Rebirth Of Queen

Rebirth Of Queen
Menceritakan tentang Penculikan


__ADS_3

Keesokan harinya Finn bergegas ke Demetri Group, ia berencana menemui Sean untuk membicarakan perihal tentang Alexa padanya.


Tanpa hambatan Finn masuk dan langsung menuju lantai teratas, tempat di mana ruang kerja Sean berada.


TING!


Pintu lift terbuka, William yang melihat Finn datang, terkejut. Ia langsung berdiri dan menyapanya dengan sopan.


"Selamat siang, tuan muda Lance. Apa ada yang bisa saya bantu?" sapa William.


"Siang juga Will, apa Sepupu ku ada di dalam?" tanya Finn


"Tuan muda ada di dalam, boleh saya tahu ada keperluan apa anda datang mencari tuan muda, tuan muda Lance?" tanya William


"Ada yang perlu aku bicarakan padanya, ini mengenai wanitanya" ucap Finn


Kening William mengerut saat Finn mengatakan tentang wanita bosnya. Namun William tetap menyampaikannya pada Sean.


"Tuan muda Lance, anda


bisa langsung masuk" ucap William, setelah di konfirmasi jika Sean mengizinkan Finn masuk.


"Terimakasih" ucap Finn langsung beranjak masuk ke ruangan kerja Sean.


"Apa Aku mengganggumu, sepupu?" tanya Finn langsung setelah ia masuk.


"Duduklah!" ucap Sean tidak menjawab pertanyaan adik sepupunya itu.


Kemudian Sean sendiri beranjak dari kursi kebesarannya menuju sofa tamu.


"Ada apa?" tanya Sean.


"Kau tidak sabar rupanya, Kakak. Baiklah, aku akan mengatakannya, ini jelas tentang wanitamu bukan wanitaku" ucap Finn membuat kening Sean mengerut.


"Ini tentang, calon kakak iparku Alexa" ucap Finn lagi membuat Sean sedikit terhenyak.


Ia pikir Finn datang ingin membicarakan tentang Elie, namun ternyata ia datang untuk membicarakan tentang Alexa.


Meskipun begitu, entah mengapa jantung Sean saat ini berdetak kencang, hanya dengan mendengar namanya dan juga bayangan wajah Alexa di pelupuk matanya.

__ADS_1


"Katakan!" ucap Sean penasaran.


"Aku tahu masalah yang sedang kau hadapi dengan kakak iparku, kau sudah mencuri ciuman pertama nya, bukan?" ucap Finn terkekeh


Membuat Sean terkejut karena ia tidak menyangka jika adik sepupunya itu tahu tentang hal itu.


"Itu tidak ada urusannya denganmu" ucap Sean datar dan dingin.


"Memang! Aku tidak ada urusannya, namun aku datang hanya memberi tahu beberapa hal yang mungkin tidak kau sadari tuan muda Demetri" ucap Finn lagi


Sean hanya diam, namun Finn jelas tahu jika dari tatapan Sean meminta ia melanjutkan ucapannya barusan.


"Ada dua hal yang ingin aku sampaikan. Yang pertama,aku ingin kau tanyakan pada hati kecilmu sendiri, sebenarnya siapa yang sebenarnya kau sukai. Elie atau Alexa?" ucap Finn menghela nafas.


"Hal yang kedua, aku ingin memberitahu mengenai kejadian penculikan yang kamu alami sewaktu kecil" ucap Finn yang sukses membuat Sean membelakan mata.


"Dari mana kau tahu, tentang itu?" tanya Sean.


Tentu saja ia terkejut, pasalnya mengenai penculikannya dulu. Berita itu di tutup serapat mungkin oleh keluarga Demetri, bahkan Fara, Ibu dari Finn yang notabene adik dari Abinaya yang tidak lain adalah ayah Sean, tidak tahu tentang penculikan itu terjadi.


Lalu bagaimana Finn mengetahui hal itu? Itu yang di pikirkan Sean dan sangat mustahil.


"Elie? Kau bohong! Meskipun aku tahu Elie adalah Queen yang legendaris, tapi berita itu sudah di tutup serapat mungkin dan tidak bisa di bongkar begitu saja" ucap Sean


"Yah, Keluarga Demetri memang sudah menyembunyikannya dengan sangat baik. Tapi kau lupa Q.A Technology, milik siapa perusahaan IT terbesar di ? Tapi bukan karena itu Elie tahu" ucap Finn, membuat Sean semakin tidak mengerti.


"Baik Elie ataupun Alexa, ia mengalami hilang ingatan saat kejadian beberapa tahun yang lalu. Dan mereka di culik oleh seorang wanita Gila di pinggir hutan.


Dan Baru kemarin, ingatan Elie pulih, dan mengingat segala nya. Kau mungkin bisa menebaknya, kenapa itu bisa kebetulan sama." ucap Finn


Sean terkejut lagi dan lagi, tentu saja ia paham. Itu berarti Alexa dan Elie adalah kedua anak gadis kecil yang terluka saat melindungi dirinya.


Itu berarti?


"Yang menyelamatkan kamu, adalah Alexa" ucap Finn seperti mengerti apa yang di pikirkan oleh Sean.


"A-Al-lexa?" ucap Sean tergagap.


"Ya, meskipun Elie terluka, itu karena ia melindungi Alexa, sedangkan gadis yang menghalangi balok kayu yang hendak di arahkan untuk memukul mu, itu adalah Alexa" ucap Finn.

__ADS_1


"Apa berita itu akurat?" tanya Sean.


"Tentu saja, aku tidak memiliki keuntungan apapun untuk menipumu kakak sepupu. Ini Bukalah!" ucap Finn sembari melemparkan Sebuah flashdisk.


Karena penasaran, Sean segera beranjak dari duduknya dan membuka flashdisk itu dari laptopnya.


Sean terkejut saat memang benar itu kebenarannya. Namun adegan sosok gadis kecil lain yang memukul dan mengikat wanita gila dan pria itu membuat Sean tercengang.


"Siapa Gadis yang memukul wanita gila itu?" tanya Sean.


"Dia Airani putri bungsu keluarga Eleanor, dia sudah meninggal hampir lima bulan yang lalu" ucap Finn


"Meninggal? Sayang sekali aku belum mengucapkan terimakasih kepadanya" ucap Sean.


"Aku akan menyampaikan ucapan rasa terimakasih padanya" ucap Finn dalam hati.


"Aku pergi dulu kalau begitu. Ini sudah jam makan siang, dan ingat pikirkan baik-baik tentang perasaanmu yang sesungguhnya pada kak Lexa. Jika kau mencintainya, maka perjuangkan. Jangan sampai penyesalan ke dua kali terjadi lagi, dan kamu akan kehilangan cinta lagi, sesaat setelah kau menyadarinya" ucap Finn


Sean terhenyak dengan ucapan Finn, itu adalah ucapan kebenaran. Dan Sean tidak ingin kehilangan untuk kedua kalinya. Maka ia akan memantapkan hati tentang perasaan pad dirinya itu.


...


Elie kini berada di kantor, ia melihat proposal pengajuan dari perusahaan asing di atas mejanya. Ia mempelajarinya dengan benar, ia kemudian berbicara dengan Keegan jika proposal itu tidak ada yang salah.


Hanya saja harus bertemu pihak calon mitranya sebelum mengambil keputusan Bekerja sama atau tidak.Yang di setujui oleh Keegan yang merupakan wakil dari Elie


"Bagaimana persiapan acara launching pengembangan wisata baru?" tanya Elie pada Daniel yang ada di dalam ruangan itu juga.


"Sudah 70 persen, Nona. Untuk lokasi, tamu undangan dan juga hidangan yang akan di sajikan untuk tamu undangan sudah melakukan pemesanan. Surat undangan acara juga sudah di berikan" ucap Daniel


"Bagus, apa kau sudah mengundang Keluarga Lance dan Adhisti?" tanya Elie.


"Sudah" ucap Daniel.


"Pastikan tidak ada kesalahan!" ucap Elie


"Baik" ucap Daniel.


"Dan kau sudah tahu apa yang harus kamu lakukan saat malam acara terjadi Niel? Jangan terlalu percaya dengan pada karyawan kecuali mereka benar-benar bisa di percaya. Letakan beberapa penjaga elit di sekitar Finn, aku ingin lihat wanita mana yang sudah tidak ingin hidup tenang di dunia ini" ucap Elie menyeringai.

__ADS_1


...••••...


__ADS_2