Rebirth Of Queen

Rebirth Of Queen
Draft


__ADS_3

Sesampainya mereka di ruangan kerja Elie, ketiganya langsung masuk tanpa mengetuk pintu terlebih dulu.


Ternyata Keegan dan juga Daniel sudah berada di dalam ruangan, namun keduanya tidak terkejut saat Elie masuk tiba-tiba.


"Queen" panggil Keegan tersenyum saat melihat Elie datang.


"Nona Queen, anda sudah datang?" sapa Daniel saat melihat Elie datang.


Namun keduanya melihat ke arah dua orang yang masuk bersama dengan Queen mereka.


Finn yang kini sudah masuk kedalam ruangan, ia membuka masker yang ia pakai. Saat itu juga Keegan dan Daniel tahu jika laki-laki itu adalah kekasih dari adik angkat mereka, Finn.


Daniel menatap heran pada wanita cantik yang terlihat dingin di belakang Finn itu. Namun ia juga melihat jika mata wanita itu berkaca-kaca saat melihat mereka berdua.


"Hallo tuan muda Finn" sapa Daniel pada Finn dengan sopan.


"Oh ternyata itu kamu Finn" sapa Keegan terlihat lebih santai tanpa memanggil Finn dengan embel-embel tuan muda di depannya.


"Senang bertemu kalian berdua kakak ipar. Apa kabar kalian baik?" ucap Finn sopan


"Tentu, kabarku baik adik ipar" ucap Keegan membuat Finn dalam hati senang di panggil adik ipar oleh orang di anggap kakak kekasihnya itu.


"Kabar saya juga baik, tuan muda" jawab Daniel sopan


Ia sudah terbiasa berkata formal jika masih berada di area dan waktu bekerja.


"Egan, Niel, kalian sudah ada di sini rupanya. Ayo duduk" ucap Elie memotong pembicaraan kemudian ia duduk di sofa di ikuti oleh Finn dan juga Eveline.


Kini pandangan Daniel kembali melihat ke arah di mana Eveline yang baru saja duduk. Entah mengapa dia merasa tidak asing dengan wanita yang duduk tak jauh darinya itu.


Melihat arah pandang Daniel ke arah Eveline, Elie tersenyum. Memang sejak dulu, di antara Daniel dan Keegan. Daniel lebih peka terhadap keadaan sekitar, Ia sangat mudah mengenali semua orang di sekitarnya hanya dengan mengandalkan insting dan perasaannya.


Meskipun untuk dirinya pribadi, Keegan jelas lebih mengenal Elie lebih dalam karena sifatnya yang memang sangat menempel pada Elie sejak dulu.


Namun keduanya sama-sama menyayangi Elie dan Adelia/Eveline sebagai seorang adik, yang wajib mereka lindungi.


"Kau kenal dia Niel?" tanya Elie mencoba melihat apakah Daniel tahu dan bisa menebak identitas Eveline.


"Tidak" ucap Daniel menggelengkan kepalanya, namun matanya masih menatap Eveline duduk.


"Tapi, jujur saja. Aku seperti pernah melihatnya entah di mana dan kapan, ada perasaan akrab saat aku menatapnya" ucap Daniel jujur.

__ADS_1


Ia tidak peduli tanggapan orang lain dengan ucapannya barusan. Selagi Elie menanyakan sesuatu padanya, ia akan menjawabnya dengan terbuka dan jujur.


"Memang siapa dia Queen?" tanya Keegan kini ikut menatap Eveline.


"Kamu tidak mengenalnya Egan?" tanya Elie


"Tidak, memangnya siapa?" tanya Keegan lagi


"Lia!" ucap Elie singkat


Degh!!


Ucapan Elie membuat detak jantung keduanya berdetak kencang.


"Dia Adelia, adik kita yang telah lama hilang" ucap Elie tersenyum


"Lia??" ucap Keegan dan Daniel terkejut, keduanya kompak menoleh ke arah Eveline yang kini dua butir air mata sudah jatuh di pipinya.


"Kak Keegan, kak Daniel. Ini Lia hiks Lia yang dulu kalian selalu ledek saat bermanjaan dengan kak Queen" ucap Eveline menangis.


GREP!!


Baik Keegan maupun Daniel, langsung beranjak dari duduknya dan memeluk Eveline bersama-sama.


"Lia, astaga... Kamu kemana saja selama ini? kau tahu, Kakak sudah cari kamu kemana-mana tapi tidak pernah menemukan titik terang keberadaan kamu" ucap Keegan sangat bahagia bertemu dengan salah satu adiknya.


"Benar kata Keegan, Lia. Kau tahu, kita berdua selalu mencari kamu selama ini, kami takut terjadi hal buruk menimpa dirimu" ucap Daniel memeluk Lia dengan erat.


"Huuu huuu iya Kak, maafkan Lia. Lia membuat kalian semua khawatir" ucap Lia tangisnya pecah.


Dan setelah adegan pertemuan yang sudah hampir tujuh tahun tidak pernah bertemu. Elie meminta Eveline menceritakan apa yang terjadi padanya, sejak menghilang pada kedua kakak laki-laki nya itu.


Setelah mengetahui apa yang terjadi pada Adik bungsu mereka. Keegan dan Daniel kesal pada orang yang berani menculik Eveline.


Mereka juga berterima kasih pada Finn karena sudah menyelamatkan Eveline/Adelia.


...


Gista kini masih berada di ruangan rawat inap di rumah sakit. Ia terpaksa tinggal di ruang rawat inap sambil menunggu hasil test darahnya keluar.


Jika dia pulang di apartemen, ia tidak memiliki siapa-siapa di sana, ia takut jika ia pingsan dan tidak ada siapapun di apartemen.

__ADS_1


Terlebih, Didi pastinya pulang ke rumah istri sahnya. Dan akan kembali menemuinya saat butuh memuaskan hasrat pria tua itu.


Setelah menunggu hampir 24 jam. Test itu akhirnya keluar. Kini di hadapannya, Dokter berdiri menatap hasil pemeriksaan di dalam amplop coklat.


"Saya cek dulu hasil pemeriksaannya nona" ucap Dokter yang bertugas sebagai dokter jaga di ruangan rawat inap.


"Iya dok, silahkan" jawab Gista


Ia berharap jika dirinya tidak memiliki penyakit berat.


Terlihat Dokter sangat terkejut dengan hasil pemeriksaan di tangannya dan sesekali menatap Gista dengan raut wajah kasihan.


"Bagaimana Dok hasilnya? Saya tidak apa-apa kan? Saya sehat kan Dok?" tanya Gista gelisah.


Dokter menghela nafas pelan dan menatap pasien yang terbaring lemah di hadapannya.


"Nona, mohon maaf. Boleh saya bertanya sesuatu perihal pribadi?" tanya Dokter


"Ya, tanya apa dokter?" tanya Gista dengan wajah pucatnya mengangguk.


"Apa sebelumnya nona pernah melakukan hubungan badan? Dengan pacar mungkin?" tanya dokter hati-hati. Karena sesuai data Gista adalah seorang yang kasih lajang.


"Y-ya Dok sa-saya pernah" ucap Gista terkejut, malu dan meremas seprai kuat. Ia takut ia tidak sengaja membuat dirinya berbadan dua saat melakukan hubungan badan dengan para pelanggannya.


Namun ia hanya melakukan hubungan badan tanpa pengaman dengan Gerald dan juga salah satu pelanggannya sekali karena membayarnya dengan mahal.


"Nona, saya harap anda sabar dan kuat saat menerima hasil pemeriksaan anda" ucap Dokter


"Sebenarnya a-apa yang terjadi pada saya Dok? A-apa sa-saya hamil?" tanya Gista gugup dan takut jika dirinya hamil.


"Anda tidak hamil nona" ucap Dokter.


"Syukurlah" ucap Gista merasa lega saat dokter menyampaikan ia sedang tidak dalam kondisi hamil. Namun itu tidak bertahan lama, setelah Dokter melanjutkan ucapannya.


"Tapi, anda terkena AIDS, penyakit yang membuat kekurangan atau kelemahan sistem kekebalan tubuh anda. Itu adalah penyakit yang di sebabkan oleh Virus HIV atau Human Immunodeficiency Virus" ucap Dokter membuat Gista syok saat mendengarnya.


"A-AIDS??? A-aku te-terkena AIDS?" ucap Gista dengan tubuh bergetar dan menangis.


"Tidak!!! Itu tidak mungkin kan Dok? Ini pasti ada kesalahan kan, Dok?" ucap Gista menangis tersedu-sedu.


"Maaf, Nona. Tapi itu adalah hasil akurat dari pemeriksaan anda secara menyeluruh" ucap Dokter.

__ADS_1


...••••...


__ADS_2