Rebirth Of Queen

Rebirth Of Queen
Malam pertama


__ADS_3

Artur menelan salivanya saat melihat tatapan menyeramkan Finn yang tajam dan sangat menusuk. Ia juga mengusap tengkuknya yang merinding tiba-tiba.


"B-bos!!" ucap Arthur dengan mode takut menatap Finn.


"B-bos, ini laptop yang anda minta" ucap Arthur menyodorkan laptop milik Finn. Finn langsung menerima laptop itu.


"Hmm, sekarang kamu boleh pergi!!" ucap Finn secara tidak langsung mengusir dengan nada datar dan juga dingin.


Arthur tidak menunggu lama, ia langsung beranjak pergi sebelum di seruduk banteng mengamuk karena masa cocok tanam mereka gagal.


Finn langsung menutup pintunya, ia juga menatap ke pintu kamar mandi lalu menghela nafas.


Karena di rasa istrinya akan lama di kamar mandi, ia membuka laptop dan mengetik tangannya secepat kilat di atas keyboard.


"Ya Tuhan, bagaimana jika El tahu semua ini! Orang itu pasti ingin sekali di kuliti oleh istriku karena berani mengusik salah satu keluarganya" gumam Finn sambil menutup laptop kembali.


Finn memutuskan untuk Diam dan mencari waktu untuk bicara dengan istrinya, Agar Elie tidak terkejut saat mendengarnya.


Ceklek, pintu kamar mandi terbuka, Finn segera menghampiri istrinya itu dan berbisik.


"Tunggu aku sayang, aku mandi sebentar sebelum melanjutkan kegiatan kita yang tertunda barusan" ucap Finn mengerlingkan matanya, yang sontak membuat wajah Elie memerah.


Benar saja Finn langsung bergegas mandi dan hanya membutuhkan waktu lima menit saja lalu ia keluar


Finn keluar dengan di balut handuk yang melingkar di pinggangnya. Roti sobek dengan delapan kotak menghiasi perut nya, di tambah rambut basah yang meneteskan air membuat kesan Se*si seorang Finn terlihat berkali-kali lipat.


Lihat saja sekarang Elie terpesona melihat tubuh suaminya, ini jauh lebih hot di banding Rico yang tidak ada apa-apanya itu, bahkan Rico tidak memiliki kotak meskipun perutnya rata.


"Kamu suka sayang?" tanya Finn yang saat ini berada di depan Elie.


Elie secara tidak sadar mengangguk membuat Finn gemas sendiri. Ia menuntun tangan Elie untuk mengelus perutnya


"Kau siap sayang?" ucap Finn yang membuat Elie tersadar dan mendongak melihat wajah tampan Finn dan menarik tangannya.

__ADS_1


Finn langsung menyambar bibir merah ceri milik istrinya itu. Ia meny*sap dan ********** dengan lembut namun menuntut.


Tangannya dengan aktif membuka tali Kimono Elie. Dan terpampanglah sebuah pakaian haram yang hanya menutup segitiga dan juga Choco chips milik Elie itu.


"Sayang, kau sungguh sangat menggoda. Aku ingin melakukannya sekarang, boleh?" tanya Finn dengan lembut.


Elie hanya mengangguk, dan terjadilah malam pertama yang begitu panas dan mendebarkan itu. Keduanya bersimbah peluh seperti habis mandi, nafas mereka tersengal.


Suara D*saham sahut menyahut dengan indahnya. Bercak noda darah di seprai putih itu menandakan, jika Elie saat ini sudah benar-benar menjadi milik Finn seutuhnya.


"Terimakasih sayang, aku sangat mencintaimu" ucap Finn mengecup kening istrinya yang berada di dekapannya itu dengan tulus.


"Sama-sama, aku juga mencintaimu mas" ucap Elie yang sudah lemas karena berkali-kali mencapai hal yang sebelumnya belum pernah ia dapatkan.


Ya, Elie merupakan tipikal wanita yang sulit mencapai puncak dan tangan lama. Namun itu tidak berlaku pada Finn yang sangat perkasa.


Bahkan Elie sedikit kualahan namun ia juga merasakan kepuasan dan kenikmatan dari suaminya itu.


...


Hal serupa sama terjadi dengan Angga yang sukses mencetak gol perdana di turnamen ini.


Namun Berbeda dengan Elie-Finn dan Angga-Tari. Berbeda pula dengan yang di alami Pasangan Sean dan Lexa.


Sean sangat panik saat Lexa menatapnya dengan wajah sendunya. Ia kemudian membimbing istrinya itu untuk duduk di sampingnya. Ia dengan pelan menanyakan kenapa istrinya terlihat sedih.


Tapi Lexa malah menangis dan memeluk Sean, Sean dengan sabar mengelus punggung istrinya itu.


"Maaf Sean kita tidak bisa melakukan malam pertama kita" ucap Lexa


"Kenapa? Apa kau belum siap?" tanya Sean dengan kening mengerut. Ia sedikit kecewa jika istrinya masih belum menerima dia seuntuhnya.


Lexa dengan cepat menggelengkan kepala, ia kemudian menyembunyikan wajahnya di dada sang suami.

__ADS_1


"Bukan karena itu, tapi a-aku Haid, Huaaaaaa" tangis Lexa kembali pecah.


Perasaan Sean campur aduk, ia senang ternyata istrinya menolak bukan karena belum menerimanya. Namun. ia juga sedikit kecewa karena harus menunggu sampai Minggu depan untuk menyentuh sang istri.


"Tidak apa-apa, kita bisa melakukannya nanti setelah selesai. Lebih baik kita istirahat, bukankah kamu lelah sejak pagi belum beristirahat, hmm" ucap Sean tersenyum.


"Kamu tidak marah padaku?" tanya Lexa sesenggukan


Sean menggelengkan kepalanya, ia menggenggam tangan sang istri.


"Aku tidak marah, bukannya itu wajar perempuan ada masanya berhalangan. Aku mengerti sayang, kita bisa melakukannya sampai puas saat masa bulan merah mu sudah selesai" ucap Sean yang membuat Lexa terharu.


"Sini, ayo tidur. Aku ingin merasakan tidur berpelukan dengan wanita yang sangat aku cintai. Cup, selamat malam dan mimpi indah Istriku sayang" ucap Sean


"Selamat malam dan mimpi indah juga suamiku sayang" balas Lexa yang kini meringsut ke pelukan hangat Sean lalu tertidur.


...


"Kenapa?" tanya Elie yang kini tengah bersandar di dada Finn kelelahan setelah melakukan ronde ke dua.


Jemarinya terus menyusuri tubuh Finn.


"Awalnya aku akan bilang besok. Tapi, aku takut terjadi hal buruk lainnya di masa depan" ucap Finn membuat Elie terkejut dan penasaran apa yang di maksud Finn.


"Bisa jelaskan padaku mas?" Tanya Elie.


"Sayang, sepertinya kakakmu sedang dalam masalah" ucap Finn membuat jantung Elie berhenti sejenak.


"Aku sudah memeriksa semua keadaan keluarga kita. Dan sepertinya menemukan sesuatu pada kakakmu, ia ternyata di jual oleh kekasihnya di tempat pel**ur Madam Freya di kawasan kota. Dan ia baru saja melahirkan anakknya secara sesar " lanjut Finn yang membuat Elie sangat terkejut


Degh!


...••••...

__ADS_1


__ADS_2