RICH PRANAJA PEWARIS TIRTANALA

RICH PRANAJA PEWARIS TIRTANALA
EPS 46 PASUKAN MAWAR HITAM'


__ADS_3

PASUKAN MAWAR HITAM


BRATISLAVA, SLOVAKIA.


M terus mengamati pergerakan Pranaja dan Miracle lewat citra satelit. Beberapa pasukan pengawal dari unit rahasia pasukan M16 juga telah di sebar di sekitar hotel dimana mereka menginap. Lewat layar monitor raksasa yang dipasang pada ruangan yang dibuatkan khusus untuknya, dia mengendalikan setiap operasi yang dilakukan anak buahnya.


“Tong Pi sudah muncul. Shield, kita sergap dia!” teriak Pranaja saat mendengar Shield mendengung.


Srrr..terdengar desiran halus. Shield mengaktifkan sistemnya. Lalu tubuhnya berubah menjadi cahaya. Wajah M ikut tegang. Inilah saat yang paling kritis. Karena untuk beberapa saat dia akan kehilangan kendali atas agennya. Saat Shield pergi dengan kecepatan cahaya, monitor raksasa itu pun ikut padam.


Satu detik kemudian, layar monitor kembali menyala, tapi dia belum tahu dimana kedua agennya berada.


“Cari tempat dimana mereka mendarat!” teriak M.


Para stafnya segera bekerja cepat. Tak sampai sepuluh detik mereka sudah menemukan lokasi Pranaja dan Miracle.


“Mereka ada di Katedral Saint Sophia M,” teriak salah satu staf-nya.


M segera meneruskan informasi itu kepada pasukan pengawalnya di lapangan.


“Segera kalian bergerak ke Saint Sophia. Amankan target!”


Katedral Saint Sophia adalah landmark utama di Kiev. Berada di jantung kota Kiev, letaknya sangat srategis, menghubungkan tiga jalan utama dalam lapangan besar tempat warga berkumpul di depan katedral. Tiga jalan utama tersebut adalah Velyka Zhytomyriska, Mykhilivska, dan Volodymyrsky. Bentuknya khas gereja-gereja Rusia dengan kubah emas di pucuk. Katedral ini menjadi saksi bisu sejarah besar bangsa Slavik.


Di layar monitor terlihat gerakan super cepat Pranaja menyelamatkan Tong Pi dan dimasukkan ke dalam sebuah mobil truk jelmaan Shield.


“Shield, bawa dia pergi ke M!” teriak agen mudanya di layar Monitor.


M terperanjat. Dia segera bereaksi mengerahkan anak buahnya untuk bergerak ke garasi rumah Miracle yang sangat luas.


Jleg!


Sosok Shield dalam bentuk mobil truk muncul di tempat itu. Pasukan pengawal segera di bergerak mengepungnya dengan senjata terkokang. Pintu terbuka perlahan, kepala Tong Pi yang gundul terlihat menyembul dari dalam. Beberapa petugas segera meyambutnya. Mereka mengangkat tubuh Tong Pi yang lemah ke dalam ruangan berkaca, di dalam ruang M. Beberapa pengawal bersiaga di sekeliling ruang kaca tersebut.


Tong Pi terkulai lemah di dalam ruang kaca. M mendekatinya, mengamati wajah Tong Pi yang begitu pucat.


”Apa kabarmu, Tong Pi? Lama tak bertemu?” tanya M.

__ADS_1


Tong Pi diam saja. Kepalanya tertunduk semakin dalam. Rupanya dia merasa bersalah kepada M, yang sudah berkali-kali menyelamatkannya.


“Mengapa kau mengurungku disini M?”


Tong Pi malah balik bertanya beberapa saat kemudian.


“Kau adalah buronan paling berbahaya pemerintah Inggris. Karenanya kami harus memperlakukanmu dengan pengamanan maksimal. Ruang kaca ini adalah ruangan anti peluru dan anti penyadapan. Siapapun tak akan dapat mengakses informasi tentangmu kecuali aku,” jawab M dengan wajah datar.


“Apa alasanmu M?”


“Kau terlibat pencurian dokumen paling rahasia milik pemerintah Inggris,” tegas M.


Tong Pi tersenyum sinis. M mulai melihat gelagat aneh, dia seperti bukan Tong Pi yang di kenalnya.


“Siapa yang sebenarnya menjadi pencuri M? Aku hanya mengembalikan Resep Mawar Hitam itu kepada pemiliknya yang sah, bangsa Mongolia. Kalianlah yang telah mencuri dokumen-dokumen luhur milik bangsa Mongol yang agung selama bertahun-tahun.”


M terhenyak. Dia terdiam sejenak.


“Mengapa kau diam M? Inggris lah yang telah banyak melakukan pencurian-pencurian, bukan aku,” kata Tong Pi lagi.


“Kami justru menyelamatkannya. Kalau bukan pemerintah Inggris yang menyimpannya mungkin dokumen itu sudah hilang,” jawab M.


“Hm, kau juga jangan merasa paling berhak memilikinya. Karena yang punya otoritas itu adalah pemerintah resmi Mongolia. Bukan pemberontak negara macam kalian.”


M menggeleng-gelengkan kepalanya. Ternyata dugaannya benar, Tong Pi telah memancingnya datang ke sini. Dipandangnya sosok manusia gundul bertubuh kecil itu dengan tatapan tajam.


“Ternyata aku telah salah menilaimu,” kata M.


Tangannya memencet tombol di atas meja. Memberitahu situasi ancaman kepada anak buahnya di luar. Saat dia melihat ke arah Tong Pi lagi, terjadi keanehan yang membuatnya terkesiap kaget.


Perlahan tubuh kecil itu berubah membesar. Otot-ototnya mulai bertonjolan keluar, tubuhnya juga semakin tinggi menjulang hingga dua meter. Tong Pi baru ini berdiri tegak di dalam ruang kaca. Sambil menggeram dia menepuk dadanya yang bidang dengan kedua tangannya yang kuat berotot.


“Aargghh!”


Para pengawal di dalam ruangan segera mengepungnya dengan senjata terkokang.


“Tahan tembakan kalian! Itu adalah kaca anti peluru!” teriak Dodge, komandan mereka.

__ADS_1


Tiba-tiba terdengar suara tembak-menembak dari luar. Dodge segera melompat ke jendela melihat keluar. Dia melihat anak buahnya di bantai oleh sekelompok manusia kekar seperti yang terkurung di dalam ruang kaca. Manusia-manusia berotot itu bergerak lincah seperti rajawali, tangguh sekuat gajah, dan kejam sebuas Singa.


“Selamatkan Direktur!” teriak Dodge.


Dua orang pengawal segera bergerak ke samping M.


“Apa yang terjadi Dodge?” tanya M.


“Ada pasukan tak dikenal menyerang pasukan kita. Mereka sangat tangguh, dan kulit mereka anti peluru!” sahut Dodge.


M terperanjat. Lalu memandang tajam wajah makhluk dalam kaca.


“HAHAHA…” makhluk itu tertawa keras.” Dugaanmu benar M. kami telah berhasil memformulasikan ramuan Mawar Hitam. Dan satu batalyon tempur pasukan Jenghis Khan akan terlahir kembali untuk mengambil alih kepemimpinan dunia! Hahaha…!”


Tiba-tiba makhluk itu melayang ke atas. Gerakannya begitu cepat, secepat burung Rajawali. Tubuhnya yang kekar menabrak atap ruang kaca anti peluru itu hingga pecah berantakan.


“Prank! Pyar! Byar!”


Seketika Dodge dan ank buahnya memberondongkan senjatanya ke arah makhluk itu. Ratusan peluru bagaikan mitralyur menghujani tubuhnya. Tapi makhluk itu diam saja. Tak ada satupun bagian tubuhnya yang terluka.


Brak!


Pintu masuk hancur berantakan. Puluhan pasukan tak dikenal bertubuh kekar itu masuk ruangan dan mengamuk, menghabisi Dodge dan anak buahnya. Mereka tewas dengan kondisi tubuh yang tak berbentuk lagi. Remuk karena bogen mentah sekuat kaki gajah!


Tinggal M berdiri sendiri menghadapi pasukan buas itu. Kedua pengawalnya juga sufah tewas bersimbah darah terkena pelurunya sendiri yang mental setelah mengenai kulit manusia-manusia aneh itu.


“Siapa kau?” tanya M kepada makhluk yang menyamar sebagai Tong Pi itu.


“Aku. Xialuai Khan, pemimpin tertinggi Tentara Pembebasan Mongolia,” jawabnya. “ Merupakan suatu kehormatan untuk menjemputmu sendiri kesini dan menjadikanmu sebagai tawananku, hahaha…!”


M tampak tenang. Wajahnya tidak berubah, tetap dingin, tangguh dan karismatik. Menggetarkan hati musuh-musuhnya.


“Sayang kau tidak akan mendapatkan kehormatan itu Khan,” katanya. “Karena yang kau lihat aku itu bukanlah aku.”


Tiba-tiba tubuh M nampak melekuk-lekuk, wajahnya terlihat aneh.


Jlep!

__ADS_1


Hilang dari pandangan.


“Damn!” Xialuai Khan mengumpat penuh kemarahan. “It’s just a hologram!”


__ADS_2