Terjebak Cinta Sang Pewaris ( Twins Ax )

Terjebak Cinta Sang Pewaris ( Twins Ax )
Hari Indah


__ADS_3

Setelah memberikan ancaman pada kedua adiknya dia kembali ke atas tempat tidur.


Rasanya tubuhnya masih sangat lelah, dia seperti kekurangan energi saat ini.


" Aahhkkk...Lelah sekali rasanya" Ucap Rigel yang mencoba merenggangkan tubuhnya.


Setelah malam panasnya bersama Belle, tubuhnya seperti habis kerja rodi tujuh hari tujuh malam.


Melihat Belle yang masih bersembunyi di dalam selimut membuat Rigel tersenyum untuk itu.


Apakah dia akan seperti ini terus? merasakan kebahagiaan yang yang luar biasa saat melihat wajah cantik Belle yang terlihat damai dalam tidur lelapnya.


" Tuhan telah menciptakan gadis secantik kamu hanya untuk ku saja bahkan rasanya untuk memperlihatkan mu pada dunia pun aku malas." Ucapnya yang mulai menunjukan sikap posesif dirinya yang tidak ingin kecantikan istrinya di lihat banyak orang.


Tapi mau bagaimana lagi dia sudah berjanji pada Belle bahwa dia tidak akan menekan wanita itu dan memberikannya kebebasan r


Tuntuk menjalankan kehidupannya sebelum dia membatasi ruang geraknya.


Cukup lama dia memandangi wajah cantik istrinya itu hingga gadis yang sudah berubah menjadi wanita karena telah di gagahinya itu terbangun dan bergerak dari tidurnya.


" Ssshhh...." Belle mendesis dari tidurnya karena merasa tubuhnya remuk redam.

__ADS_1


" Akhirnya kau bangun juga." Belle langsung membuka kedua matanya saat mendengar suara seorang laki-laki berada di dalam kamarnya.


Melihat Rigel yang berada di dalam kamarnya membuatnya langsung kaget setengah mati.


" Jangan heboh, kau sudah menjadi istri ku dan kita sudah menikah kemarin. Aku akan mengingatkan mu kembali dengan acara pernikahan kita kemarin." Belle masih terdiam.


Dia bingung dengan keadaan mereka saat ini dan saat dia sadar, dia langsung menjerit dengan kuat.


" Aaaahhhkkk...." Mendengar Belle yang menjerit membuat Rigel hanya bisa menggelengkan kepalanya saja.


" Kau seperti gadis yang beru di perk*sa."


" Aku memang tidak di perk*sa, tapi aku baru di unboxing." Jawabnya yang mengeratkan selimut yang membalut tubuhnya saat ini.


Melihat istrinya yang seperti itu membuat Rigel, langsung mengangkat tubuh istrinya itu ke kamar mandi hingga membuatnya kembali menjerit.


" Aaahhkkk..."


" Diam lah Belle. Aku bisa melemparkan mu ke bawah sana jika aku menginginkannya." Ucap Rigel yang langsung menghentikan jeritan istrinya itu.


Rigel meletakan istrinya di dalam bathub dan menghidupkan airnya untuk mengisi bak tersebut.

__ADS_1


" Mandilah, aku akan menunggu mu nanti." Rigel langsung meninggalkan istrinya yang masih saja menyilangkan kedua tangannya di dada untuk menutupi bagian tertentu miliknya.


" Jangan terlalu heboh! Aku sudah melihat keseluruhannya. Bahkan tadi malam aku juga yang membersihkan milik mu itu." Belle semakin menutupi dirinya.


Apalagi saat suaminya itu menunjuk dengan kedua matanya hal itu semakin membuatnya malu setengah mati.


" Bee, hentikan itu. Aku malu."


" Apa yang membuat mu malu? Sudahlah cepat selesaikan mandi mu dan bersiap untuk sarapan." Rigel pun pergi meninggalkan istrinya.


Dia mempersiapkan dirinya dan sarapan mereka nantinya di dalam kamar saja.


Namun saat dia ingin memesan makanan untuk mereka sarapan, pesan masuk ke dalam ponselnya.


" Oh ****!" Umpat Rigel saat mendapatkan kabar bahwa ada satu karyawannya yang berkhianat di perusahaannya.


Dia membaca laporan yang Felix berikan ternyata sudah ada kebocoran di perusahaannya hingga membuatnya banyak mengalami kerugian.


...💙💙💙...


__ADS_1


...🙏🏽🙏🏽🙏🏽...


__ADS_2