Rebirth Of Queen

Rebirth Of Queen
Madam Freya


__ADS_3

Masih dengan senyum yang terukir di wajah cantiknya, Cheryl yang di tutup matanya mengira sesuatu yang istimewa menanti di depannya.l, saat ia membuka mata.


Mobil mewah milik Ari berhenti di salah satu kawasan kota. Ari dengan lembut menuntun Cheryl turun dari mobil, lalu keduanya melangkah pelan masuk ke dalam suatu bangunan bertingkat empat itu.


Udara dingin dari AC menyentuh kulit Cheryl, Ia tahu jika dirinya sudah memasuki sebuah ruangan yang ia kira itu Vila yang ia tinggali selama ini.


Ari mengarahkan dirinya duduk di salah satu sofa empuk. lalu Ari pergi beranjak dari sisi nya, yang membuat Cheryl terkejut dan membuka suara.


"Ari kamu mau kemana?" tanya Cheryl


"Aku di sini sayang, tunggu sebentar aku sedang menyiapkan kejutannya" ucap Ari masih dengan nada yang lembut.


"Baiklah" ucap Cheryl mengangguk dan tersenyum, ia sangat tidak sabar menanti kejutan itu.


Ia sama sekali tidak mendengar suara tangis bayi, ia pikir putrinya saat ini tengah tertidur. Bukankah bayi memang sering tertidur?


"Sekarang coba buka sayang, kejutan menantimu di sini" ucap Ari


Dengan sigap Cheryl membuka penutup matanya. Senyum yang di ukir di wajahnya, namun perlahan mulai memudar dengan kening mengerut.


"Apa maksudnya? Mana kejutan yang kau maksud?" tanya Cheryl menoleh ke kanan dan ke kiri.


Ia merasa bingung, pasalnya ia berada di ruangan asing yang tidak ia kenali. Di depannya juga selain Ari, ada seorang wanita paruh baya dan juga dua orang laki-laki bertubuh tinggi besar di sampingnya.


"Ini kejutan untukmu. Mulai hari ini kamu akan menjadi salah satu wanita di tempat Madam Freya" ucap Ari dengan seringai di bibirnya.


"Madam Freya? Apa maksudmu? Aku tidak mengerti. Lalu di mana putri kita?" ucap Cheryl yang entah mengapa ia merasakan ada sesuatu yang tidak beres dengan kekasihnya itu, ia mulai panik.


"Putri kita saat ini sangat aman bersama istriku, Cheryl sayang. Terimakasih kau sudah melahirkan bayi cantik yang akan menjadi penerusku kelak" ucap Ari

__ADS_1


"Istri? Apa maksudmu Ari?? kau sudah punya istri begitu, Hah??? Lalu kenapa kau mendekati aku lagi dan memberikan semua kemewahan padaku? Sekarang kembalikan putriku, Ari. Kau bajingan!!" teriak Cheryl yang sudah mulai mengerti situasi yang di alaminya.


"Karena semua sudah terbongkar, aku akan mengatakan padamu yang sejujurnya. Aku sama sekali tidak pernah mencintaimu, aku membencimu Cheryl, sangat-sangat membencimu! Aku memberikan kemewahan padamu karena aku tidak ingin anakku mengalami kekurangan meskipun saat itu ia masih dalam kandungan" ucap Ari menatap jijik ke arah Cheryl.


"Kenapa kau membenciku?? Apa salahku padamu? Apa karena aku menikah dengan orang lain dan tidak memberitahumu jika saat itu aku hamil? Jangan ambil putriku, Ari! Dia bukan anakmu, dia anakku dengan Rico!!" teriak Cheryl, ia panik dan sangat tidak rela jika dirinya di pisahkan dengan putri semata wayangnya.


"Kau pikir aku bodoh! Tentu saja aku sudah melakukan test DNA dan hasilnya positif, dia memang putriku. Alasan aku membencimu, maaf aku tidak bisa mengatakannya. Sekarang nikmatilah hidupmu, sebagai karmamu atas perbuatan burukmu di masa lalu, Cheryl" ucap Ari yang meninggalkan Cheryl di sana.


"Tidaaakkk! Jangan tinggalkan aku disini! ARI Bawa aku kembali! kembalikan anakku!!" teriak Cheryl dan hendak berlari menyusul Ari.


Namun ia di tahan oleh dua pria kekar yang berada di sana.


"Lepaskan Aku!" Teriak Cheryl saat memberontak.


PLAK!!!


Sebuah tamparan keras mendarat di pipinya hingga membuat kepalanya tertoleh, pelakunya jelas adalah madam Freya.


Jelas ia tahu apa yang di maksud Madam Freya, ia menggelengkan kepalanya.


"Tidak! Aku tidak mau, lepaskan aku!!!" teriak Cheryl lagi.


PLAK!!!


Tamparan keras kembali melayang di pipinya.


"Aku bilang Diam! Suaramu membuat gendang telingaku pecah! Di tempat ini, aku lah tuannya. Kamu tidak memiliki hak untuk bicara ataupun melawan. Kalian seret dia ke kamar!!! Didik dia dengan baik, agar dia mengerti apa yang harus ia lakukan jika berada di tempatku" ucap Madam Freya pada anak buahnya yang tinggi besar itu.


"Baik Madam" ucap Dua orang serempak dan menyeret Cheryl yang terus memberontak itu.

__ADS_1


...


Iring-iringan pengantin pria sudah masuk ke stadion, sebelum ke aula pernikahan yang berada di tengah stadion, mereka ke ruangan khusus untuk Menganti pakaian mereka, agar serasi dengan pakaian yang di kenakan pasangan mereka.


Wajah Finn menggelap saat salah salah satu anggota Jade Royal Squad, Arthur. Yang saat ini memegang kendali F.A Corporation cabang Indonesia, membisikan sesuatu padanya.


Arthur membisikan sesuatu lagi setelah melihat bos yang juga sahabatnya itu menggelap. Membuat raut wajah menyeramkan Finn sedikit mereda setelah ia melanjutkan ucapannya.


"Kerahkan anak buah yang kita miliki! Jaga setiap sudut tempat acara pernikahan. Aku tidak mau acara besarku ternoda oleh hal-hal yang tidak penting. Awasi pria itu agar ia tidak lagi menganggu dan melakukan hal-hal buruk lainnya" ucap Finn


"Baik, aku akan melakukan yang terbaik. Oh iya, sebentar lagi semua anggota JRS akan datang, kecuali Eve yang sedang menemani adikmu" ucap Arthur


Dan benar saja, tak lama setelah Arthur keluar untuk menginstruksikan pada anak buahnya untuk memperketat keamanan. Anggota JRS yang lain datang. Mereka ikut bahagia melihat Finn sang kutub Es sudah menemukan pawangnya.


...


Di sisi lain, Elie kini tengah gugup karena sebentar lagi acara pernikahannya akan segera di mulai.


Acara pernikahan itu tidak benar-benar secara bersamaan saat prosesi pernikahan.


Angga dan Tari yang terlebih dahulu menikah, di susul Sean dan Alexa, kemudian dirinya dengan Finn. Karena tidak mungkin penghulu menikahkan mereka secara langsung, sedangkan dirinya hanya satu orang.


Bahkan kini Finn terkesima dengan kecantikan kekasih yang sebentar lagi akan menjadi istrinya itu.


"Kamu sangat cantik" bisik Finn dengan senyuman manis yang ia tunjukan pada mempelainya itu dan di balas senyuman manis pula di wajah Elie.


Acara pernikahan pun akhirnya berjalan dengan lancar. Meskipun semua mempelai awalnya sangat gugup, namun semuanya merasa lega dan juga bahagia saat mereka kini SAH menjadi suami istri.


Pernikahan itu di hadiri oleh banyak orang, semua orang bahkan bersorak merasakan kebahagian juga. Meskipun dalam hati mereka iri, karena bukan mereka yang bersanding dengan anak konglomerat itu.

__ADS_1


Para keluarga pun menitikan air mata bahagia, karena anak-anak mereka kini sudah bersanding dengan pilihannya masing-masing.ereka berdoa semoga Tuhan memberikan kebahagiaan untuk ketiga pasangan itu.


...••••...


__ADS_2