Putri Mahkota terkuat sejagad

Putri Mahkota terkuat sejagad
9 Nyawa


__ADS_3

***


Mirai memang tenggelam, ia pingsan setelah tercebur. Tapi, entah kenapa nasib mujur membawanya kembali pada sebuah kehidupan. Saat ia benar benar tenggelam dan menutup matanya, sebuah cahaya yang bersinar seperti kilatan petir mulai menyambar tubuhnya yang sudah tak berdaya itu.


DEG!!! Tubuhnya tiba tiba bergetar dan gelembung udara dari mulutnya mulai keluar. Seketika itu, Mata Mirai mulai terbuka dan ia pun membelalak kan mata tersebut lebar lebar "Ahhhkkk!" ia tampak ke habisan napas hingga berenang mencari permukaan. Ia berusaha untuk menjangkau cahaya mentari di atas permukaan air.


Padahal Mirai atau pun Hyr-in mereka sama sama tidak bisa berenang. Tapi, kali ini... dewa seakan memberkatinya hingga Mirai pun mulai kembali memunculkan wajahnya ke permukaan.


BYUURRR!!! "Hosh! Hosh! Hosh!!" Ia sangat terengah engah karna kehabisan napas. Iapun berusaha mengisi penuh paru parunya dengan udara segar. Nyatanya di dalam air rasanya memang sangat sesak dan dingi.


Ia merapihkan rambutnya yang kala itu menghalangi pandangannya. Kemudian ia oun mengusap wajahnya dan memutar bola matanya 360°. Seketika itu Mirai terbelalak "Apa??" Tak pernah di sangka sebelumnya.


Ia malah tersadar di dalam bak mandi para pria tampan yang tengah telanjang dada. Para pria itu kaget hingga tak berkutik kala Mirai tiba tiba ada di kolam itu dan muncul secara tiba tiba begitu saja.


Padahal tak ada lubang pusaran air di sana. Tapi ke ajaiban malah membawa Mirai ke sana. Mau bagai mana pun Mirai adalah wanita normal pada umumnya. Hingga saat ia menatap dada telanjang para pria tampan itu, hidungnya mulai mengeluarkan darah "Croot!" Darah itu mungsrat dan tak bisa ia tutupi.


"A-Apa! Ada pengutil!" Teriak pangeran terbungsu di kerajaan itu. Ia adalah pangeran yang paling dekat dengan Mirai.


"Kakak! Ada pengutil di pemandian para pangeran!!" Pekik Pria di depan Mirai.


Mirai sangat panik, ia mengabaikan darah yang mengalir deras dari hidungnya... Kini ia fokus pada pangeran di depannya lalu menarik Salah pangeran itu dan membungkam mulutnya.


"Diam!' Pinta Mirai. Pria itu membelalakan matanya lebar lebar dan berontak.

__ADS_1


"Tolong ada pengutil di pemandian para pangeran!" Teriak pangeran itu berontak. Padahal Mirai sudah membungkam mulutnya...


Seketika ke enam saudaranya mulai menghampiri Mirai dan menatap wajah Mirai sekasama "Hei! Kau adalah pengutil? Dari mana kau datang!" Bentak Pangeran pertama menutupi tubunya.


Namun, nampaknya pangeran Fu Rou dari kerajaan Ming pun ada di sana... "Hei... Bukannya kau adalah putra mahkota dari kerajaan Ming! Ada apa tiba tiba sampai di istana Hong! Kau bahkan tiba tiba ada di sini" Tunjuk pangeran Fu Rou.


Kemudian pria tampan lainnya mulai menghampiri Mirai bersama seutas jaring di tangan mereka.


"Kami tak mengerti kenapa kau bisa ada di sana, tapi kau harus mendapatkan hukuman!" Pekik pangeran ke dua... Sadar dengan ancaman... Mirai ketakutan karna ia tak mau tertangkap begitu saja.


Sial... Kenapa dewa malah mengirimku ke mari... Bathin Mirai berkecamuk. Mirai pun mulai mundur beberapa langkah kebelakang...


"Astaga! Dia harus bertanggung jawab. Dia telah melihat tubuh kita secara telanjang! Dan kita tak bisa terkena sangksi kerajaan! Apakah dia harus menikahi kita bertujuh!" Pekik Pria yang telah Mirai bugkam tadi.


Mirai mencari celah untuk kabur... Ia terus mundur beberapa langkah lagi ke belakang hingga ia terpeleset dan tercebur. Ia tenggengelam kembali ke dasar kolam


"Cepat cari. Jika raja sampai tahu bahwa ada wanita yang melihat kita dalam keadaan telanjang. Dia pasti akan memenggal kepala wanita itu!" Jelas salah satu pangeran yang ada di sana.


Para pangeran itu masih berkutat mencari Mirai hingga mereka menyelam ke dasar kolam pemandian hangat itu. Tapi Mirai seakan memiliki Magic hingga mereka tak menemukan Mirai di manapun.


"Ini aneh. Ku pikir wanita tadi bukanlah manusia" Jelas salah satu pangeran tersebut.


"Apakah dia adalah manusia ikan? Tapi cerita itukan hanya dongeng" Ujar Pangeran ke dua.

__ADS_1


"Mana mungkin adik... hal seperti itu tak ada di dunia nyata" bantak pangeran ke lima.


"Ini aneh... Putri Hyr-In? Kenapa dia tiba tiba ada di istana Hong. Jelas jelas dia baru saja kembali dari kematiannya? Apakah wanita ini adalah dua orang yang berbeda. Benar juga... Bisa saja dia hanyalah wanita yang sedikit mirip dengan putri mahkota Hyr In" Bahin pangeran Fu Rou. Pangeran Fu Rou mendapatkan mandat dari Kaisar untuk datang ke kerajaan Hong bersama dengan putra mahkota.


Namun putra mahkota memiliki ke sibukan lain, hingga setelah datang ke kerajaan itu. Putra mahkota malah pergi bersama rombongannya untuk melihat lihat situasi kota Hong dan membeli beberapa barang yang ia inginkan.


Kasihan sekali para pangeran itu di buat panik oleh Mirai, tampak nya mereka sibuk berkutat di kolam pemandian tersebut mencari ke beradaan wanita misterius itu.


Hingga kemudian raja pun datang ke area pemandian para pangeran "Kaishar datang menemui para pangeran" teriak Kasim memperingatkan para pangeran untuk hormat padanya.


"Hormat pada Kaisar, hamba menghadap yang Mulia" ke tujuh pria tampan itu seakan membungkuk patuh di depan raja tersebut.


Raja heran pada para pangeran yang berendam begitu lama sekali "Ada apa dengan kalian. Kita akan kedatangan tamu dari kerajaan Ming. Tapi apa yang kalian lakukan di pemandian? Kalian sangat kekanak kananakan, masa berendam saja malah main air... Bagai mana kalian bisa mengemban tugas negara kelak?" tegas Kaishar Hong.


"Maafkan kami. Kami mengaku salah yang mulia" Ujar para pangeran itu.


"Baiklah lekas berbenah. Kalian harus pergi ke desa dan catat apa yang mereka butuhkan, kalian tidak boleh bertatanan rapih. Cukup sedikit uang dan perbanyaklah penyamaran" Jelas Kaisar Hong.


Para pangeran pun menunduk patuh "Baik yang mulia. Akan kami lakukan sebaik mungkin" Jawab ke tujuh pangeran itu.


Kaisar mulai membalikan tubuhnya menuju ke pintu keluar, namun pandagannya malah tergoda oleh sebuah selendang yang mengapung di kolam itu "Tunggu! Apakah aku salah lihat saja" Bisiknya. Kaisar Hong mulai berbalik ke arah ke tujuh putranya dan menunjuk selendang Mirai yang tertinggal "Apa itu? Selendang warna pink? Siapa yang membawa wanita ke kolam?" tanya Kaisar murka.


Para pangeran pun dalam masalah besar, mereka menatap selendang itu dan meracau "Gawat!" dalam hati mereka.

__ADS_1


Akhirnya raja menurunkan hukuman untuk ke tujuh pangeran itu dengan menyuruh mereka menulis permintaan maaf sebanyak 5000 kata dan mencari pemilik selendang tersebut.


"Ini semua gara gara wanita aneh dan misterius itu!! Akan ku balas dia jika aku menemukannya!' Umpat pangeran Lyin, nampaknya pangeran Lyin sangat marah besar pada Mirai.


__ADS_2