
" Hueekkk..." Belle terus saja memuntahkan isi perutnya karena dia merasa bahwa ada sesuatu yang ingin keluar dari perutnya.
Apa yang terjadi pada Belle membuat satu rumah heboh. Bagaimana tidak heboh jika Belle muntah seperti itu.
" Kenapa? Apa yang terjadi?" Tanya Rigel pada istrinya yang terlihat lemas setelah muntah seperti itu.
Di dalam kamarnya, Belle semakin kaget saat melihat seluruh keluarga suaminya sudah berkumpul di sana.
Bukan hanya Belle saja, tapi Rigel juga kaget saat melihat keluarganya berkumpul di kamar mereka.
Ya, tadi saat Rigel meminta pelayan rumah besar ini untuk membuatkan Belle teh hangat, dia membawa kabar bahwa istri dari tuan muda Rigel muntah-muntah karena hamil.
Dan hal itu di dengar oleh Starla hingga membuatnya langsung datang ke kamar putranya.
" Kenapa berkumpul di sini semua?" Tanya Rigel yang menatap pada keluarganya satu persatu yang berada di dalam kamarnya.
" Pelayan bilang Belle hamil, jadi kami datang ke sini semua." Jawab Starla pada putranya.
Dia penasaran ingin mengetahui kabar yang di bawa pelayan rumah mereka.
__ADS_1
" Hamil? Apa kau hamil?" Tanya Rigel pada Belle.
Sementara Belle sendiri tidak mengetahui apakah dia hamil atau tidak. Mana dia tau bagaimana bisa hamil.
" Aku tidak tau." Jawab Belle.
Sky maju ke arah Rigel dan langsung menarik kerah kaos yang tengah di pakai putranya itu.
" Kau baru menikah selama dua Minggu, lalu bagaimana bisa Belle hamil? bukankah kalian sudah mengatakan bahwa Belle melakukan KB? Jangan bilang---"
" Rigel bersumpah bahwa kami tidak melakukan apapun sebelum menikah. Jadi tidak ada yang hamil di sini. Belle hanya kelelahan saja." Jawab Rigel.
Dia juga yakin bahwa istrinya atau tidak hamil.
Dia tidak ingin seluruh keluarga suaminya berpikiran buruk tentang mereka berdua. Mereka berani bersumpah bahwa mereka tidak pernah melakukan hal tersebut sebelum mereka menikah.
" Syukurlah jika Belle tidak hamil." Dia menganggukkan kepalanya.
Belle pun begitu. Dia merasa sangat bersyukur karena dia memang tidak hamil.
__ADS_1
Lagipula bagaimana bisa dia hamil jika dia sudah melakukan suntik KB sesuai yang di anjurkan oleh dokter kemarin sebelum mereka menikah.
Sebetulnya Rigel tidak setuju jika istrinya itu menggunakan seperti itu tapi bagaimana lagi itu karena sudah janjinya pada ayah mertuanya.
" Ya sudah, biarkan Belle istirahat. Dia hanya kelelahan saja." Akhirnya mereka memilih bubar dan membiarkan istrinya Rigel istirahat.
Setelah mereka pergi, Rigel langsung membawa istrinya naik ke atas tempat tidur dan membantunya bersandar di kepala tempat tidur dan dia datang membawakan teh hangat tadi.
" Minum dulu, agar perut kamu terasa lebih hangat." Belle pun meminum teh hangat buatan pelayan rumah besar kelurahan suaminya dan dia memijat kepalanya yang terasa berat.
" Biar aku yang melakukannya." Rigel mengambil alih apa yang di lakukan istrinya.
Dia membantu memijat kepala Belle yang terasa pusing.
" Sudah aku katakan jangan terlalu memaksa kan diri untuk bekerja. Kamu tidak sekuat itu untuk begadang."
" Aku harus segera menyelesaikan studi ku agar bisa menjalankan tugas ku sebagai orang istri dengan baik. Aku tidak ingin terus membuat kamu kecewa Bee."
" Tapi aku tidak suka jika kamu sakit seperti ini." Jawab Rigel lagi.
__ADS_1
Siapa yang mau istri mereka sakit? Tidak ada yang menginginkan hal itu terjadi.
...💙💙💙...