Terjebak Cinta Sang Pewaris ( Twins Ax )

Terjebak Cinta Sang Pewaris ( Twins Ax )
Dating


__ADS_3

" Aku siap..." Ucap Belle yang berteriak saat dia sudah selesai dengan dirinya.


Dia dan Rigel akan pergi dating karena itu adalah Jani dari Rigel sendiri.


" Belle..." Crystal berusaha untuk membuat putrinya mengerti bahwa saat ini ada Rigel.


Tidak seharusnya Belle bersikap seperti ini di depan Rigel hingga membuat pria itu merasa risih dengannya nanti.


" Tidak apa-apa Nyonya, Aku sudah mulai terbiasa dengan sikap dan tingkah dari Belle. Aku yang memintanya untuk tidak menjadi siapa pun saat bersama ku. Aku lebih menyukai dirinya yang seperti ini tanpa bersikap seperti orang lain." Jawab Rigel.


Dia tidak ingin Mommy-nya Belle merasa bahwa putrinya itu buruk karena Rigel merasa nyaman dengan Belle yang seperti itu padanya.


" Sudah lah, ayo berangkat. Kita tidak boleh pulang terlalu malam karena aku tidak ingin terjadi lagi keributan disini." Wajah Belle langsung berubah saat dia mengingat bagaimana sikap Daddy-nya terhadap Rigel saat mereka yang baru saja pulang dari London waktu itu.


Dia merasa sangat kecewa dengan Daddy-nya yang bisa berpikiran jauh seperti itu hingga membuat Rigel bersikap seperti itu.


" Pulanglah lebih awal. Kamu tau bahwa Daddy mu masih di Paris bukan?" Belle menganggukkan kepalanya.


Dia tau bahwa Daddy-nya memang masih berada di Paris hingga membuat ruang geraknya bersama Rigel semakin terbatas.

__ADS_1


" Bye Mommy..."


" Aku akan pulang lebih awal dan mengantarkan Belle dengan selama Nyonya." Rigel tersenyum kaku untuk menentukan rasa hormatnya terhadap sang ibu dari kekasihnya.


Kali ini dia ingin mengajak Belle jalan-jalan sebelum dia berangkat ke Indonesia besok.


" Are you happy?" Tanya Rigel pada Belle yang memang terlihat sangat bahagia setiap kali dia mengajak gadis itu pergi.


" Aku bahagia. Apa ada hal lain yang lebih membahagiakan dari ini? Apa ada lagi pria yang lebih tampan dan lebih kaya dari kamu di luar sana? Jika iya apa aku bisa bertemu dengannya?" Tatapan maut dari Rigel langsung di dapatkan oleh Belle hingga membuat gadis menyebalkan itu langsung kembali menggenggam tangan pria tampannya saat Rigel ingin melepaskan tautan tangan mereka berdua.


" Aku hanya bercanda. Aku tidak akan tertarik dengan pria mana pun lagi du dunia ini karena aku hanya akan setia pada satu orang pria saja. Aku hanya akan tertarik pada pria bernama Axelo Rigel Sky Alexander Guero. Aku sudah benar bukan menyebut nama kamu?" Senyumannya benar-benar membuat Rigel langsung lemah dengan gadis itu.


Dia bahkan membawa genggaman tangan mereka di pipinya yang membuat Rigel bisa merasa tenang karena Belle bisa memahami status mereka yang masih rumit saat ini.


Mereka saling mencintai, tapi terhalang dari pria bernama Arsya Antony Gilbert yang tidak merestui hubungan mereka saat ini.


" Bawakan aku hadiah yang banyak dari indonesia. Aku akan mencari banyak hal yang berhubungan dengan Indonesia dan aku akan meminta kamu untuk membawakannya untuk ku Bee."


" Sudah bicaranya?" Tanya Rigel yang sudah memastikan mesin mobilnya saat ini.

__ADS_1


" Sudah..."


" Bagus, jadi sekarang ayo turun." Rigel keluar lebih dulu dari dalam mobilnya dan Belle langsung menyusul pria itu.


" Wow, kamu mengajak ku berkencan?"


" Bisa diam atau tidak? Apa kau ingin aku mencium mu di tempat umum lagi? Apa sekarang kau sudah ketagihan dengan aku mencium mu?" Tanya Rigel pada Belle hingga membuat gadis itu langsung menggelengkan kepalanya.


" Jika begitu ayo masuk." Mereka pun masuk ke tempat dimana Rigel mengajak Belle makan di sebuah restoran mewah.


" Ayo fotokan aku lebih dulu disini. Pasti aku akan terlihat cantik. Dan ingat, aku harus cantik." Belle langsung berpose di sana hingga membuat Rigel mau tidak mau mengambil foto gadis menyebalkan itu dengan latar belakang menara Eiffel.



" Apa aku cantik?" Tanya Belle dengan sangat antusias.


" Kau terlihat menyebalkan seperti biasanya." Jawab Rigel dengan datar.


...💙💙💙...

__ADS_1


__ADS_2