
Entah kemana Rigel harus membawa Belle, akhirnya dia pun memutuskan untuk membawanya pulang ke rumahnya dan meminta Felix untuk segera menghubungi dokter.
Dan benar saja, setelah dia sampai dirumahnya dengan membawa Belle, Felix langsung kaget melihatnya.
" Bagaimana bisa anda menemukan gadis ini tuan? sebenarnya apa yang terjadi?" Tanya Felix yang bingung melihat Rigel saat membawa Belle masuk ke dalam kamarnya.
" Kau sudah memastikan bahwa dokter itu wanita bukan?"
" Sudah tuan." Jawab Felix lagi.
Dia meletakan Belle di atas tempat tidurnya dan menyelimutinya. Di Sana lah Rigel baru merasakan luka yang berdenyut di punggungnya.
" Tuan, Anda berdarah." Felix panik ketika melihat bahu Rigel yang ternyata bolong seperti itu.
" Cepat ambilkan alkohol dan siram ke luka ku sekarang."
" Kita tidak memiliki alkohol disini tuan. Anda lupa, bahwa anda tidak menikmati alkohol sama sekali?"
__ADS_1
" Oh God!" Rigel lupa jika dia bukan penikmat minuman setan seperti itu apa pun jenisnya.
Tak lama, dokter yang di tunggu pun datang. " Tolong bersihkan lebih dulu luka tuan Rigel. Dia terkena tembakan." Dokter itu langsung menghampiri Rigel dan melihat luka tembak yang cukup dalam.
Bagaimana bisa, pria berkulit putih ini bisa sekuat itu menahan rasa sakit bekas luka tembakan seperti itu.
" Jangan terlalu lama. Cepat bersihkan luka itu dan selesaikan dengan baik." Dokter wanita itu langsung melihat luka Rigel dan membersihkannya.
Dia benar-benar melakukan itu dengan hati-hati baru beralih pada seorang wanita yang tengah terbaring di atas tempat tidur dengan begitu banyak luka kecil seperti terkena serpihan kaca.
" Tolong, jika bisa gantikan pakaiannya sekalian. Tidak mungkin aku yang menggantikannya atau pun teman ku."
" Tuan, bagaimana bisa anda menemukan Belle dalam keadaan seperti itu? Apa dia mengalami kecelakaan atau Perampokan?" Tanya Felix yang masih penasaran dengan Rigel yang datang dengan membawa Belle dalam keadaan seperti itu.
" Jangan banyak bertanya Felix. Suara mu itu sangat menyakitkan di telinga ku."
" Bukan seperti itu Tuan, tapi saya tengah memikirkan sesuatu saat ini."
__ADS_1
" Apa?" Tanya Rigel sambil menatap datar pada Felix yang terlihat lebih gelisah darinya.
" Anda bilang anda selalu di dampingi penjaga bayangan bukan?"
" Lalu?"
" Itu artinya keluarga anda mengetahui semua ini dan mengetahui apa yang terjadi pada anda dan juga nona Belle saat ini."
" Untuk apa memikirkan hal itu? Aku saja tidak memikirkannya." Jawab Rigel dengan singkat.
Dia tidak ingin memikirkan hal itu, karena pasti semuanya sudah sampai di telinga Daddy atau kakeknya.
" Biarkan saja mereka memikirkan hal itu. Tapi yang pasti hubungi orang tua Belle dan katakan pada mereka untuk menjemput putrinya. saat ini Belle membutuhkan dukungan keluarganya karena dia baru saja mengalami hal mengerikan. Dia baru saja mengalami kejadian buruk, jadi dampingan keluarga adalah hal yang paling tepat saat ini." Felix pun langsung menghubungi orang tua Belle sesuai dengan apa yang di katakan Rigel padanya.
Dia kembali ke kamarnya setelah dokter itu selesai menyelesaikan pekerjaannya.
Di tatap Rigel wajah Belle yang terlihat ketakutan saat ini. Bahkan dia juga beberapa kali mengigau.
__ADS_1
" Apa begitu mengerikan peristiwa tadi? Apa itu membuat mu ketakutan?" Tanya Rigel yang kini sudah duduk di sisi tempat tidurnya, dimana ada Belle di sana.
...💙💙💙...