Rebirth Of Queen

Rebirth Of Queen
Pemeriksaan Elie


__ADS_3

Haii semua..👋


Maaf kemarin Author nggak sempat update, soal nya lagi ngerasain badan nggak enak banget🙏 Hari ini juga update 1 BAB dulu ya, mudah-mudahan besok udah Fit lagi.


Selamat membaca 🤗


...>>>>•••<<<<...


Elie menatap suaminya heran, karena saat ini keduanya sudah berada di rumah sakit. Finn sama sekali tidak menjawab rasa penasarannya itu dan hanya mengatakan nanti kamu juga tahu sendiri.


Meskipun kesal ia tetap mengikuti suaminya, ia mencoba membaca pikiran Finn namun ia gagal dan mendengus main kesal.


Jika di pikir-pikir, ia menyadari jika ia sangat jarang mendengar batinan sang suami dan sempat bertanya-tanya.


Namun ia mengalihkan pertanyaannya itu, karena berpikir jika Finn memang tidak sedang memikirkan sesuatu saat ini.


"Kenapa laki-laki? Aku mau dokternya wanita" ucap Finn kesal.


Ia baru tahu jika Dokter spesialis kandungan kebanyakan laki-laki. Dan di rumah sakit itu, justru dokter kandungan yang banyak pasien hingga mengantri panjang, justru Dokternya laki-laki.


Mana mau Finn melihat istrinya di sentuh laki-laki lain. Meskipun laki-laki itu dokter, tetap ia tidak mau. Jika masih ada wanita kenapa mesti laki-laki, kecuali memang keadaan darurat dan tidak memiliki jalan keluar lagi.


"Dokter perempuan ada, tapi jam prakteknya satu jam lagi, Tuan" ucap resepsionis sopan


"Baiklah dokter itu saja. Tolong sampaikan dokter wanita itu, jika ia bisa memajukan jam prakteknya 10 menit dari sekarang. saya akan bayar dia 10 Milyar untuk pemeriksaan hari ini" ucap Finn, sukses membuat Resepsionis dan Elie tercengang.


"Mas, kamu apa-apaan sih? Kan kita bisa nunggu satu jam kalau memang jam praktek dokter nya sudah di tentukan. Memang kita mau ke dokter apa sih?" tanya Elie.


"Ssttt, sayang... Sudah kamu diam saja. Pokoknya kamu ikutin kata aku hari ini, oke!" ucap Finn.


"Terserah kamu, huuhh" ucap Elie cemberut, ia bersidekap dada dan berbalik badan memunggungi sang suami.


Ia kesal karena tidak biasa-biasa nya Finn tidak menuruti keinginannya. Dia juga penasaran untuk apa dirinya di ajak menemui dokter, padahal ia sehat dan tidak sakit apapun.

__ADS_1


"Sudah di telepon mbak, Dokternya?" tanya Finn


Resepsionis yang masih terkejut dan bengong itu, seketika tersadar saat mendengar Finn bertanya padanya.


"Eh, y-ya Tuan. Ah belum. Maaf, s-saya hubungi sekarang" ucap Resepsionis, nyawanya masih di awang-awang setelah mendengar Finn begitu mudahnya mengucapkan 10 Milyar tanpa berkedip.


Tidak menunggu lama, resepsionis itu segera menghubungi Dokter kandungan wanita. Yang memang ia sudah kenal dan ia juga memiliki nomer dokter itu di ponselnya.


Setelah selesai menelepon, Resepsionis mengatakan jika dokter bersedia dan meminta Finn dan Elie menunggu selama sepuluh menit di ruangan Dokter Vania.


Meskipun Elie tengah kesal pada Finn, namun ia tetap mengikuti langkah Finn menuju ke ruangan dokter Vania, karena tangannya saat ini di genggam erat oleh suaminya itu.


...


Setelah menunggu 8 menit, pintu ruangan terbuka. Dokter Vania yang masih sangat muda yaitu 26 tahun itu pun masuk dan hendak duduk di bangkunya.


"Selamat sore tuan dan nyonya, maaf membuat kalian menunggu" ucap Dokter Vania.


Dalam sepersekian detik, Dokter Vania terkesima sebelum ia duduk, namun ia segera sadar dan memiliki etiket kerja yang baik. Meskipun Finn sangat tampan dan sangat kaya raya. Karena berani mengeluarkan uang 10 Milyar dengan mudah dan tanpa beban.


Tapi ia yakin Finn sudah berkeluarga dan juga bisa di lihat jika umur Finn lebih muda darinya.


Ia juga bukan wanita gila dan berpikiran sempit. Ia wanita baik-baik yang menjunjung moral dan ingin mendapatkan pria baik-baik pula dan tentunya pria yang belum punya ikatan dengan wanita lain.


"Tolong periksa istri saya! Aku pikir ia tengah hamil" ucap Finn dengan gamblang dan datar.


Elie tentu saja terkejut, ia pikir Ucapan Finn terlalu konyol. Ia jelas lebih paham ciri-ciri ibu hamil, karena ia pernah hamil di kehidupan sebelumnya.


Namun meskipun begitu ia tetap diam, tidak berkomentar apapun, karena ia tidak ingin mempermalukan dia dan suaminya jika haris berdebat di sini.


"Maaf nyonya, boleh saya tahu kapan terakhir kali anda menstruasi?" tanya Dokter Vania.


Mendengar itu Elie terkejut, pasalnya ia baru ingat jika siklus mentruasinya belum datang bulan ini. Namun ia ragu jika ia hamil, karena ia tidak mengalami mual dan sebagainya.

__ADS_1


"Awal bulan kemarin dok" ucap Elie


"Berarti sudah lewat 3 Minggu dari masa datang bulan normal ya. Apa nyonya sudah pernah Test dengan test pack?" tanya Dokter Vania yang di balas gelengan kepala Elie.


"Baik, Kalau begitu nyonya bisa buang air kecil dulu, lalu tampung di sini, jangan sampai penuh dan cukup setengah nya saja. Dan letakan di meja sebelah sana" ucap Dokter Vania lagi.


Elie menurut saja, ia kemudian ke kamar mandi untuk buang air kecil. Setelahnya Dokter Vania menghampiri meja dan memakai sarung tangannya sembari membawa alat test pack untuk mengujinya. Setelah mendapatkan hasilnya, ia tersenyum.


"Mari saya periksa dulu nyonya, rebahan sebelah sini!" ucap Dokter Vania.


Elie hanya menurut, ia kini tengah berbaring di brangkar.


"Permisi saya buka ya!" ucap Dokter Vania permisi membuka baju hingga perut Elie terlihat. Ia kemudian mengecek dengan menekan perut Elie dengan jemarinya.


"Selamat tuan, nyonya. Anda akan menjadi orang tua sebentar lagi. Nyonya Lance tengah mengandung saat ini" ucap Dokter Vania tersenyum.


"Benarkah?" ucap Elie dan Finn bersamaan, keduanya kemudian berpelukan, Finn mencium Kening dan bibir Elie berkali-kali, hingga membuat Dokter Vania membuang muka karena malu sendiri.


"Dok, usia kandungan ku sudah berapa minggu?" tanya Elie.


Jika menurut siklus, usia kandungan anda sudah enam atau tujuh Minggu. Tapi untuk lebih jelasnya, bisa di lakukan USG" ucap Dokter Vania.


Kemudian Elie melakukan pemeriksaan USG, ternya benar jika dirinya hamil dan janin di dalam perutnya sudah enam Minggu.


Karena rasa bahagia yang di rasakan Finn dan Elie saat ini. Finn tidak sungkan-sungkan memberikan bonus untuk dokter. Dan memberikan biaya pemeriksaan yang awalnya 10 Milyar menjadi 20 Milyar.


Keduanya keluar dari rumah sakit dengan perasaan bahagia. Finn berkali-kali mengucapkan terimakasih dan i love you pada Elie.


Ia juga janji akan jadi Ayah Ekstra siaga untuk istri dan calon anaknya itu.


Mereka tidak sabar segera membagikan kabar bahagia pada keluarga besar mereka.


...••••...

__ADS_1


__ADS_2