamu di diskualifikasi"


Wolf-grek pun merasa bersalah


"Maafkan aku karena lupa waktu sampai berbulan-bulan aku berlatih"

__ADS_1


Willy pun tersenyum


"Hehehe.... tenang saja kita baru 2 jam kok ayo kita keluar dari sini"


Wolf-grek pun merasa heran karena dia merasa telah berlatih selama 5 bulan tetapi Willy berkata baru berlatih 2 jam saja.


Kemudian mereka pun kembali kedunia nyata dan wolf-grek pun membuka matanya kemudian bertanya dengan heran.


"Aku merasa sudah lama berlatih tetapi sekarang masih berada di tempat ini, apa ini termasuk rahasia dari kitab beladiri taring serigala"


Willy pun mengangguk


"Iya benar makanya saya dan Maria bisa mempelajari keseluruhan dari kitab beladiri taring serigala ini dalam setengah Hari di dunia nyata"


Mereka pun berdiri dan wolf-grek pun berlutut lagi di depan Willy.


"Terima kasih atas kebaikan dan bantuannya sehingga aku bisa menguasai beladiri taring serigala tahap dasar. Aku akan bersedia menjadi bawahan mu seumur hidupku"


Kemudian Willy pun memengang pundak dari Wolf-grek.


"Sudahlah berdiri saja dulu, kita adalah teman sesama teman harus sering membantu dan kamu adalah salah satu dari keturunan Langsung klan serigala yang suatu hari nanti akan menjadi pemimpin di klan serigala ini"


Wolf-grek pun berdiri dengan semangat.


"Selama ini aku di latih beladiri taring serigala secara kasar oleh kakek fenk dan rasanya begitu berat.


Tetapi ketika aku berada di alam bawah sadar dan berlatih beladiri ini rasanya sangat ringan dan tanpa beban"


Willy pun berkata


"Itulah keistimewaan kitab beladiri taring serigala, dan ini ambilah dan kembali lah jangan lupa latih kembali nanti kamu lupa"


Willy pun memberikan Kitab beladiri Taring serigala kepada Wolf-grek


" Eh...Kenapa di kembalikan"


Willy tersenyum


"Itu kan kitab beladiri milik klan serigala kamu sebagai pewaris yang harus membawanya"


Kemudian wolf-grek bertanya


"Kapan aku bisa mempelajari lagi tingkat menengahnya"


Willy pun menjawabnya


"Nanti ketika kamu sudah naik level ke level C3 baru temui aku lagi, udah sana pergi, sebentar lagi giliran ku bertanding"


Maria pun melihat kedalam ruangan dan berbicara.


"Ternyata kalian sudah bangun, bagai mana dengan latihannya"


Wolf-grek mengacungkan jempolnya


"Mantap aku sekarang sudah menguasai tahap dasar dan aku rasa itu sudah sangat hebat"


Maria mencibir


"Jangan sombong dulu, aku bahkan sudah menguasai seluruh isi dari kitab tersebut"


Maria sambil tersenyum dan membuat ciut wolf-grek, dia pun menunduk dan pergi


"Baiklah aku pergi sekarang...sampai jumpa lagi"


Willy pun menyemangatinya


"Jangan lemas begitu, kamu harus semangat perjuangan mu masih panjang"


Kemudian Willy pun bertanya kepada Maria.


"Sekarang sudah pertandingan ke berapa"


Maria pun menjawab


"Pertandingan ke 8 setelah ini adalah giliran mu cepat bersiap"


Willy pun melangkahkan kakinya keluar dari ruangan tersebut dan wolf-grek pun kembali kebangku penonton.


***


*Jangan Lupa Kaka pembaca untuk Like, Komen, Vote dan berikan Hadiahnya.


Untuk yang ikhlas memberikan sawerannya bisa langsung ke link di bawah ini


👇


http://saweria.co/DaniSutisna


*Biar Author lebih semangat untuk terus Update.

__ADS_1


__ADS_2