
***
Tetua Yin Yin terjungkal ke belakang, nampaknya ia sungguh Syok. Meski ia berilmu sangat tinggi, sebelumnya ia sama sekeli belum pernah memanggil sang Best spirit legendaris itu.
GREPP!! Tetua Moo Shan Shan sigap menangkap tetua Yin Yin yang hampir menjatuhkan dirinya ke tanah "Tetua Yin. Apakah anda baik baik saja?" panik tetua Chen Lyn, Zhen Zhen dan Mu Young. Mereka sigap menghampiri tetua Yin Yin dengan ratapan sedih... Nampaknya tetua Yin Yin tak sadarkan diri, hingga saat para tetua lain menanyakan ke adaannya, ia sama sekali tak merespon apapun... Dan netranya cenderung memejam.
"Akan ku periksa..." Mirai menerobos para tetua sekte tersebut.
"Siapa sebenarnya kau ini. Kau benar benar sudah membuat ke gaduhan besar di sekte ini hingga membuat tetua Yin Yin jadi seperti ini" Ucap Tetua Chen Lyn menyalahkan Mirai.
"Ini bukan saatnya saling menyalahkan. Tetua Moo, tolong baringkan tetua Yin Yin di tempat yang bersih. Aku akan memeriksa ke adaannya" Ujar Mirai menutup kepanikan.
"..." Moo Shan Shan seketika membawa Tetua Yin Yin ke tempat yang bersih sesuai anjuran Mirai. Ia di baringkan di tempat datar, di susul Mirai. Mirai lekas memeriksa ke adaan tetua Yin Yin.
Ia menekan nadi kanan dan kirinya " Detak jantungnya melemah..." Bisiknya seraya merasakan denyut nadi sang tetua.
Ia lekas membuka kelopak mata sang tetua "Apa yang kau lakukan?" Tanya tetua Moo Shan Shan.
"Tetua Moo, nampaknya tetua Yin Yin mengalami syok berat, apakah dia memiliki riwayat lemah jantung?" tanya Mirai. Tetua Moo mengerutkan dahinya, di jaman itu... Tak ada istilah lemah jantung, hingga membuat tetua Moo bertanya tanya.
"Sebaiknya untuk sementara waktu, kita berikan tetua Yin Yin air putih. Aku akan membuat minuman herbal untuk tetua Yin Yin. Agar jantungnya terjaga dengan baik" Mirai mulai menjauh dari tetua Yin Yin. Ia lekas mengeluarkan tungku api miliknya yang selalu setia menemaninya dalam menyelamatkan nyawa orang orang di sekeliling Mirai.
"Apa yang kau kupas?" tanya Moo Shan Shan menatap Mirai yang tengah berkutat.
"Tetua. Aku sedang membuat teh jahe untuk meningkatkan suhu tubuh Tetua Yin Yin" Balas Mirai. Moo Shan Shan nampaknya tertarik pada sepotong bawang putih yang ada di sisi tungku api "Apakah ini bawang putih?"
__ADS_1
"Ya. Aku akan menggunakannya sebagai bahan pembuatan pil... Aku selalu menggunakan bahan ini untuk mengobati penyakit terkait alteri dan pembuluh darah"
"Kau pikir bahan ini akan ampuh mengobati tetua Yin Yin? Kenapa aku sungguh meragukannya?" Moo Shan Shan terkekeh dan membuat Mirai merasa tertohok.
"...Maaf, bukannya aku sombong. Tapi... Sebelumnya aku belum pernah gagal dalam metode pengobatanku..." Tegas Mirai. Mirai mulai menyerahkan teh jahe itu pada Moo Shan Shan.
"Tetua Moo. Tolong berikan ini pada Tetua Yin Yin. Aku akan melanjutkan membuat Pil untuk tetua Moo.
"Meski aku sedikit khawatir akan pengobatan ini... Tapi, aku menyerahkannya padamu... Tapi jika terjadi hal buruk pada tetua Yin Yin. Jangan salahkan aku jika aku akan memberimu sebuah hukuman yang setimpal!' tegas Moo Shan Shan. Mirai sungguh merasa takut akan ancaman Moo Shan Shan hingga ia mengerahkan banyak tenaganya untuk membuat pil pemulihan untuk tetua Yin Yin.
Seluruh bahan telah di masukan ke dalam satu tungku api kuno itu "Yuyan Dasuan, rougui, Jiang, Jianghuang, Shānzhú, Can dan Tang" Mirai memasukan seluruh bahan bahan itu dalam satu tungku, di tambah beberapa vitamin B complek dan zink.
Mendengar bahan bahan yang Mirai masukan, Moo Shan Shan pun mulai paham "Tetua Yin Yin. Minumlah teh jahe ini" Pinta Moo Shan Shan membuka mulut Tetau Yin Yin yang mulai sadar.
"Tak apa. Kamu akan baik baik saja"
"...Apakah aku sedang bermimpi? Kenapa aku merasa bertemu dengan bast spirit legendaris di halalam depan sekte Xingliun" komen Tetua Yin Yin memperjelas kilasan bayangan sebelum ia pingsan tadi.
"...Jangan banyak berfikir. Istirahatlah, kau harus banyak minum..." ujar tetua Moo Shan Shan khawatir pada tetua Yin Yin.
"...Teh ini enak. Sangat manis dan hangat" Ucap tetua Yin Yin menyeruput teh dalam cawan kecil itu berkali kali hingga hampir habis.
"Apakah kau mau lagi?" tanya Moo Shan Shan.
"Memangnya masih ada?" tanya tetua Yin Yin. Moo Shan Shan pun mengangguk, Moo Shan Shan lekas berdiri dari hadapan tetua Yin Yin hingga tetua Yin Yin bisa menatap Mirai yang sedari tadi bersembunyi di balik tubuh Moo Shan Shan.
__ADS_1
Tetua Yin Yin mencercidkan netranya untuk menyimak apa yang kiranya Mirai lakukan.
Apakah dia sedang meracik obat? Untuk siapa? Kenapa dia trlihat begitu telaten dan hati hati sekali. Sebenarnya siapa dia... Bathin Tetua Yin Yin.
Lama berkutat, akhirnya pil pun berhasil tercipta. Pil kali ini berbentuk bulat dengan warna yang sangat gelap, lebih mirip seperti kotoran kambing kering.
"Akhirnya... Satu, dua, tiga, ah... Ada dua belas butir pil pemulihan. Syukurlah, semoga saja setelah pilnya habis kondisi tetua Yin Yin membaik..." Mirai lekas menjauh dari tungku itu lalu membalikan tubuhnya ke arah tetua Yin Yin.
"Ah tetua. Ada sudah sadar?" tanya Mirai.
"Gadis muda. Kenapa aku merasa bahwa kau bukanlah manusia sembarangan? Siapa sebenarnya dirimu?" tanya Tetua Yin Yin curiga. Mirai menghampiri sang tetua lalu tersenyum lembut ke arahnya "Tetua. Siapa pun aku, yang jelas... Aku bukanlah orang jahat" tegas Mirai.
Mirai lekas meraih piring kecil lalu menaruh pil pil buatannya di wadah tersebut. Moo Shan Shan menghampiri Mirai lalu mengarahkan secangkir teh yang di minta tetua Yin Yin tadi.
"Tetua. Minumlah pil ini tiga kali sehari. Setiap kamu meminumnya, cukup satu butir pil ini... Aku membuatnya hanya untuk 4 hari saja. Semoga seterusnya, kamu akan tetap sehat dan bugar" pinta Mirai. Tanpa banyak bicara, tetua Yin Yin mulai memakan satu pil itu tanpa banyak berkomentar.
"Setelah meminum pil ini. Tetua akan mengantuk... Dan saat itulah obat ini akan bekeja memperbaiki otot jantung dan membuyarkan lemak di pembuluh darah agar memperbaiki aliran darah. Memperbaiki alteri dan mencegah insomia... Jika akhir akhir ini tetua sulit tertidur, maka setelah meminum pil ini... Tetua akan kembali bugar"Cerocos Mirai panjang lebar menjelaskan.
Benar saja, Tetua Yin Yin yang selalu mengalami kesulitan tidur, akhirnya terlelap setelah meminum pil itu...
Setelah kasus tetua Yin Yin terselesaikan. Mirai mulai menjalankan misi yang telah berlarut larut... Tak menunggu waktu lama. Mirai dan kawan kawan naik ke punggung luas dan kokoh milik sang phonex. Sang phonex tak keberatan kala Mirai meminta bantuan padanya.
Kini, perjalanan menuju kekaisaran Qing berjalan sangat cepat dari waktu yang telah di tentukan Mirai sebelumnya.
Bagai mana jika nantinya putra mahkota tahu, bahwa sebenarnya putri mahkota yang ia sia siakan itu berubah menjadi orang terpenting di setiap ia berpijak. Dan kini namanya sudah sangat harum bahkan berbagai patung dan lukisan wajah Mirai tertera di mana mana. Terutama di kerajaan Hong... Juga kota layaras, apa lagi sebentar lagi... Penguasa Xi Yue Zayn akan menjemput Mirai di mana pun ia berada, untuk menepati janjinya yakni mengikuti kompetisi yang akan di adakan satu bulan lagi di kota layaras...
__ADS_1