Putri Mahkota terkuat sejagad

Putri Mahkota terkuat sejagad
Aura yang sama 2


__ADS_3

***


Di dalam gua lainnya "Xigua! Kemana Kakakku pergi? Sudah begitu lama tapi dia tak kunjung kembali?" Tanya Mio panik.


"Eeh... Jangan terburu buru mencarinya. Kita tunggu saja beberapa saat lagi" Nampaknya Xigua mengantuk karna ia telah makan dengan kenyang.


Tapi hati Mio sungguh resah dan cemas hingga ia tak mau diam dan cenderung bawal "Xigua. Jangan tidur... Ayo bangun. Kita cari Kakakku!" Pinta Mio menggoyang goyangkan tubuh Xigua.


"Aahh sebentar lagi, Zzzzzhhh!" Malah dengkuran yang begitu keras yang terdengar dari tubuh Gemoy itu.


"Uuuh! Menyebalkan! Kenapa juga Xigua malah tiduran. Lalu apa yang harus aku lakukan?" Gumam Mio tak tenang. Ia mulai duduh di sebelah Xigua yang kala itu sibuk bermimpi indah tentang menangkap kupu kupu.


Mio duduk di antara kaki dan tangan Xigua yang kala itu tidur meringkuk. Terasa nyaman dan hangat bisiknya. Ia pun ikut menyender dan tanpa sadar, ia pun telah menyelam ke alam mimpinya... Akhirnya, Niat untuk mencari Mirai pun sirna tergerus oleh rasa kantuk yang luar biasa beratnya.


Bagai mana mereka tak merasa kantuk, setelah kenyang makan, gua dingin itu membuay keduanya hingga lelah dan penat pun bertumpuk di pundak mereka hingga mereka pun tumbang dan terlelap.


***


"Dia adalah tuanku..."


"Cih. Tuanmu sangat tampan" Balas Mirai menyungingkan bibirnya.


"Apakah kau sudah cukup menatap tuanku yang tampan itu?" Tanya Hong Sim.


"Ya. Sekarang coba buka..." Pinta Mirai.


"Kenapa kau ingin membukanya?"


"Biarkan aku tahu tanpa banyak bicara. Kau membuat ku pusing... Pertanyaan mu membuatku sakit kepala" Mirai sungguh resah dengan rasa curiga Hong Sim padanya.


"Heh. Maaf tapi aku tak mau membuat jasad tuanku terlecehkan" Ia sungguh bersikeras menyembunyikan jasad itu dalam kotak tertutup tersebut.

__ADS_1


"Ck. Ck. Ck. Hong Sim... Dengar, aku sedang mencari jasad seseorang untuk mengembalikan rohnya. Jika dia adalah jasad yang cocok... Maka aku akan berterimakasih padamu. Jadi Hong Sim... Cepatlah buka kotak itu. Karna aku sangat tersiksa dengan mahluk genit di dalam tubuhku ini! kau paham?" Mirai membentak Hong Sim. Tapi Hong Sim sama sekali tak bisa di ajak kompromi. Ia terus saja mengabaikkan permintaan Mirai.


"Baiklah... Aku akan pergi. Akan ku beritahukan pada Tetua Moo Shan Shan juga Xing Yue. Jika jasad Shu Feng ada di sini!" Tegas Mirai mulai melangkah ke luar.


"Apa!! Kau kenal mereka berdua?" tanya Hong Sim melata ke arah Mirai dan menghentikan langkahnya.


"Benarkan? Jasad itu adalah Shu Feng?" Mirai menatap mantap ke arah Hong Sim.


Sebuah anggukan pun mulai terlihat dari kepala ular itu "Sekarang buka kan kotak itu, aku akan mengeluarka mahluk ini dari tubuhku!" Pinta Mirai.


"Baiklah. Jika kau sungguh sungguh akan menghidupkan tuanku. Maka aku akan membantumu membuka kan segelnya" tegas Hong Sim.


Hong Sim mulai memfokuskan energi dalam tubuhnya. Ia pun merubah dirinya menjadi sosok manusia.


CRIIINGGG!! Cahaya menyilaukan mata mulai terjadi kala tubuh Hing Sim yang besar itu merspon sebuah energi yang luar biasa. Mungkin ular itu memiliki level bast spirit tingkat tinggi, sampai sampai cara berubah wujudnya berbeda dengan Xigua.


Whusssshhh! Cahaya itu mulai meredup- redup dan lebih redup lagi. Kemudian sesosok bayangan pun muncul di antara cahaya yang redup itu. Netra Mirai di buat membulat oleh sosok wanita cantik bah dewi surgawi. Seseorang itu menghampiri Mirai dan menyapanya "Aku akan membuka kan segel ini untukmu' Ucap Hong Sim. Untung Mirai adalah wanita, jika dia laki laki maka dia akan sangat tergoda oleh perubahan wujud ular itu.



Poooowwwhhh! Sebuah segel mulai terbentuk di bawah kaki Hong Sim berdiameter kecil, lalu membesar dan terus melebar hingga peti mati itu ada di tengah tengah bayangan fortal bercahayakan warna warni. Berbagai tulisan romawi kuno tertera di antara lingkaran itu lalu satu persatu masuk ke dalam lubang kunci yang ada di peti itu.


Whuuuussshhh!


Setelah seluruh tulisan masuk, angin kencang pun mulai menyapu area tersebut. Mirai sampai sampai ke sulitan melihat ke arah depan...


Seakan ada ****** beliung yang menerkam kotak tersebut. BATS! Akhirnya, karna timpaan angin yang sangat tinggi dan menggoncang. Peti mati itu pun lekas terbuka...


"Selesai..." Bisik Hong Sim mendekati peti mati itu dan memperhatikan tuannya dengan seksama.


"Lihat dia... Betapa indahnya jika di pandang secara langsung bukan" Tanya Hong Sim pada Mirai.

__ADS_1


Mirai pun melangkah menghampiri Jasad Shu Feng... Ia pun menatap dengan seksama jasad itu dari dekat... Dan setelah melihat secara langsung, sesuatu pun terjadi.


DEG DEG! "Akh!' Pekik Mirai tiba tiba menekuk tanah dan memegangi dada kirinya yang nyeri.


"Ada apa denganmu?" Hong Sim panik.


"Ja-jantungku. Sakit..." Bisik Mirai kesulitan bernapas.


"Berdirilah. Aku akan menetralkan energi dalam tubuhmu. Kekuatan tuanku sangatlah tinggi... Jika tubuhmu di gunakan sebagai wadah penampungan sementaranya. Kemungkinan selamat hanya sedikit untukmu" Jelas Hong Sim.


"Apa aku akan mati setelah Shu Feng keluar?"


"Ku pikir begitu. Tapi... Aku akan berusaha sekuat tenaga agar kau bisa selamat"


"Hehehe... Astaga, Shu Feng kau sungguh merepotkan sekali. Lihat saja, jika aku sampai mati. Maka aku akan senantiasa menunggu ke datanganmu di neraka!" Amuk Mirai.


"Bersiaplah!" Pinta Hong Sim. Ia mulai berkutat dengan gerakan jemarinya, nampaknya ia sedang membuka kan sebuah segel untuk mengeluarkan Roh Shu Feng dari dalam tubuh Mirai.


Plak!! kedua telapak tangan Hong Sim di tepuk ke punggung Mirai "Uhuk!" Seketika darah di mulutnya berhambur keluar membasahi pakaian Shu Feng yang kala itu begitu bersih dan lembut.


Wuuuussshh! Energi yang di alirkan Hong sim ke tubuh Mirai sangat panas dan membuat Mirai tak tahan. Ia pun mulai menjatuhkan diri di tanah... Hong Sim terus saja menempelkan kedua telapak tangannya meski Mirai sudah tak tahan. Mirai pun menyender di peti mati itu dan meraih pakaian Shu Feng "Hei Bodoh! Cepat keluar dari tubuhku! Aku sudah tidak tahan! Aku belum mau mati! Kau dengar! UHUK! Begitu menderita kala mengeluarkan Shu Feng dari tubuh itu. Pantas saja tubuh Kaisar Qing tergolek lemas setelah roh itu keluar dari jasad tersebut.


Mirai makin lemas, kondisinya menurun drastis... Bola mata nyaris memutar ke atas hingga hanya terlihat putihnya saja.


Tapi tiba tiba, sebuah tangan lentik berbentuk roh hitam mulai keluar dari arah jantung Mirai, tangan itu menjulur kian panjang dan menyentuh tubuh aslinya.


Whussshhh! Seluruh roh Shu Feng Seakan tersedot ke dalam jasadnya. Sementara Mirai yang telah ke hilangan Roh Shu Feng malah tergeletak begitu saja bersimbah darah.


"Mirai! Pekik Hong Sim, tangan Hong Sim terlepas dari punggung Mirak dan ia segara menghampiri Mirai. Ia pun mengangkat tubuhnya dan memeluknya "Mirai bangun!" pekik Hong Sim menepuk nepuk kedua pipi Mirai.


Terlihat bekas luka menganga karna keluarnya Shu Feng dari tubuh Mirai, ada celah besar di antara dada nya hingga menembus ke jantung Mirai.

__ADS_1


Apakah Mirai mati?


__ADS_2