
"Tidak mungkin!" teriak Robert sambil memegangi dadanya yang terasa sakit.
Bagaimana mungkin ia tidak terkejut, saat mengetahui perusahan yang sudah bangun kakeknya kini hancur di tangannya.
Bahkan tidak tersisa lagi uang yang ia punya saat ini. Satu sen pun tak ada di tangannya, ia menyesal karena sejak dirinya menjadi kepala keluarga Kiel, dirinya tidak pernah memegang uang cash. Ia selalu membawa kartu-kartu kebanggaannya kemanapun.
Namun kartu itu hanya sekedar kartu biasa saat ini, tidak ada saldo tersisa di sana. Bukan hanya dia, tapi dana perusahaan dan semua tabungan atas nama ia, anak, cucu dan menantunya. Semua di sana tertera Angka 0 di sana.
Apalagi para investor meneleponnya terus menerus meminta dana yang mereka investasi kan segera di kembalikan.
Belum lagi para karyawan di perusahaan, lebih dari 1000 orang, menuntut gaji mereka di bayarkan.
"Tuan!! Tuan!!" teriak kepala pelayan memanggil nya.
"Kenapa kamu berteriak-teriak??" ucap Robert kesal dan memijat pangkal hidungnya pusing.
"Ma-maaf Tuan, itu ada orang di luar mencari anda" ucap kepala pelayan.
"Siapa? Bilang aku tidak ingin bertemu siapa pun saat ini" ucap Robert
"T-tapi tuan, orang-orang yang mencari anda di depan adalah polisi dan orang dari bank" ucap Kepala pelayan.
"Ck.. Astaga... Apalagi ini?" ucap Robert menghela nafas dan beranjak keluar menemui orang-orang yang mencari dirinya.
"Ada apa ini?" Ucap Robert saat ia menemui beberapa orang yang datang ke kediamannya.
"Selamat siang Tuan, saya dari pihak Bank X datang untuk menyita Rumah dan aset pribadi tidak bergerak, karena anda belum membayar hutang yang anda pinjam di Bank sebelumnya" ucap orang bank itu to the point.
"Apa-apaan ini maksudnya? Bukankah jatuh tempo masih lama? Kenapa anda seenaknya ingin menyita rumah dan aset pribadi saya?" teriak Robert.
"Itu sudah keputusan direktur dan pihak kami sudah memiliki surat legalitas dari pengadilan, jadi kami hanya menjalankan tugas dari atasan. Tim juga sudah menganalisa keuangan anda dan memastikan anda sudah tidak mungkin lagi membayarnya karena tidak memiliki uang. Jadi sebelum pihak bank merugi, kami akan menyita rumah dan harta tidak bergerak anda. Mohon untuk meninggalkan rumah ini dan tidak membawa apapun termasuk kendaraan, kami memberi waktu 1x24 jam untuk berkemas. Jika anda keberatan, silahkan ajukan banding ke pengadilan" ucap Orang Bank itu.
"Ya Tuhan...." ucap Robert meremas dadanya yang kian terasa sakit.
__ADS_1
Kepala pelayan hanya diam saja saat Robert sedikit oleng, pasalnya ia mendengar yang di ucapkan orang bank. Jika begitu, dirinya kemungkinan tidak akan di gaji bulan ini, karena majikannya sudah tidak memiliki uang lagi.
Ia bukan orang bodoh, ia bekerja untuk uang. Jadi jika kemungkinan besar ia tidak di gaji bulan ini, untuk apa lagi ia mengabdi pada keluarga Kiel yang sudah hancur.
"Selamat siang, Pak. Saya dari kepolisan kota London, ini surat penangkapan anda atas keterlibatan anda dalam tindakan ilegal sebagai pemilik dan juga penanggung jawab perusahaan. Kami minta kerja samanya untuk ikut kami ke kantor polisi" ucap Polisi berbadan tegap itu menyerahkan surat penangkapan Robert.
Mendengar itu Robert limbung tidak sadarkan diri, namun itu tidak mengubah keadaan jika dirinya sekarang seorang narapidana. Dan keluarganya hancur menjadi gelandangan baru, tanpa tempat tinggal dan uang.
Begitupun Carmila yang sudah di blacklist oleh semua perusahaan entertainment di seluruh dunia, penyakit kejiwaannya tumbuh kian menjadi-jadi dan benar-benar membuatnya menjadi orang Gila di jalanan, bahkan di buang oleh orang tua dan saudaranya karena sudah menjadi beban.
...
Setelah menyelesaikan masalah dengan keluarga Kiel, Finn kembali ke perusahaan untuk menyelesaikan beberapa berkas yang perlu ia tanda tangani.
Kini dengan hancurnya Kiel Group, F.A Corporation menjadi perusahaan terbesar terkaya nomor satu di Inggris, dan menjadi perusahaan Terbesar nomor lima dunia.
Benar, F.A Corporation adalah perusahan terbesar ke lima di dunia. Namun dirinya adalah orang terkaya di dunia, karena di 4 perusahaan lain di list lima besar. Dirinya memiliki saham yang besar di sana.
"Maaf Ketua, meskipun pesawat jet pribadi milik anda sudah siap, namun tidak bisa melakukan penerbangan saat ini. Karena informasi dari sana mengenai cuaca sedang buruk dan semua jenis penerbangan di cancel, karena tidak ingin mengambil kemungkinan resiko yang buruk terjadi" ucap Azel
"Haaaaahhhhh" Finn menghela nafas panjang.
"Kapan cuaca kembali normal?" tanya Finn
"Saya belum tahu, menurut pemantauan cuaca, kemungkinan jika besok pagi cerah, penerbangan dapat di lakukan di siang hari" ucap Azel.
"Baiklah, sepertinya aku harus sabar menunggu besok untuk pulang. Kalau begitu persiapkan mobil, setengah jam lagi kita pergi ke Jade mansion" ucap Finn
"Baik" ucap Azel
Mendengar Jade mansion wajah Azel cerah dan bersemangat. Ia langsung keluar dari ruangan kerja Finn dan melakukan apa yang di minta bosnya itu.
...
__ADS_1
Di kamar, setelah makan malam dengan keluarga. Elie kini tengah mempersiapkan segala sesuatu yang akan ia bawa ke panti, di mulai dari buku, pakaian, mainan dan lain-lain.
Drrrrtttt
Ponselnya bergetar Elie bersemangat saat nama Finn muncul di layar. Ia tahu jika Finn sudah berhasil melakukan pekerjaannya, karena ia juga melihat berita tentang runtuhnya Kiel Group.
"Hallo Finn" sapa Elie dengan senyum di wajahnya
"Hallo El" balas sapa Finn dengan senyuman juga
Awalnya Finn murung karena tidak bisa pulang hari ini ke Indonesia, namun setelah melihat senyum kekasihnya ia tidak bisa menahan diri untuk tersenyum juga.
"Kau sedang apa?" tanya Finn
"Aku sedang memeriksa barang yang ingin aku bawa ke panti besok" di ucap Elie
"Panti?" beo Finn bingung
"Iya, aku ingin ke panti yang dulu sering aku kunjungi. Aku besok pergi bersama Moza ke sana" ucap Elie
"Baiklah, hati-hati saat berangkat" ucap Finn
"Tentu, Oh iya aku mendengar kamu berhasil mengurus pekerjaan mu dengan baik, ya meskipun tidak jadi melakukan kontrak kerjasama. Tapi kamu berhasil menghancurkan perusahan itu" ucap Elie terkekeh
"Ya, tentu aku akan menghancurkan perusahan milik tua Bangka itu karena meminta hal yang sangat mustahil aku lakukan dan aku benci, bahkan berani mengancamku. Maka ia harus mengambil resikonya" ucap Finn
"Oh iya El, maaf aku tidak bisa langsung pulang hari ini karena cuaca di sini sedang tidak kondusif dan semua penerbangan di cancel. Mungkin aku pulang besok saat cuaca sudah kembali cerah" ucap Finn
"Tidak apa-apa, yang penting kamu baik-baik saja dan sehat. Aku akan menunggumu di sini" ucap Elie tersenyum
Keduanya pun mengobrol sampai Finn mengakhiri teleponnya setengah jam kemudian.
...••••...
__ADS_1