Rebirth Of Queen

Rebirth Of Queen
Kontraksi


__ADS_3

Setelah acara lamaran berlangsung, Sean tidak segan lagi mengumbar kemesraan dengan calon istrinya, Lexa.


Siang ini ia meminta calon istrinya itu datang ke perusahaan, untuk makan siang bersama.


"Permisi nona Alexa, selamat siang, ada yang bisa saya bantu?" tanya Resepsionis sopan


Ia sangat tahu sosok Alexa, yang mana adalah seorang model terkenal, dan anak dari salah satu konglomerat di negara ini.


"Selamat siang, Saya datang ingin bertemu Sean" ucap Alexa tersenyum ramah.


"Maaf apa sebelumnya anda sudah memiliki janji?" tanya Resepsionis


"Saya..." ucap Alexa terpotong.


"Sayang, kamu sudah datang? Kenapa nggak langsung ke ruanganku?" tanya Sean yang baru saja turun dari Lift setelah di beri tahu anak buahnya, yang ia minta menjadi pelindung Alexa secara diam-diam. Memberi tahu dirinya jika calon nyonya mereka sudah sampai di perusahaan.


Sean langsung memeluk pinggang Alexa posesif, membuat Alexa bersemu merah. Semua orang di sana sangat terkejut melihat kedekatan model terkenal itu dengan bos besar mereka yang terkenal dingin dan tidak tersentuh oleh wanita.


Tak ayal beberapa karyawan mengabadikannya dengan jepretan photo yang membuat photo itu kemudian Viral di jagat Maya.


"Aku kan tidak tahu di lantai mana ruangan kamu, Sean" ucap Alexa.


"Kenapa tidak menelepon, Hmm?" tanya Sean.


"Aku ingin memberikan kejutan" ucap Alexa polos.


"Ada-ada saja kamu ini. Yuk kita makan siang, aku sudah memesan makanan di restoran favorit kamu" ucap Sean menggandeng tangan Alexa.


Sebelum ia berjalan keluar, ia menoleh ke arah William, William paham dan menoleh ke arah resepsionis dan karyawan yang lain.


"Nona Alexa adalah calon istri Tuan muda, jika lain kali ia datang. Perlakukan ia sama dengan kalian memperlakukan tuan muda, mrngerti!" ucap William menjelaskan posisi Alexa saat ini.


"Ba-Baik tuan William" ucap resepsionis terkejut, begitupun karyawan yang lain yang ada di sana.


Dan gosip itu cepat sekali beredar, bahkan media masa kini menyoroti pasangan paling fenomenal abad ini.


Untung saja tidak ada satupun kecuali keluarga yang mengetahui identitas Elie dan Finn. Jika mereka tahu, mungkin mereka semua menjilat ludah mereka. Karena pemenang kategori pasangan paling fenomenal pastinya di menangkan keduanya.


...••••...

__ADS_1


Waktu cepat sekali berlalu, Elie, Alexa dan juga Tari. Saat ini tengah melakukan fitting gaun pengantin mereka bertiga.


Acara pernikahan kurang dari satu Minggu lagi. dan mulai lusa mereka bertiga di pingit dan tidak di perbolehkan bertemu dengan calon suami mereka.


Jadi mereka bertiga memiliki Quality Time bersama dengan pasangan mereka masing-masing, setelah melakukan fitting gaun.


"Sudah selesai sayang?" tanya Finn yang sudah stand bay di parkiran depan menjemput calon istrinya.


"Sudah" jawab Elie mengangguk dan tersenyum manis.


Tak lama Sean dan Angga juga datang. Mereka menjemput pasangan mereka masing-masing. Kemudian pergi dengan tujuan dan arah yang berbeda.


"Mau makan di mana?" tanya Finn dengan lembut


"Aku ingin makan di kedai makanan yang baru buka di jalan X, aku dengar di sana makanannya enak" ucap Elie


"Oke ayo kita ke sana" ucap Finn


Ia melajukan mobilnya ke kedai di jalan X, Kedai itu hanya kedai kecil namun banyak sekali pengunjung di sana.


Beruntungnya mereka datang setelah ada pengunjung yang sudah ada yang selesai makan, dan kebagian tempat duduk.


"Sayang, kenapa tatapan mereka seperti itu melihat kita?" tanya Finn.


"Mungkin karena kamu tampan, jadi mereka mengagumi ciptaan Tuhan yang sempurna" ucap Elie terkekeh.


"Aku tidak suka, apa kamu tidak cemburu aku di lihatin seperti itu?" tanya Finn


"Ha-ha-ha, tentu tidak. Bukan karena aku tidak cinta, tapi aku paham resiko punya calon suami yang sangat tampan seperti kamu. Pasti banyak yang melirik, terutama para wanita. Asalkan kamu tidak meladeni wanita lain, aku tidak masalah, karena aku tidak bisa melarang orang memandang kagum ke arahmu. Mereka punya mata, dan mereka punya hak dan kebebasan melihat kemana saja yang mereka mau" ucap Elie


"Kalau tidak nyaman, kita lebih baik pindah ke tempat lain" ucap Elie.


"Tidak perlu sayang, aku tidak apa-apa" ucap Finn meyakinkan jika ia tidak masalah.


Mereka kemudian menyantap makanan di sana, yang ternyata makanannya memang lah sangat lezat dengan harga yang terjangkau untuk kalangan menengah ke bawah. Keduanya makan dengan tenang menghiraukan pelanggan lain yang menatap mereka.


...


Di sebuah Villa mewah di pinggir ibukota.

__ADS_1


Cheryl tengah berdandan dengan cantik, ia berniat hari ini ingin membeli tas mewah keluaran terbaru.


Ia tidak mempedulikan perutnya yang sudah sangat besar karena sudah 9 bulan. Dan masih menggunakan High heels kemana-mana.


"Meskipun Ari akhir-akhir ini sibuk bekerja, itu tidak masalah. Itu tandanya ia bertanggung jawab untuk menafkahi ku dan anak kami. Aku tidak sabar untuk menikah dengannya setelah bayi ini lahir, belum menikah saja ia sudah memberikan apapun yang aku mau. Ya, meskipun jarang sekali aku melihatnya karena sibuk bekerja" ucap Cheryl.


"Sudah, ayo let's go! Tas baru ku, I'am coming!!" ucap Cheryl semangat


Namun saat ia selangkah keluar dari kamar, perutnya terasa nyeri. Dari sela kakinya keluar cairan bening.


"Ahhkkk....Sakiiittt" teriak Cheryl.


Pelayan di villa yang mendengar terikan itu bergegas datang.


"Nyonya, astaga nyonya anda kenapa?" tanya Salah satu pelayan yang terkejut melihat majikannya duduk sembari memeluk perutnya dan kesakitan.


"Sepertinya nyonya kontraksi dan mau melahirkan, Jum. Kamu panggil Jono di depan suruh siapkan mobil, kita ke rumah sakit sekarang. Aku akan menelepon tuan muda supaya menyusul ke rumah sakit" ucap salah satu pelayan lainnya.


Dan saat itu juga, Cheryl di larikan ke rumah sakit karena mau melahirkan.


...


Mobil Finn berhenti di depan halaman mansion Adhisti, ia menggenggam tangan Elie dan mengecupnya berkali-kali.


"Kamu jadi datang besok ke acara syukuran kelulusan Moza di rumah?" tanya Finn


"Hmm, aku dan yang lain akan datang. Mumpung acara pingit di mulai besok lusa, jadi besok aku masih bisa keluar rumah" ucap Elie


"Hmm, kalau begitu aku tunggu di rumah sayang, kamu istirahat yang cukup jangan sampai sakit" ucap Finn tulus


"Kamu juga sama, istirahat yang cukup dan jangan sampai sakit" ucap Elie tersenyum


"Tentu, aku pulang dulu, sampaikan salam untuk Daddy dan mommy. Maaf aku tidak mampir karena harus mengecek kerjaan di perusahaan" ucap Finn


"Hmm, kamu hati-hati pulangnya" ucap Elie l.


Finn mengecup kening Elie sebelum gadis itu turun dari dalam mobil. Elie melambaikan tangannya, hingga mobil Finn melaju dan tidak lagi terlihat.


...••••...

__ADS_1


__ADS_2