Putri Mahkota terkuat sejagad

Putri Mahkota terkuat sejagad
Jadi risuh


__ADS_3

Para pangeran kerajaan Hong sibuk mengejar Putri mahkota dengan kuda tunggang yang ada di sana. Mereka tampak tergesa gesa kala mengejar Mirai hingga membuat putra mahkota curiga "Ada apa dengan mereka... Kenapa mereka ikut mengejar putri mahkota?" Tanya Fei Si bingung.


"Putra mahkota. Mari saya bantu anda untuk berdiri..." Ujar para dayang.


"Baik... Tolong bantu aku"


"Putra mahkota, apakah anda akan langsung pulang ke istana atau menunggu putri mahkota kembali?" tanya Perdana mentri.


"...Entahlah. Aku pusing, karna masih ngantuk... Sebaiknya aku masuk dan menunggu putri mahkota di kereta saja" Balas Putra mahkota sedikit mengalah.


Akhirnya putra mahkota pun masuk kembali ke dalam kereta kencana tersebut, dalam pikirannya di penuhi pertanyaan tentang Mirai yang kabur dan beberapa pangeran dari kerajaan Hong yang tampak penasaran pada putri mahkota hingga mengejarnya hingga ke luar dari pengawalan para prajuritnya.


Siapa sebenarnya putri mahkota? Kenapa dia tampak ketakutan dan malah kabur saat razia kerajaan Hong. Jangan jangan dia memiliki masalah dengan kerajaan Hong. Sebaiknya aku tidak terlibat dengan masalah nya itu... Aku sebaiknya pulang duluan saja ke istana . Bathin Putra mahkota menggumam.

__ADS_1


"Prajurit! Kita lanjutkan perjalanan dan pulang ke istana Ming sekarang juga" Tegas Tian Feyn.


"Tapi yang mulia. Putri mahkota masih di luar? Apakah kita harus meninggalkannya?" Tanya perdana mentri istana.


"Tugasku masih banyak di kerajaan dan aku sangat sibuk. Jika yang Mulia kaisar tahu kita mendapat masalah di perjalanan. Beliau pasti akan murka pada ku... Jadi lekas jalan kan saja!" Tegas Fei Si.


"Baik. Prajurit! Maju!" Pekik perdana mentri. Dan para prajurit pun mulai melanjutkan langkahnya menuju ke arah istana.


Sebaiknya aku tidak terlibat. Bathin Fei si kekeh.


***


Mirai berlari sekuat tenaganya, ia tak mau terlibat masalah dengan para pria yang ia temui di kerajaan Hong itu. Apa lagi, ia tahu jika mereka sampai kemari bukan karna kebetulan. Melainkan ingin menangkap Mirai dan menyeretnya ke istana Hong. Entah akan mendapatkan sangksi apa dari raja Hong jika Mirai tertangkap oleh mereka.

__ADS_1


Sebab Mirai sudah melakukan kesalah besar dengan melihat para pengeran itu tanpa sengaja ketika mereka mandi di kolam pemandian tersebut.


"Aahh aku harus lari... Jika sampai tertangkap bisa gawat" Bisiknya dalam hati seraya terus berlari.


Mirai sampai di jalan buntu, dan dia bingung hendak pergi kemana... Ia sudah terpojok dan tak bisa kabur lagi "Oh tuhan. Aku ingat kejadian ini... Keadaan ini persis ketika aku hendak mati di abad ke 21... Aku harus bagaimana?" bathin Mirai berkecamuk.


Mirai sudah terpojok tapi seseorang datang dan membungkam mulutnya, Mirai terbelalak dan berusaha melepaskan diri dari bungkaman seseorang itu. Mirai tak bisa melawan seseorang itu, hingga Mirai di seret paksa ke sebuah semak "Mmmmh... Ummmmppp" Mirai mengerang.


"Ssstt... Jangan berisik yang mulia. Ini hamba, Panglima Ou Tian Feyn" Jelas Tian Feyn.


Mirai mulai terdiam dan membuka lebar matanya, ia sesaat diam lalu menoleh ke arah jendral Tian Feyn ragu ragu. Tian Feyn menatap Mirai canggung dan seketika itu Tian Feyn pun melepaskan bungkamannya di bibir Mirai.


"Ma-maafkan hamba tuan putri" Tian Feyn sungguh canggung ketika berhadapan secara langsung dengan Mirai. Apa lagi Tian Feyn sudah tahu jika Mirai memang sangat menyukainya. Dan lagi, Feyn Tian sudah lancang dengan membungkam mulut Mirai tanpa aba aba

__ADS_1


__ADS_2