Rebirth Of Queen

Rebirth Of Queen
Pencemaran nama baik


__ADS_3

"Siapa kamu?? kenapa kamu ada di sini??" Bentak Melinda, melihat yang tidur bersama dengannya saat itu bukanlah Finn.


Ia melihat dengan pasti wajah laki-laki yang sudah tidur dengannya yang terlihat familiar, ia terkejut saat ia ingat wajah itu adalah pelayan yang sudah ia dan Vera bayar.


"KAU!!!" teriak Melinda lagi.


"TIDAK!!! Tidak mungkin! Tidak mungkin itu kamu!! Yang tidur denganku itu adalah Finn, bukan pelayan jelek seperti kamu!!!" teriak Melinda memukul laki-laki itu dengan tangan kurusnya, ia lupa jika saat ini yang berada di sana bukan hanya dirinya dengan pelayan, tapi juga tamu yang datang ke acara itu juga menyaksikan itu semua.


PLAK!!!


Tiba-tiba sebuah tamparan keras mendarat di pipi kiri Melinda, pelakunya adalah Fara yang sejak tadi menyaksikan Melinda terus menerus menyebut nama putranya.


Ia bukan wanita bodoh, ia paham jika anaknya mungkin saja hampir terkena jebakan ular sawah macam Melinda. Entah bagaimana ceritanya, ia bersyukur karena Finn bisa lolos dari jebakan itu.


"Berhenti menyebut nama putraku, aku akan menuntut mu atas pencemaran nama baik!!!" ucap Fara lantang dengan dada yang naik turun karena emosi.


"Nyonya Lance, tolong jangan terbawa emosi. Anak saya salah, tapi kemungkinan itu karena jiwanya tengah terguncang atas apa yang terjadi padanya saat ini" ucap Rinto membela putrinya.


"Hiks, Tante, kenapa Tante menamparku, apa salahku?" tangis Melinda mengepalkan tangannya menahan amarah agar tidak meledak.


Seumur hidupnya ini kali pertama ia di tampar di depan umum. Dan lebih parahnya lagi saat ini ia di tampar oleh wanita dari laki-laki yang hendak di jeratnya.


"Apa salahmu?? Kau pantas mendapatkannya,l! Dan kau Rinto, Aku memang turut bersedih atas apa yang menimpa anakmu. Tapi aku tidak akan terima jika kau atau putrimu melibatkan putraku di dalamnya bahkan memfitnah nya" ucap Fara menatap tajam.


"Ta-tapi Tante, yang tidur bersama denganku benar-benar Finn, aku melihatnya jika itu adalah Finn" ucap Melinda, karena yang ia lihat awal adalah Finn, ia sangat yakin itu.


"Mana buktinya? lagi pula semua orang tahu, jika Finn sedang mengobrol denganku dan rekan kerja lain. Aku dan mereka saksinya" ucap Angga yang ikut masuk ke kerumunan


"Jika kau tidak bisa memberikan buktinya, aku sendiri yang akan menjebloskan kamu ke penjara, karena sudah merusak nama baik calon adik iparku" ucap Angga lagi.


Pernyataan Angga membuat semua orang terkejut. Bukan hanya karena Angga berniat memidanakan Melinda, namun pernyataan tentang Finn adalah calon adik iparnya membuat semua orang tercengang dengan berita baru itu.


Bahkan saat ini Finn tengah berbahagia, karena ucapan Angga itu menunjukan lampu hijau untuknya. Apalagi ia sudah di anggap Calon adik ipar.


Fara menatap ke arah Elie yang juga berada di sana, ia takut calon menantunya itu memikirkan yang tidak-tidak tentang tuduhan Melinda pada Finn.

__ADS_1


Elie hanya mengangguk menatap ibu dari kekasihnya itu dari kejauhan. Fara merasa lega saat Elie tidak salah paham pada Finn.


Yang tidak di ketahui Fara, itu semua memang sudah di rencanakan oleh Elie.


...


#Flasback Beberapa jam sebelumnya.


"Sudah kau siapkan semuanya Niel?" tanya Elie.


"Sudah Nona, semua peralatan sudah di siapkan. Kita hanya perlu kerja sama dengan tuan muda Finn, agar semuanya lancar" ucap Daniel.


"Aku akan bicarakan ini dengan Finn. Kau sudah tangkap Pelayan baru itu?" tanya Elie.


"Pelayan sudah di amankan, nona. Kita juga mencari penggantinya yang memiliki bentuk tubuh yang sama. Topeng penyamaran dan alat pengubah suara juga sudah ready" ucap Daniel.


"Kerja bagus, Kalau begitu aku akan ke ruangan khusus dulu untuk bertemu keluargaku" ucap Elie.


Elie lalu beranjak menuju ruangan khusus, di mana keluarganya berada, Finn juga ada di sana. Sampai akhirnya Elie membisikkan rencana pada Finn tentang jebakan ini.


Saat pertama bertemu di mall dengan Melinda. ia menyuruh Nyamuk ciptaannya untuk mengikuti Melinda dan mendapatkan beberapa informasi tentang rencana Melinda.


...


Karena pelayan yang memberikan minuman itu adalah orang suruhan Daniel yang menyamar sebagai pelayan yang di bayar Melinda dan Vera. dan minuman dengan isi obat itu, justru di minumkan ke pelayan asli.


Finn menyeringai saat target sudah kena sasaran.


Ia berakting kepanasan dan tidak nyaman di kamar Hotel. Saat Melinda melangkah dan lampu mati.


Finn berguling dan memindahkan tubuh pelayan asli yang sebelumnya di sembunyikan di bawah tempat tidur dan sudah dalam pengaruh obat pera**sang.


Berhubung lampu mati, Finn mengendap dan berdiri di balik pintu. Ia tidak bisa tergesa-gesa untuk keluar.


Setelah mendengar bunyi dec*pan bibir, Finn hanya menggeleng jijik mendengar itu. Kemudian ia membuka pintu dengan pelan lalu pergi meninggalkan kedua insan yang tengah memadu kasih.

__ADS_1


"Maaf lama kak, tadi perutku sakit" ucap Finn pada Angga merasatidak enak, padahal ia hanya meninggalkan Angga sekitar 10-15 menit an saja.


"Tidak apa-apa, apa sekarang perutmu sudah lebih baik. Kalau masih sakit aku bisa meminta anak buah Elie mengambil minyak kayu putih, atau kau mau istirahat saja?" ucap Angga.


"Tidak perlu kak, ini sudah mendingan kok" ucap Finn.


"Kalau begitu ayo ikut, aku akan mengenalkan kamu pada teman-temanku" ucap Angga.


Ia kemudian duduk di pojokan, di mana para pemuda dari kalangan sosial atas dan juga pengusaha muda berkumpul.


Finn hanya diam menyimak saja, bukannya ia tidak ingin berteman. Hanya saja, ia akan melihat dulu, seperti apa orang itu dan berteman dengannya tulus atau tidak.


Setelah sejam kemudian ada kehebohan, dan orang-orang berbondong-bondong menuju ke suatu tempat, Angga, Finn dan pemuda lainnya penasaran dan ikut ke sana.


#Flashback Off


...


Wajah Rinto dan Penti memerah menahan malu, namun mereka juga tidak ingin anak semata wayang mereka di penjara.


"Tolong maafkan Linda, nyonya Lance dan Tuan muda Adhisti. Ini hanya kesalahpahaman karena keadaan putri saya sedang terguncang dengan peristiwa yang ia alami saat ini" ucap Rinto merendahkan dirinya demi menyelamatkan putrinya.


"Fara, aku mohon maafkan Linda. Demi pertemanan kita, tolong maafkan putriku" ucap Penti pada Fara.


"Ya, aku akan lupakan tentang ini. Urus putrimu baik-baik, lebih baik nikahkan dia secepatnya sebelum terjadi apa-apa padanya.Jangan sampai laki-laki itu lolos begitu saja dari tanggung jawabnya" ucap Fara menunjuk ke arah pelayan yang saat ini diam tidak tahu harus berbuat apa.


"Kau puas sayang?" bisik Finn dengan nada begitu pelan hingga hanya bisa di dengar oleh keduanya.


"Tentu saja. BELUM!" ucap Elie menyeringai di balik masker wajahnya.


"Apa yang ingin kamu lakukan? Libatkan aku di dalamnya, aku akan membantumu memainkannya" ucap Finn.


"Ya, aku memang butuh bantuanmu. Karena aku malas mengurusi sendiri ular sawah betina yang selalu mengelilingimu" ucap Elie setengah bercanda.


Finn yang mendengarnya terkekeh pelan. Jika bukan karena di tempat umum dan banyak orang. Finn ingin sekali ******* bibir manis Elie.

__ADS_1


"Aku akan melakukan apapun yang kau minta sayang" ucap Finn diam-diam menggamit jemari tangan Elie dan menggenggamnya di balik tubuh yang terhalang tembok di belakangnya.


...••••...


__ADS_2