
Rigel tengah memandang langit Eropa yang membuatnya gundah saat ini.
Dia tengah membuka dan menutup kotak cincin yang tengah di pegangnya saat ini. Kotak berwarna biru beludru itu pemberian dari sang Mommy yang memang memberikan itu untuknya.
Sebuah cincin yang sama seperti yang di miliki Aurin. Berwarna sama, tapi berbeda bentuk. Itulah yang ada saat ini.
" Kau benar-benar akan bertunangan dengan pria itu bell?" Tanya Rigel yang terus saja memandangi langit Eropa saat ini.
" Apakah benar aku memiliki perasaan terhadap mu? Apa aku mencintai gadis menyebalkan dan aneh seperti mu bell?" Tanya Rigel lagi.
Dia berdiri dari tempat duduknya dan pergi dari ke kamar mandi.
Di saat Rigel tengah membersihkan dirinya, di sana Belle tengah mempersiapkan dirinya untuk pesta pertunangan yang sebentar lagi akan di selenggarakan.
" Belle, apa kamu sudah siap?" Tanya Crystal menghampiri putrinya yang terlihat tidak bahagia sama sekali dengan pesta pertunangan ini.
__ADS_1
" Aku sudah siap Mom." Jawab Belle sekenanya.
Dia terlihat sangat tidak bersemangat dengan semua ini. Pesta pertunangan ini sama sekali tidak di inginkan olehnya.
" Katakan pada Mommy jika kamu tidak siap sayang. Mommy akan menggalakan semua ini. Mommy akan membuat pesta pertunangan ini tidak akan terjadi karena Mommy tidak ingin kamu terjerat dengan hubungan yang sama sekali tidak kamu inginkan."
" Tapi Mommy dan Daddy juga sama bukan? Buktinya hingga saat ini Mommy dan Daddy masih bersama." Sakit sekali rasanya hati Crystal saat dia mendapatkan jawaban seperti itu dari Belle.
" Tidak semua orang bisa menahan dan bertahan dengan rasa sakit sayang. Mommy tidak ingin kamu ikut merasakan rasa sakit yang pernah Mommy rasakan. Jadi katakan saja pada Mommy jika kamu ingin membatalkannya, maka dengan senang hati Mommy akan melakukan itu semua untuk kamu." Belle terdiam cukup lama hingga dia mengambil keputusan yang sama sekali tidak pernah di bayangkan sama sekali oleh Crystal.
" Belle yakin Mom. Belle yakin dengan semua ini." Ucap Belle dengan yakin.
" Tolong pikirkan sekali lagi sebelum--"
Ceklek...
__ADS_1
Pintu kamar Belle kembali terbuka dan itu adalah Leo asistennya Ars. Pria itu datang untuk menjemput Belle keluar dari dalam kamarnya.
" Acara sudah akan di mulai. Calon tunangan Belle juga sudah berada di sini." Belle pun bersiap untuk datang ke tempat acara perdata pertunangannya.
Dia tidak tau sama sekali jika di bawah sana dengan terjadi keributan di mana seorang pria muda yang sangat di bendi Ars hadir dan berdiri di depan mereka semua saat ini.
" Sebenarnya apa yang kau inginkan? Jika kau membuat keributan di sini aku tidak akan segan-segan mengusir mu dan menyeret mu dari sini."
" Berikan 10 pengawal terbaik anda, aku tidak gentar sedikit pun. Aku pernah mengatakan pad anda bukan, jika aku bisa mendapatkan apa pun yang aku inginkan."
" Apa maksud mu?" Tanya Ars mulai takut dengan apa yang akan Rigel lakukan padanya nanti.
" Beauty Daserina Antony Gilbert." Jawab Rigel dengan tegas menyebut nama lengkap Putri dari pria yang tengah di tantangnya saat ini.
" Pengawal! Seret dia dari sini dan bawa dia pergi dari tempat ku." Ucap Ars dengan suara yang lantang.
__ADS_1
Dia tidak ingin Rigel merusak pesta pertunangan Belle dengan Andreas.
...💙💙💙...