
Hari-hari berlalu dan berganti menjadi Minggu, dan bulan. Rendi telah kembali ke kota P bersama dengan Tasya. Dan setelah sampai di kota P, Tasya menyempatkan untuk menyapa Dokter Karina sejenak. Kemudian melanjutkan perjalanannya ke kota S. Tempat dimana seharusnya dia berada.
Sementara Naziah dan Anto masih terus menyelesaikan pelatihan kerja lapangan mereka. Hingga sampai saat yang ditentukan oleh pihak kampus. Dan mereka akan ditarik kembali ke kampus. Kemudian menyerahkan laporan atas hasil yang mereka dapatkan dari pelatihan kerja lapangan mereka masing-masing.
Kemudian, tiga bulan pun berlalu begitu cepat. Hari ini merupakan hari penjemputan Naziah dan Anto serta tiga belas temannya. Untuk kembali ke kampus mereka di kota P.
Ulfi dan Tita sudah sangat merindukan kedua sahabatnya itu. Meskipun sudah tidak punya keperluan lagi di kampus tersebut. Dan para mahasiswa yang mengikuti kuliah sore pun sudah pada pulang. Serta keadaan kampus yang mulai sepi dan menyeramkan. Mereka mencoba bertahan dan rela menunggu.
Tepat pukul 10 malam, bus sekolah yang ditumpangi Oleh Naziah dan Anto. Akhirnya memasuki gerbang kampus.
Setelah bus itu sudah memarkir dengan sempurna. Sopir bus tersebut turun lebih dulu dan mulai membuka bagasi busnya. Saat satu persatu penumpangnya turun, termaksud Naziah dan Anto. Sopir B
bus mulai sibuk mengeluarkan koper-koper milik mahasiswa yang menjadi penumpangnya tersebut.
Tita dan Ulfi yang sedang berdiri didekat bus tersebut. Langsung berteriak kegirangan saat melihat Naziah turun dari bus itu.
"Naziah...!!! Anto...!!!" teriak Ulfi dan Tita bersamaan.
"Kami sangat merindukan kalian." ucap Tita dengan mata tampak berkaca-kaca.
Mereka berempat pun berpelukan bagai kelompok Teletubbies. Dengan Anto yang menjadi pemeluk ketiga sahabat wanitanya itu.
"Kami juga guys..." balas Naziah mewakili Anto. "Ayo ambil koper kita dulu. Terus langsung pulang ya?!! Aku sangat lelah... dan ingin langsung merebahkan tubuh ini ditempat tidurku." sambung Naziah sambil melepas pelukannya. Kemudian melangkah ke sisi lain bus untuk mengambil kopernya. Begitupun dengan Anto.
Setelah mendapatkan koper masing-masing. Anto dan Naziah langsung membawanya ke motor yang sudah disiapkan Ulfi dan Tita sejak tadi. Yaitu, motor Naziah yang dibawakan oleh Tita. Dan moge Anto yang dibawakan oleh Ulfi.
__ADS_1
Berhubung ingin segera sampai di kontrakan dengan cepat. Sedang, jika Ulfi dan Tita yang mengemudikan motor mereka. Akan sangat lambat untuk sampai ke kontrakan. Jadi, Naziah dan Anto mengambil alih motor mereka dan menyetir sendiri. Sedangkan Tita dan Ulfi yang akan mereka bonceng.
Tanpa berbasa-basi dan mampir ditempat lain. Naziah dan Anto langsung mengarah ke jalan pulang ke kontrakan mereka. Dan akan segera mengistirahatkan tubuh lelah mereka.
Beruntunglah, didalam perjalanan dari kota M ke kota P itu. Dosen mereka mengajak mereka untuk makan malam disalah satu warung yang murah meriah. Yang merupakan rekomendasi dari salah satu Mahasiswa yang tahu daerah yang sedang mereka lintasi itu.
Jadi, perut Naziah dan Anto sudah kenyang. Dan mereka tidak perlu repot lagi mencari makan. Sekarang dipikiran mereka hanya tinggal beristirahat saja.
Begitu juga dengan Ulfi dan Tita. Karena Naziah sudah memberitahu mereka bahwa ia dan Anto sudah makan malam. Mereka pun sudah mengisi perut mereka sebelum menjemput Naziah dan Anto.
Setelah menempuh perjalanan selama hampir 30 menit. Akhirnya, mereka memasuki lorong menuju kontrakan mereka. Dan ketika sampai, Ulfi segera turun dan membuka pintu utama. Kemudian segera membukakan pintu garasi lebar-lebar untuk Naziah dan Anto memasukan motor mereka. Yang juga dibantu oleh Tita.
"Kita langsung istirahat ya. Selamat malam semua dan sampai jumpa esok hari!" ucap Naziah.
"Iya, Selamat malam juga!" jawab dan balas Anto, Tita dan Ulfi hampir bersamaan.
Sesampainya di kamar, karena merasa gerah dan penat. Naziah memutuskan untuk mandi terlebih dahulu. Selesai mandi, ia juga tak lupa menunaikan kewajibannya sebagai seorang muslim. Setelah itu, baru mengistirahatkan tubuh lelahnya yang sudah segar.
*****
Pagi hari, setelah melakukan perjalanan kurang lebih 14 jam lamanya. Naziah merasa sangat kelelahan dan mengakibatkannya bangun kesiangan. Beruntunglah mereka diberi kesempatan libur selama tiga hari lamanya.
Tepat pukul 8 pagi, Naziah baru terbangun dan langsung melaksanakan sholat subuhnya, meski terlambat jauh.
Merasa lapar, usai sholat Naziah langsung menuju dapur. Namun, sebelum sampai ke dapur. Naziah menyempatkan mengintip ke kamar para sahabatnya. Dan mendapati kamar milik Ulfi dan Tita sudah kosong. Sedang kamar Anto masih terkunci. Yang berarti pemiliknya masih didalam.
__ADS_1
"Ulfi dan Tita pasti sudah berangkat kerja. Inikan sudah hampir siang. Baiklah, karena perutku lapar. Aku akan lihat di dapur. Apa ada yang bisa aku makan untuk mengisi perutku yang kosong ini?" gumam Naziah berbicara sendiri. Sambil melangkah menuju dapur.
Melihat kedalam tudung saji, terdapat dua buah telur ceplok dan nasi goreng.
"Wah... mereka memang sahabat terbaikku. Selalu mengerti dengan keadaan masing-masing. Aku bangga memiliki kalian semua." ucap Naziah sambil beranjak mengambil piring dan gelas untuk makannya.
Baru saja sesendok nasi goreng itu masuk kedalam mulutnya. Anto muncul dan berkata: "Wah... makan kok nggak ngajak-ngajak sih Zi'?!"
"Eh Anto, ayo makan!!! Kupikir kau masih tidur. Sementara perutku sudah sangat lapar. Jadi, aku putuskan untuk makan sendiri saja dulu. Eh ternyata...kau sudah bangun juga rupanya." ajak dan jelas Naziah pada Anto.
"Iya. Aku sudah bangun hampir setengah jam yang lalu. Tapi, aku masih malas untuk beranjak dari kasurku. Jadi, aku putuskan untuk berbaring sebentar lagi tadi." jawab Anto santai.
"Oh... begitu. Sebentar, aku ambil piring dan gelas dulu untukmu." ucap Naziah dan segera mengambilkan peralatan makan untuk Anto. "Ini. Silahkan makan...!" ucap Naziah setelah selesai mengisi nasi goreng dan telur ceplok ke piring Anto.
"Terima kasih...!" jawab Anto.
"Oh iya, karena kita masih diliburkan selama tiga hari. Apa yang ingin kau lakukan hari ini Zi'?" tanya Anto setelah suapan pertama masuk kedalam mulutnya.
"Em... rencananya selesai makan. Aku akan mencuci pakaian. Terus mengecek keadaan tanaman-tanaman di kebun belakang. Dan sore hari, aku ingin jalan-jalan ke bengkel Bos Ardi dulu. Kau sendiri, punya rencana apa saja hari ini?" jawab dan tanya balik Naziah.
"Aku berencana untuk bermain game sambil rebahan saja dulu hari ini. Karena aku lagi malas kemana-mana dan masih lelah juga." jawab Anto.
"Oh iya, aku numpang beberapa lembar pakaianku yang kotor ya Zi'!" izin Anto
"Boleh." jawab Naziah
__ADS_1
Dan mereka pun menghabiskan makanannya masing-masing. Hingga tandas dan tak bersisa. Setelahnya, Naziah mulai merealisasikan rencananya tadi satu persatu. Sedang Anto hanya didalam kamarnya bermain game seperti yang sudah dia katakan tadi.