Rebirth Of Queen

Rebirth Of Queen
Tebakan Finn


__ADS_3

Teriakan merdu Alexa menggema dari lantai bawah, terdengar sampai kamar Aurelie di lantai dua. Ia mengatakan jika makan siang sudah siap.


Aurelie terkekeh dan melangkah keluar kamar menghampiri keluarganya yang kini tengah duduk di ruang makan.


"Makan sama apa Dad?" tanya Stella pada suaminya


"Cah kangkung sama ayam aja mom" ucap Kelvin


"Sambal mau?" tanya Stella.


"Nggak Mom, perut daddy lagi bermasalah karena terlalu makan pedas kemarin" ucap Kelvin.


Stella menangguk dan menyerahkan piring yang sudah di isi dengan nasi dan lauk pauk pada Kelvin. Dan mengambil piring yang lain lalu menawari ketiga anaknya secara bergantian.


Mereka berlima makan dengan lahap, di akhir pekan ini mereka menghabiskan waktu untuk menikmati hari bersama keluarga di rumah.


"Kak, gimana urusan yang terakhir kali? Apa tidak ada masalah?" tanya Aurelie pada Alexa


Mereka berdua kini duduk di taman belakang mansion sambil menikmati jus buah naga. Sedangkan Angga tengah bermain gama di ruang tengah.


"Sudah beres, tapi direktur sepertinya nggak suka dengan keputusan kakak yang tidak menerima kontrak kerja sama dengan rumah produksi abal-abal itu" ucap Alexa


"Siapa nama direktur kakak?" tanya Aurelie.


"Antoni" ucap Alexa


"Aku akan menyelidikinya dulu, mudah-mudahan dia nggak seperti yang El pikirkan. Oh iya sementara ini jangan terlalu dekat dengan orang itu dulu dan jangan makan apapun yang di berikan ke kakak darinya" ucap Aurelie.


"Hmm, kakak paham. Lagian D.G Entertaiment adalah milik gebetanmu kan, jadi kakak bisa tenang" ucap Alexa mengerlingkan matanya genit.


"Jangan bercanda deh Kak, Aku dan Sean hanya berteman nggak lebih. Asal kakak tahu, Sean itu adalah cowok yang buat El kesel waktu di restoran. Kakak inget?" ucap Aurelie


"Wah, jadi itu dia??? Jangan jangan kalian beneran berjodoh" seru Alexa terkekeh


"Jangan ngada-ngada Kak, aku belum kepikiran sampai mau pacaran entah dengan siapapun itu" ucap Aurelie menggelengkan kepalanya

__ADS_1


"Kalau ternyata sampai jadian sama dia gimana?" tanya Alexa


"Ya, itu takdir. Tapi aku nggak mau andai-andai dan terburu-buru dalam memilih pasangan. Aku nggak mau menyesal karena salah pilih. Dan sampai saat ini, belum ada yang buat El jatuh cinta" ucap Aurelie apa adanya.


"Sean memang tampan dan baik, juga lembut itu membuat aku nyaman saat bicara dengannya. Tapi aku belum merasakan apa yang di sebut orang dengan getaran cinta itu. Kalau Finn, dia tampan juga, baik, pengertian dan tulus.... Hais kenapa aku jadi mikirin dua orang itu sih. Au ah gelap" Gumam El dalam hati


Alexa menyenggol tangan Aurelie yang saat itu tengah melamun. Alexa tertawa kencang saat melihat adiknya terkejut dengan wajah polosnya.


"Melamun Hei, lamunin cowok ganteng kaya Sean ya?" ucap Alexa tepat, tapi tidak sepenuhnya.


Aurelie hanya diam tidak menanggapi, dirinya minum teh di depannya dengan santai.


"Kamu nggak lihat mata Sean penuh dengan kamu seorang El?" tanya Alexa


"Tahu, dan bukan cuman Sean uang menatapku seperti itu" ucap Aurelie blak-blak an.


"What? Siapa lagi? Jangan bilang si kutu kupret Gerald itu" ucap Alexa


"Bukan dia, namanya Finn dia kating di kampus sama seperti Gerald. Dia menyukaiku sudah lama, bahkan dari aku yang berdandan menor dengan kurang bahan. Dan aku baru menyadarinya saat masuk kuliah setelah kecelakaan kemarin" ucap Aurelie


"Aku pikir juga seperti itu, dia tak kalah tampan dengan Sean dan lebih misterius aku rasa. Kakak tahu, mereka berdua sepupu an" ucap Aurelie


"Haaaahhhh??? Gila-gila, kisah cinta kamu lebih menarik dari pada gosip para artis njing...hhhmmmpp" ucap Alexa yang bibirnya di gapit oleh jari Aurelie


"Ucapanmu loh Kak, nggak di saring dulu. Ingat jaga image, kakak itu seleb" ucap Aurelie


"Ha-ha iya kelepasan dek" ucap Alexa


Keduanya kemudian ketawa renyah, seperti sedang mengobrol dengan sahabat sendiri saling berbagi suka dan berkeluh kesah.


...


Malam harinya, Finn saat ini masih berada di kantor, bahkan ia tidur di ruangan yang menjadi kamar pribadinya.


Tok! Tok! Tok!

__ADS_1


Ketukan pintu membuat Finn melangkah keluar dari kamarnya, di lihat Justin datang membawa sebuah map di tangannya. Finn kemudian duduk di sofa di ikuti oleh Justin setelahnya.


"Ketua, ini informasi yang anda minta" ucap Justin menyerahkan map tersebut.


Finn mengambilnya dan membukanya, ia sangat terkejut mendapati hal yang tidak ia sangka sebelumnya. Saat melihat photo Airani dari kecil sampai besar.


"Gadis kecil ini..." gumamnya, matanya terbelalak dan sedikit lengkungan di bibirnya.


Ia lanjut memeriksa data Airani yang lain dan terkejut saat tahu Airani meninggal setelah memergoki sang suami dan kakaknya berselingkuh.


Tangannya mengepal erat, rahangnya mengeras. Namun Finn mencoba tenang dan membaca semua datanya, matanya membola saat melihat daftar kegiatan, makanan dan minuman favoritnya.


Di tambah dengan adanya photo mobil milik Aurelie terparkir di parkiran khusus Q.A Group, dan terlihat masuk ke kantor memakai masker.


Finn memikirkan sesuatu yang cukup mustahil di pikirkan oleh orang lain. Finn menyunggingkan senyumnya.


"Jadi seperti itu, Hah... Astaga ternyata tebakanku kemarin kemungkinan besar benar" ucap Finn menghela nafasnya panjang, menyenderkan kepalanya di sandaran sofa dan menutup matanya.


Justin hanya terdiam tidak mengerti, namun ia tidak berkomentar sama sekali.


Mungkin orang lain tidak bisa membobol data milik Airani, awalnya Justin juga kesulitan. Namun berkat alat yang di buat sendiri oleh Finn dia berhasil melacak data apapun di dunia ini, selama ia ingin.


Bahkan alat itu secara otomatis menghapus jejak agar tidak bisa terdeteksi oleh sistem keamanan di sana.


..._ยค_...


Hai, guys...


Author ingin mengucapkan. Selamat hari kemerdekaan RI yang ke 77 ๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜


Terimakasih sudah membaca karya Author, terimakasih juga atas dukungan Vote, Hadiah, Like dan komentarnya ๐Ÿ˜‰


Maaf ya kalau updatenya nggak tentu jamnya, karena menyesuaikan kegiatan Author di dunia nyata.


Salam hangat dan selamat membaca ๐Ÿค—

__ADS_1


__ADS_2