Putri Mahkota terkuat sejagad

Putri Mahkota terkuat sejagad
Sang penakluk


__ADS_3

***


"Ku mohon! Jadikanlah aku sebagai bast spirit peliharaan mu. Aku akan sangat berguna dan dapat di percaya" pinta sang bast spirit menunduk di hadapan Mirai.


"Apa maksudmu" Mirai membelalak.


"Aku ingin menjadi milikmu... Master" Tambah sang Bast spirit itu.


Bagai mana bisa aku mengikat kontrak dengan binatang besar ini. Aku adalah seorang putri mahkota... Dan jika aku memelihara hewan raksasa seperti ini. Apa kata pihak istana nantinya... Aku tak mau mahluk ini di buru pihak kerajaan dan jadi bulan bulanan para prajurit. Dan alhasil dia akan terluka. Bathin Mirai.


"Master. Jangan pikirkan tentang rumah ku... Aku bisa tinggal di dalam kantung penyimpananmu. Atau panggil aku jika kamu membutuhkan bantuanku" Tegas Sang harimau berusaha menyakinkan Mirai untuk menjadi tuannya.


"Tidak. Aku tidak berminta memelihara atau membuat kontrak denganmu. Maafkan aku"Balas Mirai. Sang harimau sungguh kecewa akan jawaban dari Mirai.


"Kenapa master? Apa alasanmu menolakku" tanya sang bast spirit masih enggan menyerah.


"Pertama, kau sangat besar dan perlu banyak ruang penyimpanan untukmu..."


"Tapi aku bisa tinggal di dalam kantung penyimpanan serba guna milikmu master" Elak sang harimau berusaha meyakinkan Mirai.


"Hal yang kedua, aku adalah seorang tabib... Jika aku mengobati pasien ku dengan membawamu. Yang ada pasienku mati semua karna syok dan gagal jantung... Aku tak mau hal itu terjadi" Tegas Mirai berusaha membuat harimau itu pasrah.


"Jika tubuhku sangat menakutkan, aku bisa beribah menjadi seorang wanita kecil" Sang Harimau sampai berubah wujudnya menjadi seorang yang ia katakan tadi.


"Itu juga tidak membantuku. Hal yang ke tiga... Di istana Ming, tak ada satu pun orang yang memiliki ke ahlian spiritual, jadi jika aku mengadopsimu... yang ada malah akan menimbulkan fitnah. Dan akan banyak orang yang berkata bahwa aku adalah seorang penyihir, hal itu bisa saja terjadi dan membuatku kerepotan, dan sebelum terjadi aku harus waspadainya terlebih dahulu"

__ADS_1


"Master. Tolonglah aku... Sudah 1000 tahun lamanya aku hidup di hutan ini tanpa gairah hidup. Saat pertama kali nya aku bertemu denganmu... Hatiku sudah berdegup kencang, kau cocok dan sangat cocok untuk menjadi tuanku... Ku mohon padamu master. Tolong terimalah aku" Pinta sang Harimau itu bersimpuh di hadapan Mirai seraya menangis sesegukan.


Mendengar hal itu, hati mirai pun ternyuh... Mirai menarik napas panjangnya lalu bekata "Bangunlah... Aku akan menerimamu sebagai Bast Spirit milikku" Ucap Mirai. Mendengar kalimat itu membuat sang Harimau senang. Ia lekas bangu lalu memeluk Mirai, nampaknya harimau itu memiliki level tinggi yakni level 9. Sabab ia bisa mengubah dirinya menjadi manusia biasa tanpa aura pelatihan apapun.


"Sudah sudah. Yang aku bingungkan adalah, bagai mana caraku mengikatmu menjadi binatang kontrak milikku" Cerocos Mirai berkomentar.


Saat sedang berfikir bagai mana cara mengikat kontram dengan sang Harimau putih berloreng biru itu, Tiba tiba Moo Shan Shan turun dari langit dan mendarat tepat di hadapan Mirai yang terlihat berwajah kusut itu.


"Ahem! Nampaknya kau membutuhkan bantuanku" Ucap Moo Shan Shan menawarkan diri.


Mirai menaikan bola matanya ke langit lalu menatap Moo Shan Shan yang kala itu berdiri tepat di hadapan Mirai "Ada apa? Kenapa tatapanmu menyeramkan begitu?" tanya Moo Shan Shan tak enak hati.


"Kau itu sebenarnya apa? Apakah kau termasuk pada jenis siluman burung hantu?" tanya Mirai memandang lurus dengan tatapan yang datar ke arah Moo Shan Shan.


"Jika tak ada hal penting, pergilah. Aku muak melihatmu" Umpat Mirai membuang wajahnya.


"Aku tidak akan pergi, kau bilang bahwa kau ingin mengikat kontrak dengan bast spirit inikan! Maka aku akan membantumu..." tegas Moo Shan Shan mulai membuka sebuah segel dan berkutat dengan kedua telapak tangannya. Mulutnya kumat kamit seraya menggebrak dataran dan kemudian muncullah cahaya bulat bergambar tulisan tulisan aneh. Mirai sama sekali tak paham akan tulisan itu. Lalu Moo Shan Shan menarik tangan kanan Mirai secara paksa hingga Mirai terduduk seketika itu. Telapak tangan Mirai dan telapak tangan Moo Shan Shan menapati segel tersebut. Kuku Moo Shan Shan yang tajam itu rupanya telah berhasil melukai jari telunjuk Mirai. Hingga darah pun menetes di tengah tengah segel yang di buat Moo Shan shan.


POWWW! Cayaha kian menderang dan membuat Mirai dan Bast spiritnya menyatu dalam satu hati dan satu detakan jantung.


PATSSS! Cahaya kian redup dan akhirnya seketika itu padam. Suasana ruang dan waktu kembali.l kesemula... Kini, Mirai dan Harimau putih itu telah terikat kontrak...


"Kalian sudah menjadi satu... Kontrak Bast spiritmu telah sukes... Mulai saat ini dan seterusnya, Bast spirit mu adalah sebagian dari nyawamu. Jika kau mati, maka kontrak mu dan Bast spirit mu tak akan berakhir. Sebab ia pun akan mati, setalah napas meninggalkan raga hingga rohpun terlepas" Tegas Moo Shan Shan.


Mirai sungguh terkejut, pasalnya perjanjian kontrak bast spirit itu berlangsung sangat singkat. Namun efeknya hingga sehidup semati...

__ADS_1


"Uhuk!!" Mirai muntah darah, nampaknya luka robekan yang dalam di perutnya mulai tarasa nyeri bukan kepalang.


"Uhuk! Uhuk!" Sang harimau yang kala itu merubah sosoknya menjadi manusia, pun itu terbatuk... Dan memuntahkan beberapa darah. Mirai tumbang ke tanah yang di tumpuki dedaunan kering itu dan sang bast spirit itu pun melakukan hal yang sama... Dan sang Bast Spirit itu pun kembali ke asalnya...


"Kau baik baik saja?" tanya Moo Shan Shan menepuk pundak Mirai dan memastikannya.


"Sial! Sakit sekali!" Bentak Mirai pada dirinya sendiri. Mirai pun membuka cengkraman tangan yang ia tekan di perutnya. Lantas saja terasa sangat sakit, sebab luka robekan di perutnya sangat dalam, untung saja usus Mirai tidak terburai.


"Kau baik baik saja?" tanya Moo Shan Shan.


"Tentu aku tidak baik baik saja. Lihatlah... Aku sedang sekarat" Mirai berusaha tetap sadar, ia segera merogoh kantung penyimpanannya dan mengambil dua butir pil energi dan pil pembeku aliran darah.


"Tolong bantu aku memotong benang jika aku memintanya" tegas Mirai. Moo Shan Shan pun mengangguk seraya terasa heran, hingga ia mengerutkan dahinya.


"Apa yang akan kau lakukan?" Tanya Moo Shan Shan curiga.


Nampaknya Mirai sungguh nekad, ia menaburi lukanya dengan air larutan garam hingga ia menjerit "Aaahhhhhh! Sakitnya, Sial..." Cerocosnya seraya mengusap sisa darah di perutnya. Ada 4 cakaran di perut Mirai dan itu cukup dalam. Mirai sungguh gila, ia menjahit luka robekan itu satu persatu dengan tangannya menggunakan jarum bedah dan benang sintetis buatannya. Ia mengait daging nya yang mengaga itu oleh jarum bedah buatannya sendiri. Moo Shan Shan meringis ke ngiluan.


Mirai menyatukan luka mengaga itu, lalu menarik benang tersebut dan menali simpulkan nya "Potong!" Pinta Mirai menarik luka yang telah di jahit itu agar benang tersebut menyatukan dagingnya dengan baik "Potong" Pinta Mirai lagi dan lagi. Moo Shan Shan di buat ngeri oleh kelakuan Psycopath Mirai kala menjahit tubuhnya sendiri.


"Akhirnya... Haha haha... Lukaku sudah tertutup" ia tertawa bodoh.


Sedangkan peluh bercucuran di kening Moo Shan Shan, bahkan tangan Moo Shan Shan gemetaran "G-gila... Wanita yang gila..."


"Coba ku hitung, Satu.. Dua... Tiga... Dua puluh! Rupanya ada dua puluh jahitan di perutku... Celaka, jika sampai putra mahkota naik tahta. Maka aku akan di depak dari istana" Bathin Mirai menggumam.

__ADS_1


__ADS_2