Terjebak Cinta Sang Pewaris ( Twins Ax )

Terjebak Cinta Sang Pewaris ( Twins Ax )
Gym


__ADS_3

Sore harinya, Belle di paksa oleh Rigel untuk ikut bersamanya lagi karena di akan mengajak kekasihnya itu untuk berolahraga.


Rasanya juga sudah lama sekali Rigel tidak berolahraga, maka dari itu dia ingin mengajak Belle berolahraga kali ini.


Namun, bukan Belle namanya jika dia tidak berdrama.


" Aku capek Bee, aku duduk saja ya?"


" No! Kau harus berolahraga. Lihat ini, tubuh ku tidak padat sama sekali karena malas berolahraga." Jawabnya sambil menggelengkan kepalanya melihat tubuh sang kekasih.


Belle ini tidak gemuk, hanya saja tubuhnya memang tidak padat sama sekali karena di malas berolahraga.


" Mana ada seperti itu. Tubuh ku ini sesuai standar modeling ya Bee."


" Tidak perduli dengan modeling atau apapun itu! persetan dengan semuanya. Mulai sekarang kau harus ikut berolahraga dengan ku seminggu sekali."


" Bee..." Rengeknya dengan manja berusaha untuk membujuk kekasihnya agar tidak memaksanya untuk berolahraga bersama.


Belle adalah wanita yang paling malas untuk berolahraga, jadi sebisa mungkin dia ingin menolak ajakan kekasihnya tersebut.

__ADS_1


Namun, bukan Rigel namanya jika dia tidak bisa mendapat kekasihnya itu.


" Jangan mendebat ku lagi! aku tidak menerima penolakan apapun." Jika sudah begini Belle tidak bisa menolaknya lagi.


Akhirnya dia ikut berolahraga malam ini bersama kekasihnya. Di saat Belle dan Rigel tengah menikmati kebersamaan mereka karena tempat Gym ini sudah di booking khusus oleh Rigel karena dia tidak ingin ada siapa pun selain mereka.


Di saat mereka tengah menikmati waktu bersama dengan Rigel yang melatih Belle, di luar sana seorang wanita yang juga biasa berolahraga di tempat ini.


" Siapa yang membooking tempat ini? Aku juga salah satu member VIP di sini."


" Maaf, tempat ini sudah di booking full oleh seseorang dan dia tidak ingin waktunya di ganggu oleh siapa pun." Ucap resepsionis tempat Gym ini.


" Aku tidak perduli. Aku ingin masuk!" Ucapnya dengan memaksa.


Viola memaksa masuk begitu saja hingga Belle yang tengah di siksa oleh Rigel langsung melihat ke arah tempat dimana ada seorang wanita yang masuk ke ruangan ini.


Begitu juga dengan Viola yang melihat bahwa yang membooking tempat ini adalah Rigel dan gadis yang sangat tidak di sukai olehnya.


Melihat siapa yang mengganggunya membuat Rigel langsung menghampiri wanita itu.

__ADS_1


Rigel berdiri di depan wanita itu dan menatapnya dengan datar. Dia paling benci waktunya di ganggu seperti ini dan privasinya bersama Belle di ganggu.


" Bee, ayo kita pulang aku sudah lelah." Ajak Belle yang mulai merasa bahwa kekasihnya saat ini tengah merasa kesal karena ada yang menganggu privasinya.


Tapi gerakan tangan dari Rigel langsung menghentikan Belle yang kembali hendak bicara.


" Siapa kau berani menerobos masuk ke sini? aku rasa mereka di depan sana sudah mengatakan padamu bahwa tempat ini sudah di booking olehku dan aku tidak suka privasiku terganggu." Ucap Rigel dengan datar.


Dia menatap Viola yang terlihat salah tingkah saat ditatap sedemikian rupa oleh pria yang disukai. Bukannya bahagia, Viola malah meras ketakutan ketika melihat pria itu menatapnya dengan datar.


" Keluar dari sini sebelum aku yang memaksamu keluar dari sini. Jika kau tidak ingin pergi dari sini maka aku bisa dengan mudah melemparkan ke jalanan. Sekarang pilih, kau bisa memilihnya sendiri."


" Maaf tapi---"


" Keluar." Ucap Rigel lagi yang sengaja mau mengusir wanita itu.


" Tapi Rigel---"


" KELUAR!"

__ADS_1


...💙💙💙...


__ADS_2