
Elie menyipitkan matanya saat dari kejauhan melihat Keegan bersama dengan Moza. Ia tidak bodoh untuk mengetahui rencana Keegan mengajak Moza untuk menjemput dirinya dan juga Finn.
"Kalian datang berdua?" tanya Finn mengerutkan keningnya saat melihat Keegan dan Adiknya menjemputnya bersamaan.
"Ya, kami datang berdua untuk menjemput kalian" ucap Keegan tersenyum.
Finn mengangkat alisnya curiga, ia tidak pernah melihat Moza pernah dekat dengan laki-laki selain dirinya dan juga Theo.
Elie yang menyadari kecurigaan suaminya langsung menggamit lengan Finn untuk mengalihkan perhatiannya, dan tentu saja caranya berhasil.
"Ayo kita pulang sekarang! Aku sudah sangat lelah dan ingin beristirahat mas" ucap Elie manja.
Mendengar Istrinya kelelahan, Finn merasa bersalah, karena saat di pesawat ia meminta jatah adventure nya.
"Aku tidak apa-apa, aku hanya butuh istirahat. Gendong!" ucap Elie manja dan menggemaskan.
Finn terkekeh melihat tingkah manja istrinya yang tidak biasa terjadi itu, terlebih saat ini mereka berada di depan umum.
Tentu saja dengan sigap Finn menuruti permintaan sang istri dan segera menggendongnya apa bridal style.
"Kak, tunjukan di mana mobilnya" ucap Finn sembari menggendong Elie dan berjalan duluan keluar.
Moza hanya terperangah kagum melihat kakak laki-lakinya begitu memanjakan istrinya. Ia sempat berpikir, apakah ia juga akan di perlakukan sama saat ia menikah suatu hari nanti?
"Aku akan melakukan hal yang sama untukmu jika kita menikah!" bisik Keegan di telinga Moza sebelum dia berjalan cepat menuju ke arah Finn dan berjalan di depannya menjadi penunjuk arah.
Moza masih terdiam beberapa saat, wajahnya memerah seperti kepiting rebus.
"Astaga jangan-jangan kak Gan-Gan seorang cenayang, bagaimana bisa ia membaca pikiranku" ucap Moza lirih. Ia kemudian segera berjalan menyusul mereka yang sudah pergi terlebih dulu.
...
Mereka berempat kini sudah berada di depan mansion milik Elie. Mansion mewah di tengah kota impian Elie itu memang milik Elie, tapi yang membelinya tentu saja sang suami, Finn.
Finn berhasil mendapatkannya, setelah ia membeli nya saat mansion itu di lelang dengan harga berkisar 4,2 Triliun.
Elie masih bergelayut Manja di lengan suami saat ia turun dari mobil.
"Mas, buatin hot orange!" ucap Elie manja dan memanyunkan bibirnya..
__ADS_1
"Hmm, tunggu sebentar di sini" ucap Finn mencium kening Elie kemudian ia beranjak menuju dapur membuat minuman yang di inginkan Elie.
"El, kok nurut banget Finn sama kamu" ucap Keegan yang di angguki Moza yang memiliki pertanyaan yang sama.
"Itu namanya kekuatan cinta he-he. Sekarang jelaskan Egan, apa kamu sudah menyatakan perasaanmu pada Moza?" tanya Elie to the point.
Keegan jadi gugup sendiri karena ketahuan, ia yakin Elie sudah mengetahui semuanya. Di benak Keegan, Elie sangat misterius dan ajaib. Dia bisa mengetahui apapun yang ia pikirkan.
Moza jangan di tanyakan lagi ia sangat terkejut, namun ia hanya diam saja karena tidak tahu apa yang ingin ia katakan.
"Hmm" ucap Keegan mengangguk tanpa perlu menyembunyikannya.
"Jangan terlalu di pikirkan, jalani saja seperti biasanya. Jika dia berani menyakitimu, aku orang pertama yang akan menghabisinya dan akan ku buang ke Antartika, dan menikahkannya dengan beruang kutub atau anjing laut" ucap Elie menenangkan adik iparnya yang tengah terkejut itu, yang membuat Moza tertawa.
Tak lama Finn datang membawa satu gelas jeruk panas untuk istrinya.
"Jika kalian mau, buat sendiri atau panggil ART buatkan minum untuk kalian" ucap Finn.
"Astaga kak, kenapa tidak sekalian buatin buat kita juga" ucap Moza cemberut.
"Aku hanya bisa buat ini khusus untuk kakak iparmu Moza" ucap Finn watados.
"Isshh, dasar bucin!" ucap Moza
"Coklat panas!" ucap Moza semangat dan berbinar.
Keegan mengangguk dan segera membuatnya, Finn mengerutkan kening ingin menanyakan sesuatu yang di rasa janggal.
Namun ia di hentikan oleh Elie yang mengkode agar dia tidak menanyakan apapun. Finn mengangguk paham, meskipun ia penasaran namun ia tetap menurut untuk diam. Ia yakin jika istrinya akan menjelaskan padanya nanti.
Secangkir coklat panas dan secangkir teh manis jadi, Moza menikmati nikmatnya coklat panas buatan Keegan yang menurutnya sangat enak itu.
...•••...
Dua hari setelahnya, Finn dan Elie sudah bersiap-siap berangkat kuliah, setelah selesai sarapan. Keduanya memutuskan untuk segera mengajukan skripsi pada dosen. Karena ingin menjalankan program hamil.
Sementara ini keduanya sepakat untuk menunda kehamilan sampai mereka lulus kuliah. Jadi mereka memutuskan untuk mempercepat kuliah mereka, dengan target dua bulan dari sekarang sudah selesai dan wisuda.
Karena rencana Elie dan Finn ingin segera punya momongan saat usia mereka masih muda, hingga jarak dengan sang anak tidak terlalu jauh.
Untuk oleh-oleh dari Gili Trawangan, mereka sudah membagikannya pada keluarga kemarin. Kecuali untuk Sean dan Lexa yang masih berbulan madu, dan baru hari ini pulang ke Indonesia, mungkin keduanya masih berada dalam pesawat.
__ADS_1
"Sudah siap sayang?" tanya Finn menggamit tangan Elie.
"Hmm... Ayo berangkat! Aku ada kelas pagi hari ini" ucap Elie membalas menggenggam tangan Finn.
Keduanya kemudian beranjak menuju kampus, menggunakan motor buatan Finn. Elie sangat terkejut saat menyadari keberadaan motor itu.
Ia juga kagum dengan desain, mesin dan juga fitur canggihnya. Finn tidak sungkan menjelaskannya saat mereka saat di jalan. Percakapan mereka lancar, karena mereka menggunakan Interphone pada helm mereka.
...
Kedatangan pasangan most Wanted kampus membuat heboh mahasiswa dan mahasiswi, setelah hampir satu bulan cuti. Tidak banyak yang tahu jika keduanya sudah menikah.
Hanya beberapa yang dari keluarga super kaya yang menghadiri pernikahan mereka dan yang mengamati secara teliti berita mereka di salah satu majalah.
Sebagian besar yang lainnya hanya tahu keduanya sepasang kekasih.
...
"Masuklah, belajar dengan giat" ucap Fin tersenyum hangat.
"Hmm mas juga. Jangan lupa nanti ke sini setelah selesai kelas, kita ke dosen bersama nanti" ucap Elie
"Iya sayang" ucap Finn
Setelah pamit dan mencium tangan suaminya, Elie segera masuk dan duduk di bangkunya.
Untungnya tidak ada orang di sana saat itu, hingga mereka tidak heran dan menjadikan mereka gosip hangat karena terlihat seperti pasangan suami istri. Lah kan emang iya😂
Sesaat sebelum kelas di mulai, terdengar bisik-bisik yang terdengar sampai ke telinga Elie. Kabar yang sangat mengejutkannya, sampai salah seorang menghampirinya dan memberi tahu Elie secara langsung.
"Rel, kamu tahu ada berita duka di kelas kita?" tanya Luna salah satu teman sekelas Elie.
"Tidak, memangnya berita duka apa?" tanya Elie, berpura-pura tidak mendengar gosip temannya yang lain.
Luna tidak masalah untuk menjelaskan pada Elie, meskipun ia tahu dulu Elie sangat dekat dengan Gista.
Namun semua orang di kampus tahu, masalah Gista yang menusuk Elie dari belakang dan membuat persahabatan mereka putus.
"Kita mendapat kabar jika Gista meninggal dunia, karena HIV dan siang nanti rencananya setelah selesai kelas, kami mengirim perwakilan kelas untuk melayat. Dan kami juga mengumpulkan uang bela sungkawa untuk di berikan pada keluarga Gista" ucap Luna.
"Aku turut berduka cita, maaf aku tidak bisa ikut melayat karena aku ada keperluan siang ini yang tidak bisa di tinggal. Aku hanya bisa memberikan ini, dan tolong sampaikan bela sungkawa ku untuk keluarga Gista" ucap Elie menyodorkan uang pada Luna.
__ADS_1
"Baik Terimakasih Rel" ucap Luna menerima uang dari Elie yang sangat banyak untuk kantong mahasiswi pada umumnya.
...••••...