Rebirth Of Queen

Rebirth Of Queen
Terlalu banyak tidur


__ADS_3

Finn duduk di kursi kebesarannya. Jantungnya masih berdetak dengan kencang. Harus ia akui, pengaruh Elie salah hidupnya sangat besar. Bahkan hanya dengan satu kalimat saja, ia sudah lemah dan merasa bahagia.


Jika saja saat ini Kekasihnya itu berada di dekatnya, sudah di pastikan akan ia rengkuh dalam-dalam tubuhnya dan menyesap bibir merah menggoda yang sudah menjadi candunya itu.


Bahkan Finn sudah melupakan jika Elie akan bertemu dengan saingan cintanya, yaitu Sean.


Bukankah Elie percaya padanya, jika ia tidak akan tergoda wanita lain saat sedang jauh darinya. Tentu saja Finn juga melakukan yang sama, ia percaya pada kekasihnya itu. Finn yakin Elie akan menjaga cintanya dan tidak akan tergoda oleh laki-laki lain.


Tok! Tok! Tok!


Pintu ruangan kerja Finn di ketuk.


"Masuk!" ucap Finn.


"Maaf mengganggu, apa Ketua sudah siap? Apa kita berangkat ke restoran sekarang?" tanya Azel


"Kau sudah reservasi?" tanya Finn


"Sudah Ketua, saya sudah reservasi di restoran steak terkenal di kota ini" ucap Azel, Finn mengangguk puas.


"Kalau begitu kita berangkat sekarang" ucap Finn, berdiri dari posisi duduknya. Ia mengambil ponsel juga dompetnya lalu melangkah keluar.


"Baik" ucap Azel mengikuti langkah Finn.


...


Sedan mewah hitam mengkilap berhenti di sebuah restoran Steak paling terkenal di kota London. Azel keluar dari pintu bagian kemudi, kemudian melangkah memutar dan membuka pintu belakang bagian kiri.


Finn dengan gagah keluar dari mobil, sosoknya yang tampan dan berwajah khas orang Asia. Membuat semua orang terpesona melihatnya.


Ia lalu melangkah masuk ke dalam restoran, Azel memberitahu pelayan jika ia sudah melakukan reservasi sebelumnya. Pelayan dengan ramah mengantar pelanggannya menuju ke ruangan VIP yang sudah di pesan sebelumnya.


"Finn, ini beneran kamu kan?" terdengar suara wanita memanggilnya dari arah samping.

__ADS_1


Tanpa melihatnya Finn sudah tahu jika yang memanggilnya adalah orang yang paling tidak ingin ia temui. Finn mengabaikannya dan melanjutkan langkahnya mengikuti pelayan.


"Urus dia! Aku tidak ingin selera makan siangku terganggu, karena ada kuman yang menempel dan berkeliaran di sekitarku" ucap Finn dingin pada Azel.


Azel mengangguk paham, ia sangat tahu jelas apa yang di maksud oleh bosnya itu


"Finn, heeii tunggu!" teriak wanita itu melihat Finn pergi, ia bergegas melangkah menghampiri Finn.


Namun dengan sigap Azel menghalangi langkah wanita itu, agar tidak menghampiri bosnya.


"Maaf nona Carmila, anda tidak di izinkan menghampiri Ketua" ucap Azel.


"Sialan, minggir kau!! kau harus sadar diri, kau itu hanya babu! Beraninya kau menghalangiku bertemu dengan kekasihku!" teriak Carmila.


Azel tersenyum tipis saat mendengar ia di hina oleh wanita di depannya. Finn yang bos nya saja tidak pernah merendahkan dirinya yang hanya seorang bawahan. Sedangkan wanita ular di depannya berani sekali untuk merendahkan dirinya.


"Pantas Finn tidak pernah menyukaimu Mila, karena kau memang tidak pantas untuk seseorang seperti Finn. Bahkan aku yang kau bilang hanya seorang babu, juga tidak Sudi melirikmu. Meskipun di dunia ini sudah tidak ada wanita selain kau, aku lebih memilih sendiri dari pada bersama wanita tidak tahu malu seperti dirimu" gumam Azel dalam hati.


"Kau, dasar babu sialan! Beraninya kau menghinaku!" teriak Camila lagi


"Aku tidak menghinamu nona. Aku hanya ingin menyadarkanmu. Dan tolong jangan mendorong opini publik dengan berita yang tidak benar. Jangan buat diri anda dan keluarga anda malu untuk yang kesekian kalinya" ucap Azel, mengatakan apa adanya.


Semua pengunjung restoran memandang ke arahnya, Carmila merasa kesal karena sudah di permalukan oleh Azel.


"Kau, awas saja kau! Akan ku buat kau sengsara, akan ku pastikan Finn memecatmu karena kau sudah menghina kekasihnya" ucap Camila kesal lalu beranjak pergi, keluar dari restoran.


"Aku tunggu ancamanmu!" teriak Azel, dia mencibir kelakuan nona muda dari keluarga Kiel itu.


Yang di ucapkan Azel benar adanya, Carmila adalah gadis yang tidak tahu malu yang sering menjual nama Finn di media. Ia sering mengatakan jika dirinya dengan Finn yang adalah ketua dari F.A Corporation, adalah sepasang kekasih dengan bangga saat ia di wawancara di salah satu stasiun televisi.


Namun tak menunggu lama, setelah statement jika dirinya dan Finn memiliki hubungan. F.A Corporation dan Finn pribadi memberikan klarifikasi yang menampar wajah Carmila di depan media yang di siarkan secar langsung.


Finn mengatakan jika dirinya sama sekali tidak memiliki hubungan ataupun perasaan dengan Carmila. Finn juga secara blak-blakan meminta Carmila untuk menjauh, karena dirinya merasa risih terus di teror olehnya.

__ADS_1


Sejak saat itu publik mengetahui jika Carmila, yang merupakan seorang model terkenal dan nona dari keluarga Kiel adalah pengejar Finn, meskipun Finn secara terang-terangan menolak dan membuat Carmila menjadi bahan olok-olok an publik karena halu yang ketinggian.


Carmila dengan tidak tahu malunya tetap mengklaim, jika Finn adalah kekasihnya. Sampai-sampai netizen di Inggris kebal dan tidak pernah mempercayai apa yang ia katakan tentang hal apapun di media masa.


....


"Duduklah!" ucap Finn saat melihat Azel masuk ke ruangan VIP restoran.


Azel menurut, ia langsung duduk sejajar dengan bosnya itu saling berhadapan.


"Pesanlah yang kamu mau" ucap Finn lagi menyerahkan buku menu.


"Terimakasih" ucap Azel, ia tidak sungkan memesan makanan untuk dirinya sendiri, karena Finn sudah memesan makanannya sendiri


"Apa wanita itu sudah pergi?" tanya Finn


"Sudah, cukup sulit membuat wanita itu lelah dan berhenti mengejar anda, ketua. Sungguh wanita yang sangat bebal dan tidak tahu malu" ucap Azel


Finn hanya diam, dia tidak peduli dengan Carmila atau wanita lainnya. Yang ia pedulikan saat ini hanya satu nama yang sejak dulu singgah di hatinya.


Tentu saja itu adalah Elie, karena sampai kapanpun hati seorang Finn hanya untuk Elie seorang.


"Kau sudah membuat janji temu dengan si tua Bangka itu?" tanya Finn


"Sudah, kita akan melakukan pertemuan besok jam 10 pagi di Hotel xxx, untuk membahas kontrak kerja sama" ucap Azel.


"Hmm, mari kita lihat. Apa yang orang itu inginkan, dan usaha apa yang akan dia gunakan untuk memaksa ku" ucap Finn menyeringai.


Azel tahu pasti, arti dari seringai yang di tunjukan bosnya itu. Tidak akan ada yang bisa lolos dari pantauan bosnya, meskipun itu orang terkaya di Inggris sekalipun yang menggertaknya.


Azel sangat mengenal siapa Finn. Azel bahkan pernah mengatakan, jika ia tidak takut menyinggung seorang presiden ataupun seorang raja. Namun ia tidak akan berani menyinggung seorang Finn dari F.A Corporation.


...•••• ...

__ADS_1


__ADS_2