Rebirth Of Queen

Rebirth Of Queen
Sebuah kejutan


__ADS_3

Seminggu sudah berlalu


Baik Elie maupun Finn berusaha menemukan keberadaan Cheryl. Sejak pertemuan dengan Adrian. Mereka sebenarnya sudah menemukan keberadaan Cheryl. Tidak membutuhkan waktu yang lama, hanya 1 menit!


Ya, hanya satu menit keduanya menemukan keberadaan Cheryl, yang berada di sebuah Vila yang cukup mewah di pinggir kota.


"Apa kamu masih belum memberi tahu ayah, tentang keberadaan kakakmu, sayang?" tanya Finn mengelus Surai panjang kekasihnya itu.


"Belum, rasanya seperti ada yang masih mengganjal" ucap Elie


"Apa itu?" ucap Finn.


"Dalam seminggu ini, aku hanya melihat Kak Cheryl sendiri dengan beberapa pelayan yang melayaninya di dalam villa itu. Aku tidak pernah melihat kekasihnya yang bernama Ari itu. Dan lagi nama Ari sedikit familiar bagiku" ucap Elie.


"Apa kau mengenalnya?" tanya Finn, namun Elie mengangkat bahunya.


"Entahlah, tapi rasanya aku kenal tapi aku lupa" ucap Elie


"Sudah jangan di pikirkan, lebih baik kita beri tahu ayah mengenai keadaan putri sulungnya. Agar dia tidak khawatir" ucap Finn


"Hmm, ayo kita ke sana!" ucap Elie.


Keduanya lalu berangkat menuju gedung perusahaan Eleanor Group. Mereka langsung memberi tahu tentang keadaan Cheryl dengan menunjukan Video keseharian nya selama Seminggu ini pada Adrian.


Adrian menghela nafas lega, setelah melihat keadaan Cheryl baik-baik saja. Bahkan ia melihat Cheryl bahagia menjalani harinya dengan perut yang sudah besar dan juga aktivitas sosialitanya dengan berbelanja pakaian bermerek.


Setelah menunjukan Video itu, Elie dan Finn langsung pamit pulang.


...


Rencananya besok malam Ketiga keluarga besar akan berkumpul di kediaman Adhisti.


Pastinya mereka adalah keluarga Lance dan Demetri yang akan melamar kedua anak gadis keluarga Adhisti.


Jika menanyakan hubungan Angga dan Tari, mereka sudah bertunangan terlebih dulu. Tiga hari yang lalu tepatnya, keluarga besar Adhisti pergi ke negara tetangga untuk melamar Tari untuk putra semata wayangnya, Angga.


"Kenapa kita ke sini?" tanya Elie bingung saat Finn mengajaknya masuk ke sebuah salon terkenal di ibukota.


"Kamu ikut saja, yuk sayang" ucap Finn menarik lembut Elie untuk masuk.


"Hallo Finn ganteng, akhirnya ye datang juga. Eyke sudah menunggu lama" ucap pria kemayu yang menyambut kedatangan mereka berdua.

__ADS_1


Elie terkekeh melihat Finn sedikit bergidik saat pria kemayu itu hendak menyentuh lengan Finn dengan gemulai.


"Jangan sentuh! Aku hanya boleh di sentuh calon istriku" ucap Finn bersembunyi di balik badan Elie.


Kalau bukan untuk memberi kejutan sang kekasih, ia tidak mau menginjakan kakinya dan pertemu pria setengah jadi seperti ini.


Lebih baik dia bertarung dengan puluhan orang di banding berhadapan dengan pria modelan Tina, pria dengan baju wanita ketat di depannya.


"Oh Em Ji, Finn ganteng. Kenapa takut begitu denganku, aku tidak gigit kok, paling cium dikit aja" ucap Tina menggoda.


Finn makin bergidik, ia tidak menyangka salon rekomendasi dari sang mamah mengerikan seperti ini.


"Ini yang mau di permak say?" tanya Tina melihat Elie.


"Permak, Permak, emangnya kekasihku celana levi's apa pake di permak segala" omel Finn.


"Yey, maksud eyke di make over say. Yuk cantik, eyke sulap kamu yang cantik lebih cantik mengalahkan bidadarinya Jaka Tarub yang turun ke bumi dan kehilangan selendangnya dan tidak bisa balik ke khayangan" ucap Tina yang menggandeng Elie masuk ke dalam.


Finn menghela nafas dan mengelus dadanya, namun tatapan emak-emak beserta anaknya yang berada di salon membuatnya jengah, ia kemudian meminta ruangan khusus untuk dirinya menunggu sang kekasih yang di make over.


Setelah menunggu hampir satu jam lamanya, Pintu ruang tunggu di buka. Terlihat Tina masuk ke dalam ruangan itu.


"Finn ganteng, siap lihat calon istrinya?" tanya Tina dengan centil.


Tak lama keluar Elie membuat Finn terelie-elie. Membuat dunianya makin di penuhi dengan Elie-nya.


"Bagaimana Ganteng, apa calon istri ye sangat cantik? Ye puas polesan ajaib tangan Eyke?" tanya Tina.


"Sayang, kamu sangat cantik" ucap Finn terpesona dan tidak bisa berpaling.


Ia menggenggam tangan Elie dan berjalan keluar. Namun sebelumnya ia berhenti di samping Tina.


"Aku puas dengan jari ajaibmu. Ini untukmu, Terimakasih" ucap Finn dengan tulus, ia memberikan Cek pada Tina, lalu melangkah pergi.


"Woooww, amazing.... Ganteeengg!!!! terimakasih banyak, sering-sering datang ya say!!!" teriak Tina semangat empat lima, yang mengagetkan Semua pelanggan yang ada di salonnya.


"Mimpi apa eyke dapat rezeki nomplok dari pelanggan tajir melintir. Make over sekali dapat bayaran seharga rumah mewah di ibukota" ucap Tina mengibaskan cek dengan nominal fantastis itu ke wajahnya.


...


Elie hanya ikut kemana Finn membawanya, kini mereka berdua tiba di sebuah restoran mewah yang terletak di rooftop salah satu hotel ternama.

__ADS_1


"Finn, kamu ajak aku makan malam di sini?" ucap Elie menganga tidak percaya.


Pasalnya, ini salah satu impiannya sejak muda. Ia ingin sekali di bawa ke tempat di mana impiannya dengan pasangan.


Dulu ia tidak pernah datang bersama dengan Rico. Dan ini kali pertama ia datang bersama dengan pasangannya.


"Hmm, Apa kamu suka, El?" tanya Finn dengan senyum manisnya


"Aku suka, terimakasih sudah membawaku ke sini" ucap Elie tulus dan sangat bahagia.


"Sama-sama sayang" ucap Finn menggenggam tangan Elie.


Kemudian mereka berdua pesan makanan, sembari menunggu makanan datang mengobrol ringan. Hingga lampu tiba-tiba padam selama beberapa detik lalu menyala kembali


Elie terkejut melihat Finn tidak ada di depannya. ia mengedarkan pandangannya mencari keberadaan Finn.


Elie menutup mulutnya saat melihat Finn tengah berdiri di panggung kecil di sudut resto dan memegang mikrofon.


Bukan hanya Elie, namun semua wanita yang di san menatap kagum dengan ketampanan Finn yang sangat sempurna itu.


"Saya berdiri di sini ingin mempersembahkan sebuah lagu, untuk wanita yang sangat saya cintai, wanita satu-satunya yang ingin aku bahagiakan seumur hidupnya" ucap Finn menatap Elie yang terkejut dengan senyum manis di wajahnya.


Ia kemudian duduk di sebuah bangku dan mulai memainkan piano di depannya. Sebuah nada yang sangat indah dan sangat merdu mengalun lembut di telinga setiap orang yang berada di sana.


Elie menatap Finn tidak percaya, ia tidak menyangka jika Finn sangat romantis dan juga mengistimewakan dirinya.


Sebuah tepuk tangan meriah setelah Finn selesai memainkan Piano. Ia kemudian mengambil mikrofon dan berjalan mendekati Elie yang tengah berdiri di sana.


"Sayang, aku bukan orang yang romantis. Tapi percayalah aku akan selalu ada untukmu dan mencintaimu sampai Tuhan mengambil nyawaku. Aku akan berusaha membahagiakanmu dan memberikan semua yang aku miliki dan yang kamu inginkan" ucap Finn.


"Queen Aurelie Adhisti. Maukah kamu menikah denganku, menjalani setiap suka dan duka, tangis dan bahagia, bersama denganku? Meskipun aku berusaha untuk tidak membuatmu menangis. Aku mencintaimu hari ini dan seterusnya." ucap Finn yang tengah berlutut di depan Elie dan di lihat belasan orang di sana.


Di tangannya sebuah kotak kecil berisi sebuah cincin berlian yang sangat indah.


Sebuah kembang api meletus dengan cahaya membentuk nama Elie dan tulisan Will you marry me. Membuat semua orang heboh dan tidak sedikit yang mengabadikannya dengan ponsel mereka.


Mereka memberikan semangat dan bersorak agar Elie menerima lamaran Finn.


"Aku mau, Aku juga mencintaimu Finn" ucap Elie yang kini berada di pelukan Finn setelah menyematkan cincin berlian dan juga ciuman lembut di keningnya.


"Terimakasih Finn, aku sangat bahagia" ucap Elie dalam pelukannya.

__ADS_1


"Aku yang harusnya berterimakasih sayang. Terimakasih sudah memberikan kesempatan aku untuk menjadi pasangan untukmu, aku mencintaimu Elie" ucap Finn mengeratkan pelukannya.


...••••...


__ADS_2