
Dan hari ini, tepat tanggal 23 bulan Oktober, Naziah berulang tahun. Dan Naziah sendiri hingga sedewasa ini. Tidak pernah sekalipun merayakan hari ulang tahunnya itu dengan acara yang meriah.
Naziah hanya memanjatkan doa yang panjang didalam sholat malamnya. Yang mana isi doanya itu adalah memohon ampun atas dosa-dosa selama hidupnya. Meminta selalu diberi kesehatan untuk diri sendiri, ibu dan juga kedua adiknya serta ketiga sahabatnya. Selalu dilimpahkan rezeki yang halal dan barokah. Memohon perpanjangan umur bukan untuk dirinya, tetapi untuk ibunya. Dan terakhir adalah diberi jodoh yang baik untuknya serta baik untuk orang-orang terdekatnya.
Dan jika memiliki rezeki lebih, Naziah akan membuat kue ulang tahunnya sendiri. Kemudian memakannya bersama-sama dengan para sahabatnya, ibu dan kedua adiknya.
Namun, karena kini dia berada ditempat yang cukup jauh, di kota lain. Dan tepatnya diulang tahunnya yang kemarin. Naziah hanya memesan kue ulang tahun yang sama seperti buatannya, di toko terdekat dan mengirimkannya untuk para sahabat serta ibu dan kedua adiknya. Kemudian melakukan panggilan video setelahnya untuk memakan kue itu dan merayakan bersama-sama.
Dan yang berbeda dari ulang tahun hari ini dengan ulang tahun yang sebelum-sebelumnya. Diulang tahun Naziah kali ini. Dia yang mulai memasuki usia matang untuk menikah dan berumahtangga. Akhirnya mendapat kejutan yang tak terduga olehnya.
Dan kejutan tersebut dibuat oleh teman-teman kantornya dan juga seseorang yang spesial di hati Naziah saat ini. Dan seseorang itu yang telah berhasil menguasai sepenuhnya hati Naziah serta telah berhasil pula mengisi kekosongan hatinya dalam dua bulan ini. Dan semua itu dibuktikan dengan sikap Naziah pada seseorang itu yang kini berubah dalam dua bulan terakhir. Yaitu, sikap yang dulunya sangat cuek dan tak terlalu menghiraukan. Kini sudah begitu perhatian dan posesif.
*Flashback On
Dua bulan sebelumya,
Sesosok pria tampan dengan kulit putih dan tinggi 185 cm serta pembawaan yang dingin terhadap bawahannya. Sosok pria itu merupakan CEO dari perusahaan tempat Naziah bekerja saat ini. Yang ternyata sudah menyimpan perasaan kagum selama ini. Sejak pertama kali melihat Naziah dan mengenalnya lewat perkenalan staf-staf kantor yang baru di perusahaan yang dipimpinnya itu. Yang pada saat itu juga, Naziah adalah salah satunya dan juga satu-satunya wanita dari beberapa pria yang dilakukan pengangkatan jabatan.
__ADS_1
Dan CEO tersebut bernama Adrian Rega. Dia bisa disapa atau dipanggil Tuan Rega. Dia adalah keponakan dari pemilik perusahaan tersebut. Yang sudah mendapat kepercayaan penuh dari pamannya yang sudah sangat tua. Untuk memimpin perusahaan tersebut sejak dua tahun lalu. Sedang pamannya itu hanya memiliki dua anak laki-laki yang kedua-duanya telah memimpin perusahaannya yang lain dan tersebar di kota besar yang lainnya.
Rega yang diam-diam mengagumi Naziah dari jarak jauh. Melalui sekretaris pribadinya yang juga merupakan sepupunya sendiri yang bernama Devan. Rega mencari tahu dan meminta segala data diri lengkap milik Naziah sehari setelah hari pertemuannya dengan Naziah itu. Kemudian mulai memantau segala gerak-gerik Naziah dari mulai keluar Mess hingga kembali lagi ke Mess itu lewat salah satu orang suruhannya.
Dan suatu malam, tepatnya hampir tiga bulan lalu. Waktu itu, jam telah menunjukkan pukul 19.30 WITA. Semua karyawan diperusahaan itu telah pulang dan mungkin telah bersantai dirumahnya masing-masing. Namun, berbeda dengan Naziah. Dia memang harus selalu pulang setengah jam setelah karyawan bawahannya. Karena dia harus memeriksa kembali segala tugas-tugas bawahannya dan akan melaporkan segara tugas-tugas tersebut kepada managernya.
Setelah pekerjaannya selesai, Naziah langsung bergegas untuk pulang. Namun, saat akan menuju motor miliknya yang terparkir di basement. Naziah dihadang oleh sepuluh orang pria dengan tubuh yang berbagai bentuk. Dari yang bertubuh sedang, tambun dan kekar tinggi serta berpenampilan seperti preman. Mereka mencoba merayu dan beberapa kali ingin menyentuh tubuh Naziah. Tetapi, karena Naziah pandai membela diri. Dia mampu menangkis tangan-tangan yang nakal itu. Merasa semakin tertantang dengan perlawanan-perlawanan yang dilakukan Naziah pada mereka. Akhirnya, para preman sewaan itu berubah pikiran dan mulai benar-benar berusaha melecehkannya.
Ya, ternyata preman-preman itu adalah suruhan dari managernya. Yang pernah menyatakan cinta pada Naziah, namun ditolak karena alasan masih trauma akan cinta. Kini sang manager tersebut berusaha mengambil hati Naziah dengan rencananya berperan menjadi pahlawan untuknya. Namun, setelah menyadari gelagat yang sudah diluar kesepakatan mereka. Sang manager pun memaksa melawan kesepuluh preman sewaannya itu.
Namun naas, sang manager malah kalah telak hanya dengan satu kali tendangan dari pemimpin preman tersebut. Yang memiliki tubuh jauh lebih tinggi dan juga lebih kekar dari sang manager itu. Sang manager langsung jatuh tersungkur dan pingsan seketika kala kepalanya terbentur lantai.
Akibatnya, tubuh Naziah yang memang sudah sangat lelah bekerja dan ditambah lagi dengan melawan kesepuluh preman itu sendiri saat ini. Naziah mulai kewalahan dan beberapa kali terkena pukulan di bagian perut dan wajahnya. Sehingga sudut bibirnya sedikit sobek dan mengeluarkan darah.
Dari ruangannya, Rega sedang menyaksikan semua itu melalui kamera cctv yang terpasang di setiap sudut basemant tersebut. Setelah melihat Naziah yang terkena pukulan dari salah satu preman itu. Rega tak tinggal diam. Dia berlari secepat mungkin memasuki lift khususnya dan langsung menuju basemant.
Bertepatan saat Rega sampai di sana. Naziah sudah jatuh tersungkur dan tampak terpojok ke dinding. Sedang kesepuluh preman itu mulai mendekati dan mengerubunginya dengan tatapan lapar.
__ADS_1
"Wah... tak disangka, malam ini kita mendapat rezeki nomplok Bos." ucap si preman bertubuh tambun.
"Iya. Sudah dapat duit... dapat ceweknya juga. Hahaha... Mantap, Ayo Bos!!! Kita mulai pestanya." timpal salah satu preman dengan tubuh sedikit kurus.
Tanpa mereka sadari, Rega sudah berdiri tepat dibelakang Bos mereka. Dan tiba-tiba,
brakk!!!
Rega menendang bokong Bos preman tersebut dengan keras. Hingga membuatnya jatuh tersungkur menabrak pintu besi tepat di belakang Naziah. Beruntunglah Naziah segera menghindar dan tubuh Bos preman itu tak jadi menabrak tubuh Naziah.
Setelah itu, perkelahian antara Rega dan para preman itupun tak terelakan. Merasa sudah sangat kewalahan melawan Rega dengan tangan kosong. Diam-diam, bos preman yang tadinya tersungkur akibat kembali melawan. Mulai bermain curang dengan mengeluarkan pisau belati dari balik jaket kulit yang dikenakannya.
Rega yang terus bergerak lincah melawan kesembilan anak buah preman itu. Tak menyadari keberadaan bos preman yang sedang mengarahkan pisau belatinya dari arah belakang tubuhnya.
Naziah yang melihat bos preman yang membawa belati di tangannya itu dan mengarah ke Rega. Sontak saja berteriak memperingatkan Rega.
"Awas Tuan Rega!!!" teriak Naziah dengan mata yang membulat sempurna karena terkejut.
__ADS_1