
Deg!
Jantung Rigel berdetak kencang saat mendapatkan undangan pesta pertunangan dari Beauty Daserina Antony Gilbert dengan seorang pria bernama Andreas Van De Reggae.
" Tuan, apa anda baik-baik saja?" Tanya Felix saat melihat Rigel yang terdiam setelah membaca surat undangan pertunangan Belle.
" Aku baik-baik saja. Kita pergi sekarang." Ucap Rigel yang pergi meninggalkan Felix lebih dulu.
Dia masuk ke dalam mobilnya duluan dan duduk di kursi penumpangnya tanpa memikirkan Felix.
Melihat Rigel yang seperti itu membuat Felix mengerti apa yang di rasakan pria itu saat ini.
" Tuan..."
" Jangan terlalu banyak bicara. Selesaikan saja semua ini dengan cepat dan aku ingin tidur setelahnya." Felix terdiam dan dia tidak bersuara apapun lagi.
__ADS_1
Kegalauan Rigel memang sudah tidak teratasi lagi. Dia benar-benar tidak bisa berpikir dengan jernih lagi saat ini.
Berita pertunangan Belle dengan pria itu membuat mood Rigel langsung hancur begitu saja.
Sementara Belle, dia tak kalah kecewanya began sang Daddy-nya saat ini. Usianya akan 18 tahun beberapa hari lagi. Lalu bagaimana bisa dia mendapatkan hal menyedihkan seperti ini.
Apalagi ketika mendengar kedua orang tuanya yang bertengkar karena Mom Crystal yang membelanya itu membuat Belle semakin bersedih.
" Baik, jika memang kamu akan tetap meneruskan pertunangan ini jangan salahkan aku jika aku akan pergi meninggalkan kamu. Aku akan pulang ke rumah ku dan aku tidak akan pernah kembali lagi ke rumah ini atau pun ke rumah mu." Ars mengalami dilema saat ini.
" Sekarang aku tanya pada mu, apa yang membuat mu tidak mau mendengarkan Belle? tidak mungkin orang mencari masalah dengan mu jika dia tidak di ganggu lebih dulu. Apalagi itu keluarga tersohor di Eropa Ars. Mereka tidak akan mungkin mencari gara-gara dengan orang lain jika bukan kamu yang memulainya lebih dulu."
" Aku tidak melakukan apapun padanya. Aku hanya mengatakan bahwa di bisa membangun semua itu karena kerja keras keluarganya." Crystal tersenyum mendengar jawaban dari pria yang telah bersamanya selama hampir 25 tahun ini sejak perkenalan mereka dulu hingga Belle berusia 17 tahun.
" Yang kau katakan itu sudah membuatnya kecewa. Kau tidak mengenalnya, lalu bagaimana bisa kau mengatakan bahwa dia tidak bisa sukses jika bukan karena keluarga besarnya. Jangan terlalu munafik dan menutup mata mu dengan apa yang telah ayah lakukan. Kau menikmati semua itu dari hasil kerja keras ayah. Kau sudah duduk di perusahaan dengan tenang karena ayah Yangs udah mempersiapkan semuanya."
__ADS_1
Brak..
Pintu ruangan kerja Ars terbuka dan Belle sendiri lah yang membukanya dengan kasar.
" Belle..."
" Sayang..." Ars dan Crystal hendak menghampiri Belle namun, gadis itu menolaknya.
" Jika memang Daddy menginginkan pertunangan ini, maka Belle akan melakukannya agar Mommy dan Daddy tidak bertengkar lagi. Jadi sudahi ini semua karena Belle akan menerima semua pertunangan ini." Gadis itu langsung pergi meninggalkan kedua orang tuanya setelah mengatakan hal itu.
Sakit sekali hati Crystal saat melihat putrinya yang baru berusia 17 tahun harus mengalah sejauh ini dan mengikhlaskan kebahagiaannya begitu saja.
" Kau telah menghancurkan dunia mu sendiri Ars. Kau menghancurkan dunia yang kau bangun selama ini. Kau benar-benar telah menghancurkan dunia mu sendiri Ars." Ucap Crystal dengan penuh rasa kecewa terhadap suaminya.
...💙💙💙...
__ADS_1