Rebirth Of Queen

Rebirth Of Queen
Pertanyaan soal Finn


__ADS_3

Lima belas menit telah berlalu, ketika ketiganya menunggu Elie dan juga Finn pulang. Terdengar suara kendaraan berhenti di depan halaman mansion.


Kelvin, Angga dan Alexa tahu jika itu adalah suara dari mobil milik Finn. Mereka bertiga segera keluar, karena mungkin saja Finn langsung pulang setelah mengantar Elie pulang.


Di lain sisi, Finn membuka seat belt miliknya dan juga Elie. Sebelum Elie turun, Finn mengatakan keinginannya mengajak Elie ikut bersama dirinya ke Inggris untuk mengurus kontrak di sana selama beberapa hari.


Elie terlihat bimbang, jika dirinya yang dulu ia bisa langsung menyetujuinya, karena ayahnya selalu sibuk dalam bekerja dan tidak ada yang melarangnya jika bepergian kemana pun.


Namun saat ini ia berada di tubuh Aurelie, yang mana keluarganya selalu peduli dan selalu ada untuknya. Jadi Elie harus meminta izin pada orang tuanya terlebih dulu jika ia ingin berpergian jauh, agar mereka tidak khawatir.


"El, ada yang ingin aku beri tahu padamu. Awalnya aku tidak ingin kamu tahu, tapi karena sekarang kamu adalah kekasih ku, aku pikir kamu berhak untuk mengetahuinya. Maaf aku baru memberitahu mu sekarang" ucap Finn


"Tentang apa itu?" tanya Elie


"Sebenarnya aku memiliki beberapa saham di perusahaan lain dan..." ucap Finn terpotong karena kaca mobilnya di ketuk dari luar


Tuk! Tuk! Tuk!


"Daddy" gumam Elie saat melihat Kelvin mengetuk kaca mobil Finn.


"Hmm sepertinya kita harus keluar sekarang. Kita bisa membicarakan ini lagi, nanti" ucap Elie pada Finn.


Keduanya turun dari mobil, Elie menatap heran Daddy dan kedua kakaknya yang berdiri di dekat mobilnya.


"Daddy, kakak kenapa kalian di luar?" tanya Elie


"Menunggu kamu pulang El" jawab Alexa


"Malam Om, kak" sapa Finn dengan sopan.


"Malam Finn, kebetulan Om ada yang ingin bicarakan sama kamu. Bisa minta waktunya sebentar?" ucap Kelvin

__ADS_1


"Tentu, Om" ucap Finn


"Kalau begitu ikut om ke ruangan kerja, Angga kamu ikut juga. Lexa kamu temani Elie dulu" ucap Kelvin.


"Siap Dad" ucap Alexa yang menarik Elie yang masih bingung pergi dari sana menuju kamar Elie.


...


Finn kini berada di ruangan kerja Kelvin dan juga Angga. Meskipun tidak tahu kenapa dirinya di ajak bicara di ruangan ini, Finn mengira jika ada sesuatu hal yang penting yang ingin calon mertua dan calon kakak iparnya bicarakan dengannya.


Bolehkan dia sudah menganggap kedua orang di depannya saat ini calon mertua dan calon kakak iparnya? Setidaknya Finn sudah mengangganya seperti itu


"Finn, apa benar kamu dan Elie sudah menjalin hubungan sekarang?" tanya Kelvin


"Ya benar Om, maaf sebelumnya Finn belum meminta izin pada Om untuk menjalin hubungan dengan putri bungsu Om. Finn janji akan berusaha menjaga dan melindungi El. Juga mencintainya dengan segenap jiwa dan raga" ucap Finn dengan tegas namun dengan nada yang sopan juga tulus.


Kelvin mengangguk, dia memang menyukai Finn karena sifatnya yang apa adanya, tahu sopan santun terhadap yang lebih tua. Juga Kelvin merasakan perasaan tulus Finn dan rasa melindungi kepada putri bungsunya itu.


Bahkan Kelvin yang mampu membelinya juga masih memikirkannya dua kali, jika ingin membelinya. Terlebih unit apartemen itu hanya tersedia dua unit di negara ini. Ini terlalu berlebihan untuk sebuah hadiah, pikirnya.


"Hmm, Om sebagai orang tua akan mendukung apapun yang di inginkan anak, selagi itu masih dalam tahap wajar. Om pikir kamu adalah anak yang baik, jadi tidak ada alasan bagi Om untuk melarang kalian berhubungan selama kalian tahu batasannya" ucap Kelvin


Finn lega mendengarnya, setidaknya ia mendapatkan lampu hijau dari calon mertua laki-laki nya.


"Tapi Om bingung, kenapa kamu justru memberikan hadiah unit apartemen mewah ke pada Alexa? Apa maksudnya? Bukankah itu berlebihan?" ucap Kelvin


"Maaf sebelum nya untuk hal itu Om. Jujur saja saat saya mendengar kak Lexa mengetahui hubungan saya dengan El, saya sendiri merasa tidak enak. Karena saya belum meminta izin dan memberi tahu pada keluarga besar Elie, jika saya ingin menjalin hubungan dengan El. Dan saat Kak Lexa menyinggung soal pajak jadian, aku spontan langsung mengatakan jika aku akan memberikan unit apartemen. Saya pikir itu tidak berlebihan, karena di mata saya Elie jauh lebih berharga di bandingkan apapun. Jadi hadiah itu hanya hadiah kecil untuk kak Lexa" ucap Finn dengan apa adanya.


Mendengar bahwa itu hanya hadiah kecil untuk Lexa, membuat Kelvin dan Angga meneguk salivanya. Meskipun mereka kaya, namun mereka tidak bisa seenaknya membeli hadiah untuk orang lain semahal itu.


"Finn, maaf kalau saya menyinggungmu, boleh saya bertanya?" ucap Angga

__ADS_1


"Silahkan kak, Saya akan menjawabnya" ucap Finn


"Bukan saya merendahkan kamu. Setahu saya kamu adalah tuan muda Lance, orang terkaya nomor lima di negara ini. Secara finansial mungkin Adhisti lebih baik dari Lance. Jadi mengapa kamu membuang uang sebesar itu hanya untuk sebuah hadiah. Apa keluarga kamu nantinya tidak akan memandang keluarga kami buruk nantinya?" ucap Angga


Finn tersenyum menanggapi pertanyaan Angga.


"Itu tidak akan terjadi. Aku membelikan hadiah ini tidak ada hubungannya dengan keluarga Lance. Saya membeli hadiah itu dengan uang saya sendiri" ucap Finn


Kelvin dan Angga terkejut. Jika Finn membelinya dengan uangnya sendiri, dan mengatakan itu hanya hadiah kecil, seberapa kaya Finn?


Angga teringat ucapan Alexa, saat mereka berdua mengetahui identitas adik bungsunya sebagai orang terkaya nomor satu di negara ini. Jika Alexa juga curiga Finn memiliki identitas lain yang sama besarnya dengan sang adik.


Secara logika, orang secantik dan sekaya Elie. Tidak mungkin mencari pasangan asal-asalan, setidaknya harus ada keunggulan yang bisa meluluhkan hatinya. Entah itu cinta yang benar-benar tulus, kekayaan sama atau lebih tinggi atau mungkin sedikit lebih rendah dari dirinya. Atau keduanya memiliki pemikiran dan juga perasaan yang sama.


Jika ketulusan Finn, Angga tidak meragukannya. Dari tatapan mata penuh cinta Finn pada adik bungsunya saja ia sudah bisa menebaknya.


"Kamu sudah bekerja?" tanya Kelvin


"Bisa di bilang begitu Om" jawab Finn membuat Kelvin dan Angga mengerutkan keningnya karena jawaban yang ambigu.


"Bisa kau jelaskan lebih jelas? Om tidak merendahkan kamu, Om senang jika kamu punya pekerjaan apapun itu, asalkan tidak menyalahi aturan hukum. Jangan salah sangka, Om hanya tidak ingin Elie salah memilih pasangan yang bahkan, Om sebagai Daddy nya akan menyalahkan diri om sendiri jika terjadi sesuatu yang tidak di inginkan, sedangkan om tidak tahu apa-apa mengenai kamu" ucap Kelvin


"Saya tidak keberatan memberi tahu Om dan kakak tentang pekerjaanku. Asalkan apa yang bicarakan tidak bocor keluar, sebelum saya sendiri yang mengungkapnya nanti" ucap Finn


"Tentu, kami bisa menjaga rahasia, bukan begitu Dad" ucap Angga yang angguki Kelvin.


"Aku membangun perusahaanku sendiri dan di kelola oleh orang kepercayaanku. Aku hanya akan bekerja saat perusahaan benar-benar membutuhkan ku sebagai ketuanya. Mungkin kalian pernah dengar, F.A Corporation adalah perusahan milikku" uacp Finn


"APA??? F.A Corporation???" teriak ayah dan anak itu secara bersamaan, terkejut sudah pasti. Berita yang mereka dengar kali ini, membuat keduanya menganga tidak percaya dengan apa yang sudah keduanya dengar.


...••••...

__ADS_1


__ADS_2