Putri Mahkota terkuat sejagad

Putri Mahkota terkuat sejagad
Di hadang


__ADS_3

GREEETTT!!! Bunyi gerbang langit gunung Xingliun terbuka. Pintu tinggi itu terbuka dengan perlahan setelah Mirai memasukan plakat yang terbuat dari besi belapis perak ke sebuah lubang batu yang di pahat.


Mirai dan kawan kawan mencercidkan matanya untuk menghindari cahaya yang menusuk hingga ke pupil matanya. Nampaknya di dalam sangatlah terang, hingga ketika pintu itu terbuka perlahan membuat cahaya seakan tumpah ke arah berlawanan dan menyirami langsung ke benak Mirai dan kawan kawan.


JRENG!!! Pintu terbuka dengan sempurna, setelah cahaya yang begitu menyilaukan mata itu berakhir. Suasana berbeda pun kian tampak menyuguhkan pandangan...


"Huaaaa!!" Mio terpukau kala gerbang tersebut telah terbuka lebar dan menampakan hal apa yang sebenarnya ada di dalam sekte tersebut. Mio lihat dengan jelas bahwa di dalam sekte tersebut sangatlah indah dan asri. Bunga bunga berwarna warni di hiasi beberapa lebah dan juga kupu kupu. Beragam serangga terlihat menghinggapi bunga bunga yang bermekaran "Indah sekali!" Mio tak sabaran ingin masuk ke dalam sekte tersebut. Ketika kakinya sampai di batasan antara luar dan dalam sekte tersebut.


SYUT! SYUT! Beberapa anak panah menyambut Mio. Mirai sigap mengacungkan satu persatu kakinya untuk menangkis anak panah itu.


BATS! Bats! Ou Tian Feyn pun waspada akan serangan tiba tiba itu hingga ia menarik pedang dari sarungnya lalu menghempas hempaskannya beberapa kali untuk mematahkan serangan panah tajam itu.


Pyang! Pyang! "Putri Mio! Bahaya! Larilah! Cari tempat yang aman!" pekik Mirai berkutat menangkis panahan itu dengan kakinya yang cepat dan lentur itu. Tuan muda tak ingin tinggal diam, ia pun menarik tangan Mio dan membawanya bersembunyi "Apa yang kau lakukan?" Pekik Mio marah.


"Sembunyilah di sini. Keadaannya sudah sangat membahayakan" Ujar Tuan muda.


"Apakah kau juga akan ikut bersembunyi?" tanya Mio.


"Tidak. Aku akan memberitahukan ke datanganku pada leluhur agung. Agar mereka tak menyerang kita..." Pekik Tuan muda lekas berlari ke belakang tubuh Ou Tian Fyen yang kala itu berkutat menangkis puluhan anak panah yang menghujani mereka.


"Bantu aku! Tolong jadilah prisai untukku!" pinta Tuan muda

__ADS_1


"Apa yang akan kau lakukan?"


"Aku akan membuka fortal kedatangan anggota keturunan Moo!" Balas Tuan muda. Tuan muda segera menarik kertas mantra berwarna kuning yang bertuliskan, Keturunan murni! Ia lekas mengigit jari telunjuknya lalu menuliskan nama nya dalam kertas tersebut.


Lalu ia terlihat berkutat dengan tangannya, ia mengibas jemari telunjuk nya ke kanan dan kekiri, lalu menghempaskan kertas mantra itu ke arah pembatas gerbang sekte Gunung Xingliun.


Whuuusssshhh! Kertas mantra terlempar tepat di tengah tengah pembatas antar luar dan dalam, kemudian POWWWW! Cahaya berwarna ke emasan pun tiba tiba terang benterang. Hingga membuat mata siapa pun terasa silau oleh cahaya tersebut. Mirai menggunakan sikut kanannya untuk menghalau cahaya silau itu...


"Cahaya apa itu..." Umpat Mio meneriaki Mirai agar ia bisa waspada.


Cahaya terang itu lambat laun meredup dan membuat Mirai berusaha kembali menyimak sekeliling "Aku berhasil!" Pekik tuan muda. Ia lekas berdiri lalu keluar dari balik punggung Ou Tian Feyn.


"Apa maksudmu" Ou Tian Feyn mengerutkan dahinya.


JRENG!! Nampaknya cahaya tersebut membawa beberapa tetua sekte tersebut ke arah pintu gerbang Sekte tersebut seakan menyambut Mirai dan kawan kawan.


Lima tetua sekte tersebut berdiri tegak di hadapan tuan muda dengan pakaian rapi bersih "Siapa kau!" tanya tetua sekte gunung Xingliun bernama Zhen Zhen.


"Hormat pada para tetua, hamba mohon ampun jika kedatangan hamba membuat anda semua terganggu" tuan muda bersimpuh di hadapan para tetua dan menghormat patuh.


"Heh. Sebelumnya kami tak pernah kedatangan tamu. Sebab, kami tidak sembarangan memilih murid untuk berlatih di gunung ini' Cerocos tetua Yin Yin.

__ADS_1


"Apa maksud ke datangan kalian ke gunung kramat ini. Jika kalian ingin menjadi murid kami, maka... Pulanglah, karna dari aura pelatihan kalian. Aku sama sekali tak merasakan kemampuan kultivasi yang cukup tinggi" tegas tetua Mu Young. Para tetua itu lekas mundur dari hadapan Mirai da kawan kawan. Nampaknya mereka akan kabur lalu memutup gerbang tersebut. Mirai geram dan lekas melangkah menghampiri para tetua itu dan melewati batasan suci antara luar dan dalam "Tunggu!" Pekik Mirai. Para tetua itu membelalakan lebar lebar matanya.


"Kami datang ke mari dengan penuh perjuangan. Bahkan kami mempertaruhkan nyawa kami hanya untuk sampai di sekte ini. Lalu apakah ini cara kalian menerima tamu jauh yang sudah susah payan sampai ke tempat konyol ini?" Mirai bicara nyerocos tanpa titik dan koma.


"Hei nona. Kau sungguh tidak sopan" Gumam tetua Yin Yin marah. Ia mengampiri Mirai, tapi tetua Zhen Zhen menghentikan langkah tetua Yin Yin "Tunggu adik. Lihatlah wanita ini... Dia bisa menembus prisai dinding penghalang yang telah kita buat secara sempurna itu" Ujar tetua Zhen Zhen tak percaya atas apa yang telah ia lihat itu.


"Hati hati, dari tatapan dan aura pelatihannya. Gadis ini bukanlah gadis biasa... dia bukan manusia yang berasal dari dunia kita" Ucap Tetua Chen Lyn.


"Heh. Bukan berasal dari dunia ini. Lalu apakah aku berasal dari neraka?" Mirai terkekeh.


Tetua Chen Lyn mendekat, tetua Chen Lyn memang bisa meramalkan dan membaca hati seseorang "Hebat sekali tempat mu berasal. Dia bisa berpindah lokasi hanya dengan menaiki sebongkah besi" Ucapnya terkejut. Mirai mengerutkan dahinya.


Apa maksud tua bangka ini adalah kendaraan? Bathin Mirai menggumam.


"Bahkan dia juga bisa bertelepathy hanya dengan sebatang kaca bercahaya, frekuensinya mencakup titik terluas. Wah wah... Menyeramkan, dia adalah penyihir kelas kakap. Bahkan aku bisa libat dengan jelas, kau juga memeliki kekuatan untuk membekukan makanan makanan yang ingin kau makan nantinya" Tetua Chen Lyn terpekik dan ketakutan oleh mata Mirai yang membawa masa lalu di mass modernnya.


Tetua Chen Lyn mundur beberapa langkah ke belakang dan terpeleset di pangkuan tetua tetua lainnya "Tetua Chen. Kamu baik baik saja?" tanya para tetua lain.


"Singkirkan dia. Aku sangat ketakutan... Ia memiliki sihir tingkat tinggi dan membahayakan umat manusia!' Cerocos Tetua Chen Lyn. Mendengar ocehan Tetua Chen Lyn membuat Mirai memiliki ide "Aku bisa menghancurkan sekte ini jika kalian tidak menyambut kami dengan baik. Kekuatan ku tidak terbatas hingga jika aku marah. Satu hentakan kaki ku sudah bisa memporak porandakan sekte ini!" tegas Mirai. Para tetua yang berilmu tinggi setingkat dewa pun seketika ketakutan.


Selama bertahun tahun, tetua Chen Lyn selalu benar dengan ramalannya. Hingga ketika ia tahu bahwa Mirai bukanlah manusia sembarangan dari mulut Chen Lyn, membuat para tetua patuh pada Mirai dan mau menyambut mereka di sekte tersebut.

__ADS_1


"Putri mahkota. Dia memang top!' Mio sungguh senang karna punya kakak ipar yang cerdas meski pandai membual.


__ADS_2