Rebirth Of Queen

Rebirth Of Queen
AILIE Resto


__ADS_3

AILIE Resto


Saat ini Aurelie dan Finn sudah sampai di restoran yang dulu pernah mereka kunjungi. Aurelie menatap papan nama restoran yang menggantung di luar. Entah mengapa melihat nama resto itu ia sedikit familier akan sesuatu, tapi dia gagal untuk mengingatnya.


"Ayo masuk, aku sudah reservasi ruangan untuk kita" ucap Finn


"Hmm ayo" balas Aurelie.


Mereka masuk dan langsung di arahkan oleh pelayan ke ruangan yang sama seperti pertama kali keduanya makan beberapa waktu yang lalu.


"Ini menu nya Kak, Silahkan di lihat dulu" ucap pelayan dengan ramah.


"Saya pesan Fullblood Wagyu Tenderloin, medium Well. Orange juice satu dan juga air mineral merk xx satu. Kamu pesan apa Finn?" tanya Aurelie menatap Finn di seberang mejanya.


"Samakan denganmu saja" ucap Finn


"Kalau begitu pesan dengan menu yang sama denganku tadi, jadi masing-masing dua" ucap Aurelie menyerahkan buku menu itu pada pelayan.


"Baik, mohon di tunggu sebentar ya kak" ucap pelayan kemudian keluar dari ruangan.


Melihat pelayan sudah keluar, mereka mengobrol dengan hangat. Sampai Aurelie menanyakan sesuatu yang membuat Finn terkejut namun ia bangga karena gadisnya ternyata sangat peka terhadap hal-hal di sekitarnya.


"Finn apa kau tahu mengapa restoran ini bernama AILIE? Entah mengapa nama ini terlihat familier saat aku melihatnya" ucap Aurelie


"Oh ya? Menurut tebakanmu kenapa nama restoran ini AILIE?" tanya Finn


"Orang aku nanya, malah nanya balik" sungut Aurel dengan manyun, yang di balas kekehan dari Finn.


"Aku cuma mau tahu pendapat kamu dulu" ucap Finn


"Aku nggak tahu, tapi aku salah fokus dengan nama AILIE dan tiga huruf kecil di bawahnya. FJL" ucap Aurelie yang hanya di balas anggukan kepala oleh Finn.


"Astaga sekarang kau malah angguk-angguk aja lagi" ucap Aurelie kesal


"Lah, aku sedang mendengarkan dan menyimak apa yang kamu ucapkan tadi El" ucap Finn

__ADS_1


"Ya kasih respon apa kek" ucap Aurelie kesal


"Mau tahu jawaban aku?" tanya Finn


"Nggak jadi, waktu kamu menjawab sudah abis" ucap Aurelie kesal


"Ha-ha-ha kalau kau sedang kesal kau sangat menggemaskan sayang" ucap Finn


Ucapan Finn membuat semburat merah dan telinga Aurelie memerah. Memang benar Finn sangat senang menggoda Aurelie, karena itu sangat menggemaskan di lihatnya.


"Aku kasih sedikit bocoran, tiga huruf kecil itu adalah singkatan dari nama seseorang" ucap Finn


Aurelie melihat tiga huruf kecil di bawah nama resto. FJL tiba-tiba saja Aurelie membelakan matanya, ia menoleh ke arah Finn, sedangkan Finn membuang muka ke arah samping.


Ia tahu jika Aurelie pasti sudah tahu apa yang ia maksud, lihat saja Aurelie yang saat ini tengah menatap ke arah Finn dengan pandangan tidak percaya. Namun dalam hatinya ia yakin jika tebakannya itu benar.


"Finn" panggil Aurelie


"Hmm" jawab Finn ringan.


"Jangan bilang kalau restoran ini milik kamu" ucap Aurelie


"Finn iiihhhh kenapa kamu diam saja tidak mengatakan sesuatu" ucap Aurelie kesal


"Kan kamu yang bilang 'jangan bilang kalau restoran ini milik kamu' Ya sudah aku diam aja sekarang" ucap Finn menahan tawanya


"Astaga..." Aurelie menepuk keningnya


"Ha-ha maaf-maaf, aku bercanda El. Iya ini memang restoran milikku, Hmm lebih tepatnya milik seseorang yang sangat aku cintai, yang nama samarannya menjadi nama dari restoran ini" ucap Finn tersenyum manis ke arah Aurelie


Degh! Degh! Degh!


Jantung Aurelie berdetak kencang, ia menatap tatapan teduh nan hangat dan penuh cinta, pria yang duduk di depannya. Ia baru sadar jika nama Restoran ini sekilas mirip nama dirinya.


Namun ia terdiam mencoba mencerna semuanya, pernyataan Rico yang membuat Aurelie sedikit ragu, dia memutuskan untuk menanyakannya agar jelas.

__ADS_1


"Kamu bilang tadi restoran ini milik orang yang kamu cintai?" tanya Aurelie dengan tatapan yang sulit di artikan, ia tersadar saat mengingat ucapan Finn.


Apa artinya Finn memiliki wanita lain yang di cintainya? Aurelie mendadak masam meskipun nama resto ini mirip dirinya, mungkin saja nama wanita itu kebetulan mirip juga dengan namanya, bukan.


Ada perasaan tidak mau Ge'eR dan juga rasa sakit menyusup di hatinya saat memikirkan hal itu.


"Awwsss Finn sakit" ucap Aurelie saat pipinya kena cubit gemas Finn.


"Jangan bohong, orang aku cubitnya pelan" ucap Finn


Cubitannya berubah menjadi elusan di pipi Aurelie, kemudian dia tersenyum dan berkata.


"Jangan berpikir macam-macam dan terlalu jauh. Selama aku hidup 21 tahun ini, aku hanya menyukaimu, aku belum pernah menyukai gadis lain. Dan mengenai restoran ini, aku tahu kamu sangat menyukai steak, jadi aku buat restoran ini untukmu. Resto ini memang milikku namun sudah aku alih nama menjadi namamu" ucap Finn.


"A-ap-apa ka-mu bilang? Re-resto ini untukku? Ja-jangan bercanda Finn" ucap Aurelie terhadap dan juga terkejut pastinya.


"Apa aku terlihat sedang bercanda El? Aku memang membuat restoran ini memang untukmu. Aku akan meminta orangku membawa dokumen kepemilikan itu padamu nantit" ucap Finn


"Aku nggak bisa terima ini" ucap Aurelie langsung


"Kenapa?" ucap Finn dengan raut wajah kecewa.


"Untuk apa kau memberiku semua ini? Kita bahkan hanya berteman sekarang dan aku belum memberikan kamu jawaban pastinya tentang perasaanku. Aku juga bukan cewek matre" ucap Aurelie menggelengkan kepalanya


"Siapa yang bilang kamu matre El? Dengarkan aku! Yang bilang cewek itu matre dia hanyalah pria yang tidak mau berkorban sedikit untuk menyenangkan hati pasangannya, kalaupun memberi pasti menginginkan timbal balik dari pasangannya. Dan bagi wanita yang pantas di sebut matre adalah wanita yang meminta sesuatu yang tidak logis pada pasangannya, meskipun ia tahu pasangannya tidak mampu namun ia menuntut untuk di penuhi tanpa adanya saling memahami" ucap Finn


"Yang aku lakukan wajar untuk membuat orang yang aku sayang bahagia, dan jelas karena aku mampu melakukannya. Ini semua hasil dari uangku sendiri, tidak ada sangkut paut dengan orang lain, aku ingin kamu bisa bahagia menyantap makanan favorit kamu. Jadi tidak ada yang mengatakan kamu cewe matre, karena kamu bukan wanita seperti itu" ucap Finn lagi.


"Aku tahu kita bukan pasangan kekasih sekarang. Walaupun aku mengharap kita lebih dari berteman, tapi meskipun nanti kau memberikan jawaban yang tidak sesuai dengan yang aku harapkan, itu tidak masalah. Restoran ini tetap milikmu, aku tidak merasa rugi ataupun menyesal memberikan restoran ini. Karena aku tulus ingin membahagiakanmu" ucap Finn


Aurelie menatapnya, ia tidak menyangka Finn akan memperlakukannya dengan seistimewa ini.


"Tapi ini semua berlebihan Finn" ucap Aurelie


"Ini sama sekali tidak berlebihan, aku justru menganggap ini hanya hal kecil. Di bandingkan kamu yang sangat berharga bagiku, semua ini tidak ada apa-apanya, bahkan tidak sebanding dengan nilai seujung rambut milikmu" ucap Finn

__ADS_1


Aurelie terharu, namun tidak selama itu karena pelayan datang mengantarkan pesanan mereka.


...


__ADS_2