Terjebak Cinta Sang Pewaris ( Twins Ax )

Terjebak Cinta Sang Pewaris ( Twins Ax )
Tampan


__ADS_3

" Hah? Rigel mengajak ku dinner? Apa ini benar?" Belle menatap tidak percaya pada pesan yang di kirimkan Rigel padanya.


Manusia tampan itu memang sulit sekali di mengerti.Tapi, saat dia bersikap manis seperti ini membuat Belle merasa gemas sekali hingga dia berteriak tanpa sadar.


" Ahhhhkkk...Aku akan bersiap untuk mu My lovely boy..." Ucapnya dengan tiang gembira.


Sementara Rigel, dia yang masih membaca ulang pesan yang di kirimnya terhadap Belle.


Bersiap lah dan gunakan pakaian yang bagus. Jika kau memakai baju kurang bahan lagi, aku akan merobeknya. Jangan terlambat!


" Kenapa pesan yang ku kirim padanya seperti pesan ancaman? Apa aku memang sekali itu?" Tanya Rigel sendiri.


Dia menatap dirinya di cermin dan melihat apakah memang semengerikan itu dirinya?


" Aku ini tampan, tapi kenapa mereka banyak yang takut padaku? bahkan Acher yang seperti itu selalu mendapatkan pujian dari mereka. Tapi, kenapa saat dengan mu mereka bahkan tidak berani menatap ke arah ku?" Dia masih berkaca melihat wajahnya.


Tidak ada yang salah dari wajahnya, tapi kenapa mereka selalu ketakutan?


" Persetan dengan mereka, aku tidak perduli dengan pandangan orang lain. Setidaknya, Belle tidak menganggap ku seperti itu.

__ADS_1


Dia juga pergi bersiap karena malam ini mereka akan pergi makan malam bersama Belle.


Rigel langsung menjemput Belle setelah dia siap dengan penampilannya.


Rigel Sengaja mengendarai mobilnya sendiri tanpa supir sama sekali. Dia sengaja melakukan hal itu karena memang dia ingin memiliki waktu luang bersama Rigel.


" My lovely boy..." Belle langsung berlari ke arah Rigel hendak memeluknya namun seperti biasanya, Rigel mundur satu langkah demi kebaikannya.


Dia tidak ingin membuat kerja jantungnya dua kali lipat lebih cepat saat Belle memeluknya.


" Selalu saja begitu." Ucap Belle dengan wajah yang cemberut.


" Jangan membuat ku malu di depan umum. Kau pun begitu, jangan mempermalukan diri mu sendiri. Bersikaplah sewajarnya maka aku akan menunjukan pada mereka bagaimana cara ku mencintai mu."


" Apa? Katakan sekali lagi."


Deg!


Jantung Rigel benar-benar berdetak kencang. Dia telah salah bicara lagi hingga membuatnya bicara tentang cinta pada Belle.

__ADS_1


" Tidak! Aku tidak ingin mengatakannya lagi."


" Ahhh...ayo katakan lagi." Rengek Belle dengan manja berharap Rigel mau mengulang perkataannya lagi yang mengatakan mencintai Belle.


" Tidak akan! Sudah ayo kita pergi. Kita bisa terlambat nanti."


" Hey, kita mau dinner, lalu kenapa perginya cepat sekali?" Tanya Belle yang merasa heran dengan Rigel yang mengatakan ingin membawanya pergi dinner tapi kenapa perginya cepat sekali seperti ini.


Apalagi ini masih siang dan menunggu waktu malam itu masih panjang lagi.


" Aku memang ingin mengajak mu dinner, tapi tidak di sini."


" Lalu dimana jika tidak di sini? Jangan bilang jika kamu akan mengajak ku dinner di--"


" Ya! Aku akan mengajak mu dinner di London karena orang tua ku ingin mengenal mu. Mereka ingin mengenal gadis menyebalkan yang hampir membuat ku tidak bisa tidur setiap malamnya. Jadi jangan banyak bicara lagi karena kita akan pergi ke London."


" Aahhh...aku tidak menyiapkan apapun untuk keluarga mu. Bagaimana dengan riasan ku? Nanti luntur jika sampai di London. Bagaimana jika aku terlihat jelek?"


" Itu lebih baik agar ketiga adik ku tidak ada yang tertarik dengan mu. Jika mereka sampai berani menatap mu, aku akan mencongkel kedua mata mereka dan menjadikannya sup buah."

__ADS_1


...💙💙💙...


__ADS_2