Terjebak Cinta Sang Pewaris ( Twins Ax )

Terjebak Cinta Sang Pewaris ( Twins Ax )
Sumpah


__ADS_3

Mereka semua melepas kepulangan Rigel dan Belle untuk kembali ke Paris lebih dulu.


Entah apa yang terjadi pada mereka, tapi yang pasti Sky yakin bahwa ada yang terjadi pada anaknya saat ini.


" Aku bersama mu ChΓ©ri." Ucap Rigel yang berusaha meyakinkan kekasihnya bahwa dia baik-baik saja saat ini.


" Aku baik-baik saja Bee. Memangnya aku kenapa?" Tanya Belle pada kekasihnya.


Dia teika ingin membuat Rigel merasa apa yang dirasakan Belle.


Mereka pulang dengan menggunakan pesawat komersial biasanya, tapi menggunakan first class yang harganya tidak main-main.


Sepanjang perjalanan kembalinya mereka ke Paris, Rigel tidak melepaskan genggaman tangannya sedikit pun dari kekasihnya.


Melihat Belle yang tertidur seperti itu membuat Rigel merasa bahwa beban yang di tanggung gadis mengenalkannya itu sangat berat sekali.

__ADS_1


Dia baru mendapatkan kabar dari anak buahnya yang ada di Paris bahwa pria bernama Arsya Antony Gilbert berada di Paris yang itu artinya masalah yang tengah membebani Belle saat ini adalah ayahnya sendiri.


" Aku akan melakukan apa pun untuk kamu Belle. Aku akan memperjuangkan mu sampai ayah mu merestui kita. Bahkan jika aku harus merendahkan harga diri ku untuk menemuinya aku akan melakukannya demi kau. Aku akan merendahkan diri ku dan meminta maaf padanya walau aku tidak bersalah sama sekali." Ucap Rigel pada gadis menyebabkannya yang tengah tertidur dalam lelapnya itu.


Setelah perjalanan panjang akhirnya mereka berdua sampai di kota Paris. Kota di mana tempat mereka tinggal selama ini.


Rigel ingin mengantarkan Belle pulang ke rumah namun dengan cepat kekasihnya itu menolak.


" Please Bee, biarkan aku yang menyelesaikan ini semua. Aku yang pergi sendiri, karena aku yang akan menghadapi Daddy."


Belle percaya bahwa dia bisa menyelesaikan semua ini tanpa harus melibatkan Rigel.


" Bukankah kamu mengatakan bahwa ini memiliki kekasih dan pendamping yang bisa bertahan dalam situasi apapun?"


" Ya memang, itu bukan berarti aku membiarkanmu begitu saja menghadapi orang tuamu. Aku tidak semudah itu untuk membiarkanmu menghadapinya sendirian." Jelas Rigel lagi.

__ADS_1


Dia juga mengetahui bagaimana tablet pria sombong itu. Pria yang telah berani sekali mengangkat tangannya dan melayangkan sebuah pukulan pada putrinya bukan berarti dia tidak bisa melakukan hal itu untuk yang kedua kalinya.


Dan itu pula yang menjadi ketakutan terbesar bagi Rigel.


" Bee, aku mohon...biarkan aku menghadapi ini semua sendiri. Aku ingin menjadi wanita tangguh untuk kamu, seperti apa yang kamu inginkan. Aku harap aku bisa menjadi wanita yang terbaik untuk kamu, aku sangat berharap sekali untuk itu Bee." Rigel menghembuskan nafasnya dengan kasar.


Walau semua ini berat, tapi dia harus tetap melakukan ini semua demi Belle. Dia juga ingin membahagiakan gadis menyebabkannya itu.


" Baiklah, jika sudah sampai rumah segera hubungi aku." Belle menganggukkan kepalanya dengan sangat lucu.


Rigel memberikan kecupan di kening gadis menyebalkannya sebagai tanda berpisahnya mereka di bandara saat ini.


Cup...


" Hati-hatilah, katakan padaku jika terjadi sesuatu. Aku akan langsung datang ke rumah mu jika sampai Daddy mu berani menyakiti mu lagi. Aku bersumpah, jika sampai dia berani menyakiti mu lagi, aku tidak akan tinggal diam! Aku bersumpah akan membalasnya."

__ADS_1


...πŸ’™πŸ’™πŸ’™...


__ADS_2