Putri Mahkota terkuat sejagad

Putri Mahkota terkuat sejagad
Kemenangan yang mutlak 2


__ADS_3

***


Ling Long berkutat dengan sekuat tenaganya demi memenangkan kompetisi tersebut. Ia harus berjuang mati matian di kompetisi tersebut, Bahkan Ling Long harus tega melawan Mirai, meski itu dilakukan dengan cara yang curang.


Whuuussshhh! Bahan Bahan telah di masukan ke dalam tungku api tersebut dengan tenaga dalamnya hingga bahan bahan herbal tersebut tampak melayang di udara.


Truk! Tutup tungku pun lekas di arahkan ke tungku tersebut. Energi Ling Long mengalir cukup deras dan teratur hingga hasil pil pun akan terasa luar biasa.


Saat ia sedang berkutat sekuat tenaganya...,tiba tiba perhatiannya mulai terganggu di awal pertandingan yang baru saja di mulai...


"Kakak!!" Suara seruan itu membuat Ling Long termenung sesaat... Nampaknya, ketiga adik Ling Long yang baru saja datang bersama Mio pun menyeru sang kakak "Kakak!!" Pekik adik adik Ling Long di kejauhan.


Deg!! Ling Long di buat tak percaya dengan suara indah yang selalu ia rindukan itu, Ia pun paksakan diri untuk menoleh pelan ke arah tribun penonton. Netra Ling Long di buat menelisik bahkan menyapu seluruh area Tribun penonton itu...


Apakah hanya pikiranku saja? Bathin Ling Long menggumam.


"Kakak! Kami di sini" Ulang adik adik Ling Long melambaikan tangannya.


Seketika Ling Long netra Ling Long terkunci lalu di buat membelalak bukan kepalang kala menatap adik adiknya di kejauhan.


Ini tidak mungkin? Benarkah itu adik adik ku! Liu? Qiang Qiang? Ling Ling... Ia menatap dengan pandangan berbinar dan berkaca kaca.


Mirai tersenyum melihat Exspresi Ling Long yang mulai penuh haru itu bahagia itu.


"Mereka benar benar nyata Ling Long. Adik adikmu telah kembali" Ujar Mirai menyakinkan perasaan Ling Long yang kacau itu.


Ling Long abaikan kalimat Mirai, nyatanya saat ini netrnya di penuhi tumpukan bulir basah yang menggunduk di pelupuk matanya.


"...Benarkah? Itu mereka?" Tanya Ling Long melepas topi caping yang selama ini menutupi identitasnya.


Mirai sedikit terkejut kala Ling Long melempar topi capinya dan lekas melangkah pelan menjauhi tungku api itu...


Sang panitia di buat kaget "Ohh... Ada apa? Peserta kita tampaknya sedang tidak fokus. Ia menatap area tribun penonton?" Pekik panitia. Ling Long tak sadar jika ia telah melakukan ke salahan.


Mirai memang ikut senang, namun ia tak bisa melepaskan tungkunya dan terus mengalirkan energinya ke tungku itu.


"Kakak!!"

__ADS_1


"Kakak!!" adik adiknya terus mengulang seruan indah itu.


Kalimat yang datang silih beriringan itu membuat Ling Ling yakin jika itu adalah adik adiknya.


Xue Jing marah dan berdiri di bangku VVIP "Hei Ling Long!! Jangan abaikan pertandingannya! Tinggal selangkah lagi kau akan memenangkan pertandingan ini!" Teriak Xue Jing di memperingatkan Ling Long.


Ling Long tak menggubris Xue Jing sekarang, wanita cantik yang selalu bersembunyi di balik topi caping itu tak mengidahkan teriakan Xue Jing, hingga ia pun meninggalkan tungku apinya dan lekas melompat seakan terbang di udara untuk menjangkau adik adiknya.


"Ling Long! Kau akan di diskualifikasi jika kau melakukan itu!!" Amuk Xue Jing meneriaki Linglong berulang ulang.


"Owwhh! Apa yang terjadi!! Salah satu peserta kita telah melakukan pelanggaran besar dengan keluar dari arena peleburan!' Pekik panitia kompetisi.


"Adik adikku!!" Pekik Ling Long mendarat tepat di tribun penonton dan lekas memeluk ke tiga adiknya, "Kakak! Kami kangen sama kakak!" balas adik adiknya menangis haru.


Ling Long sangat sayang pada adik adiknya... Mereka melepas rindus satu sama lain


"Dasar! Lebay!" umpat Xue Jing membuang ludah dan menetap jijik...


Ling Long berlaku demikian karna ia sangat kangen pada mereka, sebab sudah hampir tiga bulan lebih mereka di skap Xue Jing. Bahkan Xue Jing memanfaatkan Ling Long untuk mau menjadi pengikutnya.


Di kejauhan ia sungguh marah ketika melihat Ling Long memeluk adik adiknya dan enggan mengikuti kompetisi.


Mirai yang menyimak di kejauhan pun mulai menerbitkan tersenyum senang, sebab hari itu Mirai baru tahu jika Ling Long sangatlah cantik, lantas apa yang membuat Ling Long menyembunyikan identitasnya dari publik.


"Sial! Wanita miskin itu sudah tak di perlukan lagi... Keterlaluan!" Xue Jing yang menyaksikan pertandingan pun mulai bangkit dari duduknya dan lekas meninggalkan tribun...


"Heh. Sebaiknya aku pergi!" Bisiknya bersama para baodyguardnya. Namun, baru saja ia berdiri... Beberapa pihak berwenang yang di tugaskan penguasa kota untuk menangkap Xue Jing pun berhambur mengelilingi Xue Jing "Siapa kalian!" Respon Xue Jing tak senang.


"Kami adalah para penyidik, kami di tugaskan untuk membawa anda pergi ke ruang introgasi..."


"Apa maksud kalian. Aku tidak mau!" Xue Jing lekas menerobos penjagaan para pria bertubuh kekar itu.


"Bawa Dian!!" Pinta kepala penyidik dan kepala ke aamnan kota.


"Tidak lepaskan aku!" Xue Jing berontak kala di tangkap.


"Tolong lepaskan nona kami!" Bela para bodyguard Xue Jing. Pihak berwajibpun ikut menyeret para bodyguard tersebut ke pos keamanan.

__ADS_1


Xue Jing telah menerima batunya, ia di laporkan sebagai pelaku pembuat laporan palsu dan pencemaran nama baik. Lalu kasus penculikan dan pemaksaan terhadap hak asasi manusia lalu memperlakukannya semena mena. Hingga ia pun akan di sangksi dengan hukuman yang sangat berat, dan lagi Xue Jing sama sekali tak bisa berbohong. Sebab, mulutnya tinggal dua kali melalukan ke bohongan dan ia pun akan mati.


"Xin Mirai aku akan membalasmu!!" Teriak Xue Jing.


Mirai yang masih di arena dan menyelesaikan pertandingannya mulai di nobatkan menjadi pemenang kompetisi tersebut...


Setelah Ling Long melakukan pelanggaran. Ia pun di diskualifikasi dari pertandingan hingga keluarlah pemenang baru yang mutlak di kota layaras.


Moo Shan Shan bahkan menggelengkan kepalanya "Ini adalah pertandingan yang konyol..." tawa Moo Shan Shan tak habis pkir pada wanita alkemis itu.


Dalam empat kali pertandingan Mirai hanya melakukan satu kali pertarungan seimbang dengan lawannya yang bernama Sachi. Sementara dengan Ling Long ia malah mengabaikannya dan menang begitu saja...


Waaaaaa! Waaaa! Sorak para penonton... Mirai yang telah selesai membuat pil tingkat tinggi pun mulai berdiri di podioum.


Beberapa panitia lekas memberinya hormat dan menjabat tangan Mirai. Lalu mereka pun mengalungkan rangkaian bunga indahnya di leher sang juara.


"Mirai Mirai! Mirai mirai!" Sorak sorai bergembira para pendukungnya. Mirai masih menatap Mio yang terus menjelaskan terkait adik adik Ling Long. Tak lama setelah Mio menjelaskan, Ling Long lekas menghampiri Mio lalu memeluknya. Mio senang karna ia punya teman baru... Setelah Ling Long memeluk Mirai. Ia pun lekas menghampiri Mirai yang baru turun dari panggung podium pemenang.


"Ling Long' Sapa Mirai.


"Maafkan aku..." Ling Long menunduk di hadapan Mirai. Mirai tersenyum dan lekas menyambutnya dengan pelukan hangat "Kau berhak menerima kebahagiaan dalam hidupmu!" bisik Mirai. Seketika membuat Ling Long malu...


"Bisakah aku menjadi sahabatmu?" tanya Ling Long kala melepas pelukan Mirai.


"Jangan sungkan... Sejak awal aku sudah menganggapmu sebagai teman..." balas Mirai di susul senyuman tipis yang tulus.


"Terimakasih karna telah menyelamatkan aduk adikku juga telah memaafkan segala ke salahku..."


"Tak apa... Kesalahan adalah hal yang biasa bagi manusia. Kau tahu... Bahkan aku sendiri pun kerap kali melakukan hal yang seprti itu"


"Kau memang orang yang baik. Kesalahan besar dariku karna telah membuatmu kerepotan. Sekali lagi... Maafkan aku"


Ling Long dan Mirai kini berteman, satu propesi yang sama membuat mereka saling memahami satu sama lain...


Akhirnya kompetisi pun di tutup dengan kemenangan yang mutlak... Mirai berhasil menggondol hadiah beharga kota layaras dan mendapat gelar tabib penyembuhan tingkat dewa.


Babak akhir acara tersebut berlangsung sangat hikmat... Masalah berat itu telah di selesaikan satu persatu oleh tangan ramping alkemis itu... Lalu Bagai mana Mirai bisa menyelesaikan tentang gelarnya sebagai wakil penguasa... Mari simak di capter berikutnya...

__ADS_1


__ADS_2