Terjebak Cinta Sang Pewaris ( Twins Ax )

Terjebak Cinta Sang Pewaris ( Twins Ax )
Kecewa


__ADS_3

" Rigel---" Baik Acher maupun Aurin, mereka tidak percaya bahwa apa yang mereka bicarakan tadi di dengar langsung oleh Rigel.


Sejak kapan pria itu itu ada di sana?


Sementara Rigel sendiri, dia langsung menghampiri kedua pasangan itu setelah apa yang di dengarnya tadi. Tanpa basa-basi lagi, dia langsung memberikan pukulan pada Acher.


Bugh...


" Acher..." Aurin menjerit saat melihat Acher yang terjatuh ke tanah rerumputan itu setelah di pukul oleh Rigel.


Dia ketakutan hingga tanpa sadar menjerit histeris seperti itu. Mendengar suara jeritan, beberapa pengawal yang berjaga langsung menghampiri mereka berdua.


Tidak ada yang berani memisahkan keduanya, Mereke langsung masuk ke dalam dan mengatakan semua ini pada tuan besar dan juga Sky, bahwa kedua anak kembarnya tengah berkelahi di taman.


" Aku sudah mengatakan padamu, bahwa apa yang menurut mu baik untuk ku belum tentu menjadi baik untuk ku sialan!" Rigel berteriak di depan wajah Acher yang sudah lebah akibat pukulan darinya.


Dia benar-benar tidak menyangka jika Acher melakukan semua ini untuknya. Sungguh, rasanya Rigel merasa bahwa dirinya sangat konyol saat ini.


" Kau bertingkah seolah aku harus di kasihani. Kau rela menyakiti hatimu sendiri demi aku. Kau bahkan membuat ku sangat muak Acher, aku membenci mu!" Rigel kembali berteriak meluapkan kekesalannya pada Acher.


Dia kembali memukul wajah Acher yang sama sekali tidak ada perlawanan apapun dari saudaranya.


Acher tidak berniat melawan Rigel sedikitpun. Dia membiarkan dirinya menjadi alat pelampiasan diri kemarahan dari saudara kembarnya saat ini.

__ADS_1


" Rigel, aku mohon hentikan semua ini. Jangan sakiti Acher lagi aku mohon..." Aurin memohon pada Acher untuk tidak melakukan ini lagi pada pria yang di cintainya.


Sumpah demi Tuhan, dia tidak sanggup melihat Acher yang lemah tak berdaya seperti itu.


" Aku sudah pernah mengatakannya padamu, bahwa jika suatu saat aku tau apa yang kau sembunyikan dan kau mengorbankan sesuatu hal yang besar, aku akan membencimu bukan? dan kini biar aku katakan padamu, bahwa aku membencimu Axel Achernar Galaxy Sky Alexander, aku membencimu!"


Deg!


Jantung Starla yang mendengar semua itu langsung merasakan sakitnya.


Barus saja dia merasakan kebahagiaan bahwa Reyden sudah kembali pada mereka, kini Acher dan Rigel yang bermasalah.


" Rigel! hentikan itu nak. " Starla menjerit untuk menghentikan aksi Rigel yang terus saja memukuli Acher Tampa ampun, bahkan rasanya dia tidak sanggup saat melihat wajah Acher yang sudah babak belur dan berdarah seperti itu.


Sky, yang baru saja sampai di tempat itu karena tadi membicarakan bisnis mereka dengan ayahnya Aurin langsung datang ke tempat dimana putranya tengah terlihat perkelahian saat ini.


Dan melihat Rigel yang membabi buta seperti itu membuatnya langsung mengambil langkah karena Starla sudah menangis seperti itu dan Aurin yang terus saja menangisi keadaan Acher.


Bugh...


" Apa? Kau ingin memukulku maka pukul lah aku! Pukul!" Sky sengaja menantang Rigel yang sudah terlihat di kuasai amarahnya.


Dia menghentikan aksi gila Acher yang semakin tidak terkendali. Apalagi saat dia melihat Acher dsn Reyden yang terlihat tidak baik-baik saja saat ini. Sungguh, dia merasa sangat sedih dengan keadaan kedua putranya saat ini.

__ADS_1


" Daddy sudah tau ini semua bukan? Apa ini sebabnya Daddy menginginkan kami semua berada di rumah ini untuk menyaksikan pertunangan sepasang kekasih yang saling mencintai ini?" Sky bingung harus menjawab apa saat ini.


" Dia tidak tau jika Airin Ananta adalah putri dari Zheng Yi, Alias Hendry. Dia hanya tau bahwa putri Hendery adalah Zheng Jianyin. Bodohnya Melupakan bahwa mereka keturunan China pasti memiliki nama China dan nama Biasa juga dan itu kesalahan besarnya.


" Daddy tidak tau jika Aurin Ananta adalah Zheng Jianyin. Jika Daddy tau, tidak mungkin melanjutkan semua ini. "


" Terserah kalian." Rigel masuk ke dalam rumah meninggalkan mereka begitu saja.


Dia meninggalkan mereka semua yang berada di sana. Rigel tidak menyangka jika dia menjadi orang bodoh yang tidak mengetahui semua ini.


Semua yang dia sembunyikan Acher darinya. Sungguh luar biasa sekali bukan saudara kembarnya ini. Bahkan dia tega melakukan hal itu padanya.


" Rigel..." Acher berusaha memanggil adiknya untuk meminta maaf, namun yang di dapatkannya hanya kebencian dari Rigel.


" Aku membencimu Acher, aku sangat membencimu dan aku membenci diri ku sendiri yang selalu merasa kau utamakan ketimbang dirimu sendiri. Jadi biarkan aku pergi. "


" Tidak akan ada yang pergi dari rumah ini. Jangan pernah berani melanggar aturan yang telah ku perbuat!" Alex mencegah kembalinya perpecahan di keluarganya.


Di hari tuanya, Alex hanya ingin hidup tenang dan damai bersama keluarganya saja. Dis tidak ingin mereka terlihat permasalahan seperti ini.


" Maaf Opa, Rigel tidak bisa. Biarkan Rigel pergi untuk menenangkan diri lebih dulu. "


...💙💙💙...

__ADS_1


__ADS_2