RICH PRANAJA PEWARIS TIRTANALA

RICH PRANAJA PEWARIS TIRTANALA
EPS 25 T-SHIELD 313216


__ADS_3

T-SHIELD 313216


Upaya penculikan terhadap Tong Pi menggegerkan markas Dinas Rahasia Inggris, M16. Tidak biasanya agen-agen berbakat yang direkrut dari beberapa negara bocor ke pihak luar. Berdasarkan keterangan dari dua orang yang tertangkap , mereka berasal dari kartel narkoba internasional “King Gibron,” pimpinan James Gibron. Pentolan kartel perdagangan senjata berat yang paling dicari oleh pihak keamanan dari tujuh negara besar di dunia.


“James Gibron menjadi buronan pihak keamanan Inggris, Amerika, Rusia, Perancis, China, Jerman dan Kanada. Tuduhannya adalah penyerangan markas militer mereka di negara-negara konflik, pembunuhan, perampasan dan penjualan senjata di pasar gelap. Konsumennya adalah pemberontaj kiri di sejumlah negara berkembang seperti Nicaragua, Philipina, Suriah dan Afrika Barat, “ ujar M saat memimpin rapat di markas besar M16.


“Tapi untuk apa mereka hendak menangkap Tong Pi?” tanya Lucra Venzi, agen 004.


“Tentu saja untuk kepentigan penyelundupan. Kau tahu, anak Mongolia itu mampu memindah kapal tangkr sekalipun ke tempat lain hanya dengan menyentuhnya? “ ujar M. “ Bayangkan kalau orang siperti Gibron memiliki anak seperti Tong Pi?”


“Dia akan menggunakan kemampuan Tong Pi untuk memindahkan senjata-senjata berat lintas negara tanpa dapat dideteksi oleh aparat keamanan?” sahut Lucra kembali.


M menganggukkan kepalanya.


“Kau benar. Dan saat ini aparat keamanan Inggris harus memikul tanggung jawab yang paling berat karena sasaran Gibron beralih ke negara-negara persemakmuran,” sambung M. “Mereka baru saja mencuri dua pesawat tempur paling canggih milik Rusia, Sukhoi 35 yang mampu membawa rudal berhulu ledak nuklir.”


Semua terhenyak mendengan penjelasan Bos M16 itu.


“Baik. Kita akan berburu ular sampai ke sarangnya. Agen 005 dan 006 akan aku kirim ke Gabon dan Pantai Gading. Kalian memantau pergerakan para pemberontak pimpinan Jenderal Manamakrdi, disinyalir mereka memdapatkan suplai senjata dari Gibron. Agen 004 kau ke Indonesia untuk menangkap Blade Muller, instruktur pasukan elit Inggris SAS yang sekarang menjadi pengedar narkoba Y-Blue disana. Kau akan ditemani oleh agen baru Rich Pranaja yang akan menyusul setelah menyelesiakan misi luar angkasanya,” ujar M.


“Apa hubungan Blade dengan Gibron, M?” tanya Lucra.


“Blade adalah penasehat keamanan Gibron dan penyuplai pasukan pengawal Gibron.” sahut M pendek. “Dia juga bertanggungjawab atas munculnya kerusuhan dan pemberontakan di beberapa negara persemakmuran karena dimotori dan di provokasi oleh anak buahnya.”


“Oke, Aku paham kenapa Blade menjadi buruanmu,” kata Lucra sambil tersenyum.


M menekan tombol kecil di depannya lalu berbicara lewat saluran intercom.


“Panggil Pranaja masuk,” katanya kepada sekretarisnya.


“Oke yang lainnya boleh kembali kecuali James,” kata M sambil memandang seserang yang duduk menyendiri di sudut ruangan.


Agen 004, 005 dan 006 segera keluar ruangan. M duduk di kursinya.

__ADS_1


“Besok kau ke Gibraltar James, ada info Gibron sedang merayakan ulang tahunnya di sana. Tangkap dia langsung di dalam sarangnya dan bawa kesini. Pake kode Ghost, datang tidak dijemput, pulang tidak diantar,” kata M kepada agen kesayangannya itu.


James menganggukkan kepalanya, kemudian berdiri.


“Penghubungmu adalah agen kita yang sudah sepuluh tahun menjadi pendeta di sana,” sambung M lagi.


Tanpa banyak bicara, James pun berjalan menuju pintu keluar. Sinar lampu diatas pintu yang menyorotinya sekilas menunjukkan wajahnya yang sangat tampan. Pranaja sempat berpapasan dengannya di pintu. James tersenyum, dan Pranaja menganggukkan kepalanya.


“Ah, siapa dia?” batinnya. “Kelihatan karismatik sekali.”


Sampai di depan meja bosnya, Pranaja masih melihat punggung orang itu.


“Siapa it M?”


“Itu agen 007, James Bond,” sahut M sambil melihat kertas di tangannya.


What? Pranaja sampai melongo seperti tak percaya. Wow, agen rahasia legendaris itu baru saja tersenyum kepadanya.


M menyalakan layar monitor di ruangannya. Nampak sebuah batu angkasa yang cukup besar sedang meluncur menuju atmosfer bumi.


“Batu angkasa?” tanya Pranaja.


M menganggukkan kepalanya.


“Ini adalah Asteroid, benda langit berukuran sangat kecil yang juga memiliki orbit terhadap matahari. Artinya, seperti planet, asteroid juga mengelilingi matahari. Asteroid terbentuk dari batu luar angkasa, dengan sedikit kandungan logam seperti nikel dan besi. Makanya Asteroid termasuk batuan angkasa yang sangat keras,” ujar M.


Pranaja diam terpaku menatap benda langit itu. Entah kenapa setiap melihat benda langit, ada desiran halus yang merangsang simpul-simpul sarafnya.


“Diameternya sekitar limaratus meter dengan volume limabelas juta kubik. Perkiraan waktu dalam sepuluh hari lagi batu angkasa itu sudah memasuki atmosfer bumi,” kata M.


Lima belas juta kubik? Wow, besar sekali? batinnya.


“Kau dengar kan Pranaja?” tanya M yang melihat Pranaja sedari tadi diam terbengong. “Dengan volume sebesar itu kemungkinan asteroid itu tidak akan habis di atmosfer tapi menghunjam ke bumi.”

__ADS_1


Pranaja masih terdiam, Nampak dahinya berkerut. Pertanda dia sedang berpikir keras.


Tugasmu adalah menghancurkan meteor itu,” sambung M dengan suara datar.


“What!” Pranaja terkesiap kaget. Lebih baik berkelahi dengan seratus orang daripada menghadapi asteroid raksasa itu.


“Kau tidak bercanda kan M? Apa yang harus aku lakukan?”


“Aku tidak pernah bercanda!” kata M sedikit keras.


Pranaja memperbaiki sikapnya.


“Kau harus memasang beberapa bom berkekutan besar di permukaan ateroid itu untuk menghancurkannya. Waktu kita tidak banyak. Q akan menyiapkan bahan peledaknya,” kata M sambil memandang Q yang berada di luar ruangan kaca, ahli senjata andalan M16.


“Q masuklah!” panggil M.


Q melangkah masuk ke dalam. Profesor ahli rekayasa berbagai macam persenjataan itu berjalan gagah sambil membawa sebuah pakaian di atas hanger.


“Ini adalah pakaian pelindung yang aku buatkan khusus untukmu,” katanya. “Namanya T-Shield 313216.’


Kemeja lengan panjang yang sangat ketat, berwarna hitam pekat, tapi lentur. Terbuat dari bahan Titanium yang sangat kuat, tahan terhadap panas dan dingin ataupun cuaca ekstrem. Baju ini terdiri dari dua lapis yang sangat tipis. Dipenuhi bintik-bintik pori-pori untuk menjaga sirkulasi udara tetap terjaga.


Ada panel-panel yang mengatur keluar masuknya udara sehingga suhunya bisa menyesuiakan. Kalau dipakai di daerah dingin akan terasa hangat, sedangkan kalau dipkai di suhu yang sangat panas akan terasa dingin.


“Sekarang cobalah,” kata Q sambil mengulurkan baju itu.


Pranaja membuka pakaian bagian atas, lalu memakai baju T-Shield 313216 miliknya. Seperti ada kekuatan yang mengalir menembus pori-porinya. Begitu lembut namun bertenaga. Dia merasa kekuatannya bertambah berlipat-lipat.


“Wow! Ini luar biasa Q! Amazing!” serunya.


Q tertawa sambil menggelengkan kepalanya melihat tingkah Pranaja.. Agen-agen muda yang masih terbawa sifat kekanakkannya.


Dengan melihat profil batu meteor besar itu lewat layar monitor, Q menerangkan beberapa titik yang harus dipasangi bom oleh Pranaja dan Shield. Mereka akan menghancurkan meteor itu menjadi potongan-potongan kecil yang akan habis saat melewati atmosfer bumi.

__ADS_1


__ADS_2