Terjebak Cinta Sang Pewaris ( Twins Ax )

Terjebak Cinta Sang Pewaris ( Twins Ax )
Cincin Tunangan


__ADS_3

Jika kemarin terjadi perdebatan soal tema dan gaun yang akan di gunakan Belle nantinya, kini mereka berdua kembali berdebat soal cincin yang akan di kenakan Belle nantinya.


Belle mengatakan bahwa di menginginkan cincin yang di berikan Rigel itu saja yang akan menjadi cincin pertunangannya, tapi Rigel menolaknya karena dia menginginkan cincin yang baru untuk Belle kenakan nantinya.


" Tidak! intinya aku tidak ingin kau mengenakan cincin yang lama dan akan mengenakan cincin yang baru."


" Lalu jika aku menggunakan cincin yang baru cincin yang lama ini akan aku kemana kan lagi? aku sudah menyukai cincin ini, jadi untuk apa memakai cincin baru lagi jika ini saya sudah lebih dari cukup." Rigel benar-benar tidak habis pikir dengan kekasihnya ini.


Di saat begitu banyak orang yang menginginkan kemewahan tapi tidak dengan gadis menyebalkan itu. Bahkan di saat mereka ingin melaksanakan pertunangan bila tidak mau minta cincin baru lagi karena dia lebih menyukai cincin yang sudah diberikan Rigel sejak pertama kali mereka menjalin hubungan.


" Aku tidak ingin mendapatkan bantahan apapun lagi darimu! yang jelas kita akan tetap mencari cincin yang baru untuk kamu." Belle hanya bisa menghela nafasnya saja jika seperti ini.


Akhirnya, mereka berdua pergi untuk mencari cincin pertunangan yang akan mereka kenakan seminggu dari sekarang.


Mereka berdua sudah sepakat bahwa mereka akan melangsungkan acara pertunangan di sebuah hotel mewah dan itu adalah kesepakatan mereka berdua.

__ADS_1


Baik Belle, maupun Rigel keduanya sama-sama sudah sepakat bahwa mereka akan mengundang kerabat dekat dan rekan-rekan kerja mereka yang memang benar-benar dekat saja.


Drama kembali terjadi saat Belle yang menolak cincin pertunangan yang berliannya sangat besar itu.


" Bee, ini yang aku pakai saya sudah sangat besar. Lalu bagaimana bisa kamu menyuruhku untuk memakai berlian yang lebih besar lagi dari ini."


" Agar mereka di luar sana tahu bahwa aku bukan pria miskin. Aku bisa memberikan apapun yang kamu inginkan tanpa bantuan dari keluargaku. Aku adalah salah satu pria terkaya di kota Paris ini jadi jangan khawatirkan lagi tentang apa yang aku miliki untukmu." Ternyata ini yang menjadi alasan dibalik kerasnya Rigel yang menginginkan pesta mewah untuknya.


Bukan hanya pesta mewah saja, tapi semua yang dikenakan Belle harus benar-benar eksklusif dan mahal karena itu yang dikatakan kekasihnya.


Dia bisa mewujudkan setiap impian bila tanpa harus memakai apa yang dimiliki keluarganya.


Luar biasa sekali memang Rigel ini, dan itu yang membuat Belle benar-benar kagum akan sosok pria bertanggung jawab itu.


Di saat mereka tengah di sibukkan dengan persiapan pesta pertunangan mereka, di sisi lain Crystal terus saja mencoba menenangkan suaminya.

__ADS_1


Suaminya yang semakin merasa gundah dan ketakutan akan kehilangan sang Putri.


" Cepat atau lambat kita memang harus bisa melepaskan Belle karena memang itu adalah takdirnya. Sesayang apapun kita pada Belle tetap dia akan menjadi milik pria lain. Jodohnya sudah datang dan kita berhasil mendidik Belle menjadi sosok yang luar biasa untuk dicintai oleh pria yang tak kalah luar biasanya. Aku tahu bahwa kamu sedang bersedih tapi aku mohon jangan pernah tunjukan rasa sendiri terhadap putriku. Kita sama-sama tahu bahwa hatinya sangat rapuh jika melihat kita berdua seperti ini. Dia tidak sekuat yang kamu lihat karena aku sering melihatnya menangis di dalam kamar ketika kita berjauhan seperti ini. Aku mohon, tolong belajar untuk mengikhlaskan Belle bersama pasangannya." Ucap Crystal pada Ars.


Saat ini mereka berdua tengah berada di tepi kolam renang karena Ars yang tengah menikmati kesendiriannya.


" Baru akan bertunangan saja aku sudah benar-benar merasakan yang namanya patah hati karena ingin ditinggal putriku. Lalu bagaimana rasanya jika dia benar-benar menikah dan meninggalkanku nantinya? apalagi terasa lebih sakit lagi? hatiku sudah mulai sakit Crystal. Sakit sekali rasanya." Crystal menghampiri suaminya dan memeluk tubuh pria itu dari belakang dan memberikan ketenangan untuknya.


Crystal berharap apa yang dilakukan yang bisa membuat suaminya tenang karena saat ini hanya itu yang bisa dilakukannya untuk Ars.


" Aku sudah mengatakannya, bahwa cepat atau lambat kita memang akan merasakan hal ini. Belle, putra yang kita besarkan dengan penuh cinta sudah mulai dewasa dan dia sudah mendapatkan jodohnya. Aku yakin, bahwa Rigel adalah pria yang baik untuk menjadi pasangan Putri kita. Rigel sangat dewasa untuk menyikapi sikap Belle yang terkadang kekanakan dan aku melihat semua itu ada di dalam diri Rigel. Bagaimana cara dia menyikapi Belle memang sangat luar biasa Ars, aku menyaksikan itu semua." Jelas Crystal pada suaminya.


Berharap pria itu benar-benar bisa menerima semua ini dengan lapang dada karena putri mereka yang akan memulai kehidupan barunya.


...💙💙💙...

__ADS_1


__ADS_2