Rebirth Of Queen

Rebirth Of Queen
Pernyataan Cinta


__ADS_3

Perasaan Elie sangat lega setelah memberi tahu identitasnya sebagai orang kaya nomer satu di negara ini pada keluarganya.


"Mom, Dad, Om dan Tante juga yang lainnya. Elie punya satu permintaan pasar kalian" ucap Elie


"Apa itu sayang?" tanya Stella dan Fara bersamaan.


Elie ingin kalian menyembunyikan fakta identitas Elie, yang tak lain adalah Queen pemilik Q.A Group" ucap Elie


"Kenapa? Bukannya bagus semua orang tahu kalau kamu adalah wanita karir yang begitu muda dan sukses? Pasti kamu akan di kenal oleh seluruh orang di Indonesia" ucap Theo.


Elie menggelengkan kepalanya lalu berkata lagi.


"Itu yang Elie tidak mau, Elie nggak mau jadi terkenal. Elie mau jadi apa adanya Elie saja. Lagian Elie tidak berminat menjadi selebriti yang pastinya nanti bisa menyaingi kepopuleran kak Lexa" ucap Elie yang di sambut kekehan oleh orang yang berada di ruangan itu


"Kau bisa saja, Ha-ha-ha. Tapi benar sih, jadi terkenal tuh sulit karena kita sulit punya privasi dan kadang netizen juga mempengaruhi kehidupan nyata kita" ucap Alexa.


Semuanya mengangguk setuju, mereka sepakat untuk menyembunyikan identitas Elie sebagai Queen legendaris.


Setelah beberapa saat mengobrol di dalam ruangan khusus, akhirnya mereka bergegas keluar dari ruangan menuju ke Aula tempat acara di laksanakan.


GREP!!!


Sebelum Elie melangkah keluar, Finn menahan pinggang nya dan menariknya masuk kembali ke dalam ruangan, lalu menutup pintu.


"Finn" ucap Elie terkejut. Finn membuka kembali topeng yang di Kanakan Elie.


"Kau sangat cantik malam ini sayang" ucap Finn menatap lekat wajah Elie dengan menunduk, karena tinggi mereka tidak sama.


"Apa berarti malam dan hari sebelumnya aku tidak cantik?" ucap Elie mendongak ke atas menatap mata tajam namun teduh dan hangat milik kekasihnya itu.


"Kau selalu terlihat cantik, tapi hari ini kau bertambah cantik hingga aku tidak bisa mengalihkan pandangan mataku ke tempat lain" ucap Finn. Elie hanya tersenyum namun matanya menyiratkan kata terimakasih.


"Tapi aku tidak terlalu suka dengan warna lipstikmu yang begitu menggoda" ucap Finn


"Maksud kam Hmmmppp" ucap Elie terpotong karena Finn mencium bahkan Mel*mat bibir atas dan bawah milik Elie. Tidak ketinggalan pula lidah Finn yang kini mengabsen tiap sudut di dalam mulut Elie


Bunyi decakan ciuman yang begitu panas dan menggelora memenuhi Indra pendengaran. Elie tidak kalah membalas tindakan Finn.


"Aahhh, Finnn...." de*ah Elie saat ciuman Finn terlepas, lalu Finn menyelusuri leher jenjang dan mengecup pundak Elie yang terbuka.

__ADS_1


Finn kembali mengecup leher dan menghisap kuat aroma manis milik kekasihnya itu dan memeluknya erat. Hanya menghisap aroma, bukan ternak ****** ya.


Karena saat ini Elie menggunakan Dress dengan menampilkan pundak yang terbuka, jadi tidak mungkin Finn membuat tanda kepemilikan di sana dan membuatnya menjadi tontonan dan pembicaraan publik.


"Haaahhh...." Helaan nafas Finn terasa di leher Elie hingga membuatnya menegang.


Finn masih memeluk dan membenamkan kepalanya ke leher jenjang, mulus dan wangi itu.


"El, sayang..." panggil Finn.


"Hmmm..." gumam Elie yang saat ini membalas pelukan hangat Finn.


"Ayo kita menikah!" ucap Finn begitu tiba-tiba membuat Elie terkejut.


"Hah?" ucap Elie.


"Kau tahu, aku sangat sulit mengendalikan diriku agar tidak berbuat hal lebih dari sekedar ciuman. Kau begitu menggoda dan aku tidak sanggup membendungnya lagi" ucap Finn


Elie terkejut lagi dan lagi, bukan hanya karena ucapan Finn, namun juga karena ada suatu benda keras terasa di bagian perut nya.


Elie jelas tahu dan paham, karena di kehidupan sebelumnya ia pernah menikah.


"Aku tidak akan menyentuhmu untuk yang satu itu, aku berjanji dan bersumpah pada diriku sendiri. Aku tidak akan sanggup memaafkan diriku jika aku berani merusakmu" ucap Finn jujur.


"Meskipun aku seorang janda? Kau tahu bukan di kehidupan sebelumnya aku pernah menikah?" ucap Elie


"Aku tidak peduli, mau kamu janda atau gadis. Kau begitu berharga hingga aku, hingga aku harus ekstra hati-hati. Agar kamu tidak tergores apalagi jatuh dan pecah lalu tercerai berai. Aku mencintaimu bukan hanya sekedar kata, aku ingin membuktikan nya seumur hidupku" ucap Finn yang kini menatap Elie hangat.


"Terimakasih, terimakasih karena sudah begitu menghargaiku" ucap Elie tersenyum manis dan tulus.


Cup!


Elie mengecup bibir Finn singkat.


"Aku juga mencintaimu Finn, kau berhasil menempati ruang satu-satunya di hati ku saat ini" ucap Elie lagi membuat Finn terbelalak.


"A-apa? Kamu bilang apa tadi?" ucap Finn lagi.


"Aku mencintaimu Finn Jarvis Lance. Dan aku harap kau dapat membuktikan ucapanmu dan segera menikahiku" ucap Elie.

__ADS_1


Deg! Deg! Deg!


Jantung Finn berdetak sangat cepat, ia merasakan perasaan bahagia yang luar biasa. ia mencium seluruh wajah Elie dan mencium kedua punggung telapak tangan kekasihnya itu.


"Terimakasih sayang, aku bahagia sekali mendengarnya. Aku akan membuktikannya padamu. Aku juga akan memberikan lamaran ulang yang resmi untuk kita." ucap Finn begitu bahagia sampai menitikkan air mata.


Elie menghapus air mata Finn, lalu mengecup kedua mata Finn. Ia sangat juga merasa bahagia mendapatkan pria yang begitu tulus padanya


"Hmm, tapi sebelum itu, kau harus tangani dua hal dulu" ucap Elie


"Apa?" tanya Finn mengerutkan keningnya penasaran.


"Yang pertama, membereskan kuman yang ingin mendekati kita. Yang dua, luluhkan kedua kakakku, jika kau ingin melangkahi mereka berdua dan menikahi ku" ucap Elie


"Hmm, aku akan membereskan semua penghalang dan juga mendapat restu keluargamu dan termasuk juga ayah Adrian" ucap Finn


Mendengar nama Adrian Elie merasa rindu pada sosok ayahnya itu. Finn menggenggam tangan Elie dan mengecupnya erat.


"Kita akan meminta restu padanya bersama, karena dia ayahmu, berarti dia juga ayahku. Begitu pula mommy, Daddy dan kedua kakakmu. Bukankah aayah duga datang, kita bisa menemuinya setelah ini" ucap Finn tersenyum


"Sayang kamu banyak-banyak" ucap Elie memeluk Finn.


Tingkah dan ucapannya itu membuat Finn terkekeh, baru kali ini Elie sangat manja padanya setelah menyatakan perasaannya beberapa saat yang lalu.


"Aku lebih dan lebih menyayangimu" ucap Finn mengecup puncak kepala Elie.


"Ayo kita keluar!" ajaknya lagi.


"Tapi lipstikku..." ucap Elie terpotong


"Aku lebih suka seperti ini, jika kau memakai lipstik dengan warna seperti tadi, aku tidak yakin jika aku bisa tahan untuk tidak menciummu di depan semua orang" ucap Finn


"Kau ini Dasar... Awas saja, di dalam acara sana ada calon wanita yang sudah lelah hidup senang di dunia. Dia merencakan sesuatu padamu" ucap Elie lagi.


"Siapa?" Tanya Finn terkejut.


"Dia........" Elie membisikan sesuatu pada Finn. Membuat Finn terkekeh dan juga mencubit pipi Elie pelan.


"Nakal juga kamu... Ha-ha-ha.... Ya sudah, sini aku pakaikan dulu topengmu, ayo kita keluar!" ucap Finn

__ADS_1


...••••...


__ADS_2