Rebirth Of Queen

Rebirth Of Queen
penyerangan 2


__ADS_3

"Siapa kamu??!!" teriak salah satu antek Gunawan.


"Aku?? Ah baiklah mari kita berkenalan lebih dulu. Sebut saja aku mawar eh salah, maksudku ratu kegelapan. Tapi khusus untuk malam ini menjadi ratu kematian untuk kalian bertiga, Hmm salah lagi, maksudku untuk kalian semua yang bernaung di organisasi gelap ini" ucap Queen A dengan senyum mengejek tentunya.


"Sial, tidak semudah itu ja**ng. Tuan sebaiknya anda lari sekarang!" ucap Salah satu antek kemudian ia menyerang Queen A dengan ganas di bantu oleh rekannya.


Gunawan sempat terdiam lalu setelah sadar ia langsung berlari sendirian meninggalkan kedua antek yang menyerang Queen A sekaligus.


Kedua antek itu menyerang dengan ganasnya menggunakan seluruh kemampuan miliknya. Queen dengan mudah menangkis lawannya dan mendaratkan pukulan pada dada keduanya hingga jatuh tersungkur.


Melihat Gunawan yang tengah berlari, kabur. Queen A langsung mengambil pistol dan mengarahkannya ke arahnya. Namun salah satu anteknya juga memegang pistol dan mengarahkannya ke Queen A.


DOR!!!


DOR!!!


DOR!!!


Suara tembakan bersahutan hampir bersamaan, Untung saja tembakan Queen A tidak meleset. Itu tepat bagian kepala Gunawan hingga Gunawan langsung jatuh tersungkur dan kehilangan nyawanya seketika.


Hampir saja tembakan Queen meleset. Karena secara bersamaan, sebuah peluru hampir menembak bahu kanannya. Namun terbelok dan hanya mengenai sekilas bahu Queen A, hingga membuat goresan di sana.


DOR!!!


DOR!!!


Sebuah Tembakan beruntun terdengar di telinga Queen A, ia segera menoleh dan mendapati pria yang sangat ia kenal tengah menembaki kedua antek Gunawan, secara membabi buta.


Meskipun keduanya sudah meregang nyawa, namun pria itu terus menembakinya hingga peluru di dalamnya habis...


BUGH!!!


Tendangan melayang lagi tepat mengenai perut mayat kedua antek itu.


"Beraninya manusia rendahkan mengangkat senjata dan melukai gadisku!! Jika Gadisku terluka sedikit saja, akan aku pastikan keturunan kalian juga akan lenyap dari muka bumi ini" teriak pria itu.


"Finn... " ucap Queen A terkejut melihat Finn berada di tempat ini dan sedang bersumpah serapah.

__ADS_1


"El..." ucap Finn tersadar kemudian berlari dan memeluk Queen A dengan erat.


"Kamu tidak apa-apa El?" tanya Finn dengan nada yang begitu cemas.


"Hmm, aku tidak apa-apa. Kenapa kamu ada di sini?" tanya Queen A lembut


"Maafkan Aku, aku tadi mengikutimu sejak kau keluar dari rumah sakit. Aku khawatir kau kenapa-kenapa, karena perasaanku tidak enak. Aku melihat semua aksimu, namun aku hanya menyimak saja dan tidak berani mengganggu kesenanganmu. Aku tahu kamu tengah membalaskan dendam kakakmu bukan? Jadi aku hanya diam saja, namun saat aku melihat manusia rendahkan itu mengacungkan senjata padamu dan hendak memembakmu sedangkan kamu sedang lengah. Aku tidak bisa lagi menahannya. Aku tidak ingin kau terluka dan a-aku... aku.. " ucap Finn


"Maaf... " ucap Finn lagi dengan menunduk.


"Apa kau marah padaku? Apa apa ada yang terluka?" tanya Finn


"Tidak, aku justru berterimakasih. Kalau kau tidak menolongku, aku pasti terluka saat itu. Aku tidak apa-apa, sssshh" ucap Queen A saat lukanya tertekan tidak sengaja oleh Finn.


"Kau terluka? ayo kita ke rumah sakit" ucap Finn panik.


"Tidak apa-apa Finn, ini hanya luka kecil" ucap Queen.


"Luka sekecil apapun itu bisa infeksi Elie. Ayo kita ke rumah sakit!" ucap Finn, namun Queen menggelengkan kepalanya.


Finn menghela nafasnya pelan, gadisnya itu memang sangat keras kepala dan dia tidak bisa memaksanya.


"Ada di mobilku" ucap Queen A mengangguk.


"Kalau begitu ayo kita ke mobilmu, kita obati lukamu sekarang" ucap Finn, Queen A hanya pasrah dan menekan tombol di telinganya.


"Urus semua sisanya, aku ada keperluan yang harus aku tangani. Jaga mainanku baik-baik di markas, besok aku akan datang dan bermain dengannya" ucap Queen lewat earphone.


"Baik ketua" ucap anggota DN yang lain.


...


Kediaman Demetri.


Seorang yang tengah tertidur terlihat sangat gelisah, entah mimpi apa yang tengah ia alami. Keringat dingin menetes di keningnya, nafasnya terengah-engah, seperti habis lari maraton.


Tak lama ia membuka matanya terbangun, lalu duduk dan mengusap wajahnya kasar.

__ADS_1


"Mimpi itu lagi" ucap Sean menghela nafasnya


Itu bukan sekedar mimpi, itu adalah kenangan pahitnya di masa lalu. Yang membuat dirinya mempunyai OCD seperti saat ini."


Mimpi itu terus berulang, sehingga Sean susah untuk melupakan kenangan buruknya itu.


"Padahal wanita itu sudah di tangkap dan juga sudah meninggal karena over dosis di dalam sel. Ini sudah lama, tapi rasa trauma ini belum juga hilang" ucap Sean ia menghela nafas dan memandangi langit-langit kamarnya.


Ia kemudian membuka laci meja nakas di samping tempat tidur, dan mengambil 2 butir obat dan segelas air minum di atas nakas lalu meminumnya.


Setelahnya ia kemudian merasa mengantuk dan kembali terlelap tanpa harus di bayangi oleh mimpi buruk yang mengganggunya selama bertahun-tahun itu.


..._¤_...


Beberapa hari telah berlalu, Angga sudah di nyatakan sembuh dan boleh untuk pulang. Elie bahkan sudah memberi tahu pada Daddy dan keluarganya, jika pelaku penyerangan adalah Ando.


Dan saat ini keluarga Ando sudah lenyap, dan di ketahui dari berita di TV jika ayah dan anak itu merupakan kriminal kelas berat. Bahkan semua harta kekayaannya di sita oleh negara.


Masalah Ando dan kakaknya, di ketahui karena memiliki persaingan bisnis dan juga persaingan cinta dengan Angga.


Mentari atau yang di panggil Tari, seorang wanita cantik berumur 23 tahun, anak dari salah satu saudagar kaya di negara tetangga. Adalah salah satu alasan mengapa keduanya sering bertikai.


Di ketahui Tari menyukai Angga saat semasa kuliah dulu hingga saat ini, namun Angga hanya menganggapnya tidak lebih dari teman. Dan Ando yang saat itu berkuliah di kampus yang sama, menaruh hari pada Tari.


Namun ungkapan cinta Ando selalu di tolak karena Tari sudah mencintai laki-laki lain yaitu Angga. Sejak saat itu Ando selalu membuat ulah dan mencoba mencelakai Angga. Dan sering mempersulit Angga saat sudah terjun di dunia bisnis.


"Apa Tari itu cantik Kak?" tanya Elie


"Iya kak, aku penasaran dengan wanita yang membuat orang gelap mata dan melakukan tindakan penyerangan" ujar Alexa yang di angguki oleh Nisa.


"Dia cantik dan baik" ucap Angga acuh


"Kenapa tidak jadikan aja kak?" tanya Nisa polos.


"Kakak hanya menganggapnya teman saja" ucap Angga.


Namun ucapan angga itu di ragukan oleh Elie, ia melihat dari tatapan kakak laki-laki nya itu saat membicarakan tentang Tari, matanya terlihat penuh cinta. Jadi ia yakin jika kakaknya juga memiliki perasaan yang sama pada wanita itu.

__ADS_1


Tapi kenapa Angga tidak mau mengakuinya, Jika keduanya saling mencintai kenapa tidak bersatu? Apa sebenarnya penyebabnya?


...


__ADS_2