Putri Mahkota terkuat sejagad

Putri Mahkota terkuat sejagad
Aura yang sama


__ADS_3

***


Sssttt... Desis sang ular menjulurkan lidahnya "Gggggh... Siapa yang memasuki sarang ku" Gema suara sang ular berhasil di dengar oleh Mirai.


"Kenapa aku bisa mendengarkan umpatan hati si ular?" tanya Mirai sedikit kaget.


"Hmmm... Kau tak akan bisa lari dariku!" ucapnya mulai mencari cari dan aroma tubuh Mirai terendus dengan mudah oleh si ular "Disini kau rupanya!!" Ucapnya seraya memperhatikan tubuh Mirai yang terasa mungil untuknya.


"Tunggu! Jangan makan aku!" Mirai mengarahkan tangannya ke wajah sang Ular yang kala itu ada di hadapannya.


"Aku tak akan kenyang jika melahapmu. Tapi itu adalah hukuman karna telah memasuki sarangku tanpa izin!" Amuk ular itu membuka lebar mulutnya.


"Hei bodoh! Apakah kau tidak heran kenapa aku bisa bicara denganmu?" tanya Mirai mencari cara agar ia tak di lahap hewan buas itu.


"Eehh!" Mulut yang telah ia buka seketika di tutup kembali. Ia mulai menatap Mirai intrents dan terdiam di hadapan Mirai.


"Aku bisa mendengarkan isi hatimu... Apakah kau tidak merasa heran padaku?" Tanya Mirai. Ular itu sesaat terdiam "Siapa kau sebenarnya?"

__ADS_1


"Namaku Xin Mirai. Aku datang kemari bukan untuk mencari musuh!" tegas Mirai.


"Lalu apa tujuanmu... Apakah kau ingin mencuri telur telurku?" Tanya si ular.


"Sebelum aku jelaskan, perkenalkan dulu namamu"


"Aku adakah Hong Sim... Ular penghuni hutan ini... Aku hidup selama tuanku hidup" balas Hong Sim.


"Begitu ya. Lalu... Di mana tuanmu sekarang?"


'Tuanku sedang tidur panjang. Dia belum bisa bangun karna dia telah ke hilangan rohnya" balas Hong Sim.


"Ya. Seharusnya... Dia sudah mati. Tapi, aku sengaja mengawetkan jasadnya untuk menghormati beliau" Tampak menunduk ular itu kala menjelaskan terkait sang tuan pemiliknya.


"Lalu.. Bagai mana bisa, suaramu terdengar jelas olehku. Apakah itu adalah sebuah kebetulan?" tanya Mirai menatap Hong Sim.


Dengan wajah suram, si ular pum berkata "Seharusnya. Hanya tuanku yang bisa mendengarkan isi hatiku... Bahkan di antara kita tak pernah terjadi kontak batin" jelas Hong Sim.

__ADS_1


"...Di mana jasad tuanmu. Aku ingin lihat" Tanya Mirai.


Hong sim sedikit curiga "Untuk apa kamu bertanya...'


"Tentu saja, aku juga sedang mencari tubuh seseorang... Ada mahluk yang sangat merepotkan mengisi tubuhku. Dia sangat genit dan pengganggu. Aku tak suka dia tinggal dalam tubuhku terlalu lama" cerocos Mirai dengan suara yang garang.


"Benarkah? Merepotkan sekali... Mahluk itu" Balas Hong Sim.


"Jika begitu. Ayo tunjukan!" Pinta Mirai.


Hong Sim sedikit waspada, ia mencari sekeliling, setelah di rasa aman. Ia pun lekas memecah satu telur raksasa miliknya "Trak!"


Setelah telur itu retak, sebongkah peti mati mulai keluar... Mirai perhatikan peti mati kaca yang telah terlumuri putih telur Hong Sim "Biarkan aku yang membersihkannya" jelas Mirai.


Ia mulai membuka botol penyimpanannya lalu menasukan beberapa lendir itu di dalam botol tersebut. Setelah di bersihkan barulah Mirai lihat dengan jelas mahluk apa yang ada dalam peti mati itu.


Netaranya sungguh di kejutkan oleh sosok pria tampan yang terlelap dengan nyaman "Siapa dia?" Tanya Mirai menatap Hong sim.

__ADS_1


"Dialah tuanku... Dialah yang seharunya mendengar isi kepalaku juga suaraku. Melihat kamu aku jadi sedikit bingung... Apakah kau adalah calon pemilikku? Karna kita jelas jelas memiliki kontak batin binatang kontrak?" tanya Hong sim. Mirai pun tentu saja di buat bingung oleh hal itu...


"Tuan? Yang benar saja. Jika aku mengikat kontrak denganmu. Ruang seperti apa yang mampu menampung bobot tubuhmu yang raksasa itu. Dan jika kau bertemu dengan Xigua... Kau pasti akan melahapnya" umpat Mirai cengengesan.


__ADS_2