
Belle di ajak pergi ke rumah Rigel untuk menemui keluarga besar dan sebelum acara mereka dilangsungkan beberapa hari lagi.
Dan kini, mereka sudah sampai di rumah tempat di mana Rigel biasa tinggal dan lihatlah rumahnya kembali penuh dengan barang-barang yang entah apa saja yang dibeli oleh keluarganya itu.
" Ahhh...Kalian sudah datang..." Starla melihat Rigel dan Belle yang baru saja datang ke rumah ini langsung menyambut kedatangan mereka berdua.
Starla membawa Belle ke sofa dan mendudukkannya di sana untuk menunjukkan barang-barang yang dibelinya untuk seserahan acara pertunangan mereka nanti.
" Lihat sayang, apa kamu suka ini? ini mommy yang membelikannya dan yang ini dari Aurin. Katanya dia lihat kamu menyukai warna kuning, jadi dia sengaja memilih ini untuk kamu." Starla menunjukan tas yang memang sengaja di pilih oleh Aurin untuknya beserta sepatu yang warnanya juga senada dengan warna tas yang dipilihkan oleh calon kakak iparnya itu.
Melihat barang yang diberikan Aurin berwarna kuning membuat Belle langsung terlihat bahagia.
" Terima kasih kakak ipar, terima kasih banyak " Ucap Belle yang terlihat sangat bahagia.
Rigel sendiri membuka jas yang di kenalannya dan membuka kancing kemejanya satu persatu karena dia ingin mandi.
" Aku mandi dulu dan jangan dekat-dekat dengan wanita hamil itu. Jika dia meminta sesuatu suruh saja suaminya yang melakukannya. Jangan mau melakukan hal itu karena aku sudah kesal." Aurin hanya bisa tertunduk lesu karena dia belum terbiasa dengan mulut Rigel yang ternyata sangat pedas seperti itu.
__ADS_1
Jika itu Opa Alexander dia mulai membiasakan dirinya karena mereka memang tinggal bersama. Tapi jika Rigel, Aurin masih harus memulai membiasakan dirinya dengan semua itu karena dia memang tidak menyangka jika ternyata Rigel sangat pedas jika berbicara.
Sadar akan Aurin yang merasa tidak nyaman dengan kata-kata Rigel membuat Belle langsung meminta maaf pada calon kakak iparnya itu.
" Maafkan Rigel ya kak. Dia memang seperti itu. Mulutnya memang sangat pedas tapi hatinya sangat tulus. Jika dia tidak tulus dia tidak mungkin melakukan hal itu untuk kakak dan meneliti ngidamnya kakak." Aurin mengangkat wajahnya untuk menatap Belle yang berstatus calon adik iparnya itu.
" Tidak apa-apa Belle. Lagi pula aku yang bersalah. Entah kenapa aku selalu saja menginginkan sesuatu setiap kali melihat wajahnya. Bahkan rasanya anak di dalam perut ku ini terus saja bergerak aktif saat mendengar suaranya." Belle hanya tersenyum saja mendengar apa yang Aurin katakan padanya.
" Sini Aunty Belle usap sayang. Jika kamu menginginkan usapan dari paman mu itu tidak akan mungkin terjadi, maka biarkan Aunty saja yang melakukannya untuk kamu oke." Dengan lembut Belle mengusap perut Aurin yang mulai sudah membuncit itu.
Awalnya anak yang ada di dalam kandungan Aurin masih saja bergerak aktif, sampai saat Belle kembali mengatakan padanya untuk tidak bergerak begitu aktif karena bisa menyakiti ibunya sendiri dan betapa ajaibnya, Belle berhasil membuat anak yang ada di kandungan Aurin berhenti bergerak setelahnya.
Mereka semua yang melihat itu begitu kagum dengan Belle yang bisa langsung akrab dan mendekatkan diri dengan Aurin yang juga tidak terlalu banyak bicara dan hadirnya Belle di tengah keluarga merek membawa warna tersendiri karena keceriaannya.
" Terima kasih Belle..." Ucap Aurin dengan begitu tulus.
" Sama-sama kak..." Jawab Belle yang tak kalah tulusnya.
__ADS_1
Dia merasa memiliki saudara saat bersama dengan Aurin seperti ini. Apalagi melihat Aurin yang terima kehadirannya di sini benar-benar membuat Belle merasa nyaman.
Belle tidak lagi merasa sendirian saat ini karena dia memiliki keluarga besar. Keluarga calon suaminya itu benar-benar menerimanya dengan baik.
" Sudah, ayo di lihat dulu ini. Mommy harap kamu menyukainya sayang." Belle kembali tersenyum saat mendapatkan perhatian lebih dari calon ibu mertuanya yang sangat luar biasa.
Terkadang dia berpikir, bagaimana bisa usianya sudah memasuki 40 tahunan masih terlihat cantik dan mudah seperti itu.
Terlihat masih seperti usia 25 tahun, apa memang mereka-mereka ini para keturunan Asia akan memiliki wajah yang jauh lebih awet muda daripada wajah bule sepertinya karena Mommy-nya juga seperti itu.
Masih terlihat cantik dan mudah di usianya yang sudah tidak muda lagi.
" Iya Mom, Terima kasih..." Ucap Belle yang merasa sangat di sayang di keluarga ini.
Rigel yang melihat bagaimana keluarganya memperlakukan Belle dengan sangat baik membuatnya merasa sangat bersyukur untuk itu.
" Sampai sejauh mana persiapan acara pertunangan kalian sayang?" Belle menggelengkan kepalanya karena dia tidak tau sejauh apa kesiapannya karena Rigel yang melarangnya untuk turun tangan dengan semua itu.
__ADS_1
" Oh oke, Mommy mengerti." Ucap Starla yang mengerti bahwa putranya lah yang melarang Belle untuk ikut campur dengan semua persiapannya.
...💙💙💙...